NASA Klaim Goyangan Bulan Bisa Timbulkan Bencana Banjir Besar

Dythia Novianty

Rabu, 14 Juli 2021 | 06:15 WIB
NASA Klaim Goyangan Bulan Bisa Timbulkan Bencana Banjir Besar
Ilustrasi Bulan. [Ponciano/Pixabay]

Suara.com - Pergeseran siklus di orbit bulan, ditambah dengan naiknya permukaan laut karena perubahan iklim, akan menyebabkan banjir besar.

Studi terbaru menunjukkan bencana ini akan terjadi di seluruh dunia dalam dekade berikutnya.

CBS melaporkan, studi tersebut dilakukan NASA dan University of Hawaii.

Keduanya meneliti kenaikan permukaan laut yang sedang berlangsung dan situasi mengerikan yang akan dihadapi kota-kota pesisir selama pergeseran bulan berikutnya atau "goyangan".

Apa yang disebut goyangan yang terjadi di orbit bulan adalah fenomena alami yang pertama kali didokumentasikan pada 1728.

Fenomena ini terjadi setiap 18,6 tahun dan mengakibatkan perubahan pasang surut.

Ilustrasi air pasang. [Alex Bljan/Unsplash]
Ilustrasi air pasang. [Alex Bljan/Unsplash]

"Dalam setengah dari siklus 18,6 tahun Bulan, pasang surut harian reguler Bumi ditekan: Pasang naik lebih rendah dari biasanya, dan pasang surut lebih tinggi dari biasanya," kata NASA.

Menurut NASA, di paruh lain siklus, pasang naik: pasang naik lebih tinggi, dan pasang surut turun.
Kenaikan permukaan laut global mendorong pasang naik hanya ke satu arah, yakni lebih tinggi.

"Jadi setengah dari siklus bulan 18,6 tahun melawan efek kenaikan permukaan laut pada air pasang, dan setengah lainnya meningkatkan efeknya,” jelas NASA.

baca juga

Sementara goyangan itu sendiri tidak menyebabkan kerusakan besar, para ilmuwan menemukan banjir pasang berikutnya akan jauh lebih buruk ketika memperhitungkan kenaikan permukaan laut karena perubahan iklim.

Para peneliti memetakan skenario kenaikan permukaan laut dari Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional, ambang batas banjir dan siklus astronomi.

Ditemukan, banjir di daerah pesisir bisa jauh lebih buruk datang pada tahun 2030-an ketika "goyangan" berikutnya akan dimulai.

Air yang naik diperkirakan akan menyebabkan kerusakan serius pada infrastruktur dan menggusur masyarakat pesisir.

Pada 2019, NOAA mencatat lebih dari 600 bencana banjir dan para peneliti memperkirakan akan ada tiga hingga empat kali lipat pada pertengahan 2030-an setelah satu dekade kenaikan permukaan laut.

“Daerah dataran rendah di dekat permukaan laut semakin berisiko dan menderita karena meningkatnya banjir, dan itu hanya akan menjadi lebih buruk,” kata Administrator NASA Bill Nelson.

“Kombinasi tarikan gravitasi Bulan, naiknya permukaan laut, dan perubahan iklim akan terus memperburuk banjir pesisir di garis pantai kita dan di seluruh dunia,” tambahnya.

Ilustrasi Banjir. (Pixabay.com/Hermann)
Ilustrasi Banjir. (Pixabay.com/Hermann)

Dilansir laman New York Post, Rabu (14/7/2021) wilayah di AS, Hawaii, dan Guam paling berisiko terkena dampak ini.

Kenaikan air diperkirakan akan menggusur lebih dari 100 juta orang di seluruh dunia dan membuat sebagian besar garis pantai tidak dapat dihuni sebelum 2100.

Sementara badai membawa lebih banyak banjir daripada air pasang, para ilmuwan mengatakan, frekuensi banjir akan menjadi bahaya yang sebenarnya.

“Ini adalah akumulasi efek dari waktu ke waktu yang akan berdampak,” kata Phil Thompson, penulis utama studi tersebut, yang diterbitkan dalam jurnal “Nature Climate Change” pada akhir Juni.

“Jika banjir 10 atau 15 kali sebulan, sebuah bisnis tidak dapat terus beroperasi dengan tempat parkir di bawah air. Orang kehilangan pekerjaan karena tidak bisa bekerja. Peresapan tangki septik menjadi masalah kesehatan masyarakat,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wally Funk, Astronot Tertua yang Pernah Jadi Calon Astronot Wanita Termuda Pada Masanya

Wally Funk, Astronot Tertua yang Pernah Jadi Calon Astronot Wanita Termuda Pada Masanya

News | Minggu, 04 Juli 2021 | 18:47 WIB

Pantau Aktivitas Matahari, NASA Akan Uji Layar Surya Baru Tahun Depan

Pantau Aktivitas Matahari, NASA Akan Uji Layar Surya Baru Tahun Depan

Tekno | Jum'at, 02 Juli 2021 | 06:25 WIB

Pede! SpaceX Akan Luncurkan Starship ke Orbit Bulan Depan

Pede! SpaceX Akan Luncurkan Starship ke Orbit Bulan Depan

Tekno | Rabu, 30 Juni 2021 | 07:00 WIB

NASA Deteksi Potensi Lebih Banyak Air di Mars

NASA Deteksi Potensi Lebih Banyak Air di Mars

Tekno | Minggu, 27 Juni 2021 | 14:30 WIB

NASA Putar Otak Cara Mencuci Pakaian di Luar Angkasa

NASA Putar Otak Cara Mencuci Pakaian di Luar Angkasa

Tekno | Rabu, 23 Juni 2021 | 16:00 WIB

NASA Gagal Perbaiki Teleskop Hubble, Akhir dari Masa Pakainya?

NASA Gagal Perbaiki Teleskop Hubble, Akhir dari Masa Pakainya?

Tekno | Rabu, 23 Juni 2021 | 06:35 WIB

Terkini

Audio Jadi Bagian dari Gaya Hidup, Menemukan Suara yang Pas untuk Setiap Momen

Audio Jadi Bagian dari Gaya Hidup, Menemukan Suara yang Pas untuk Setiap Momen

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:56 WIB

Mengenal Qamaril Adani, Akan Wakili Indonesia di Miss Polo Universe 2027

Mengenal Qamaril Adani, Akan Wakili Indonesia di Miss Polo Universe 2027

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:46 WIB

Anak Skena di Cherrypop 2026 Diajak Melek Sampah Plastik Bareng POPSEA

Anak Skena di Cherrypop 2026 Diajak Melek Sampah Plastik Bareng POPSEA

Entertainment | Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Dari Gadis 19 Tahun: Perjalanan 3 Dekade Wanda Ponika Bangun Imperium Berlian

Dari Gadis 19 Tahun: Perjalanan 3 Dekade Wanda Ponika Bangun Imperium Berlian

Entertainment | Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:18 WIB

Dalam 4 Jam PM2.5 Palembang Melonjak 3 Kali Lipat, Begini Kondisi Terbarunya

Dalam 4 Jam PM2.5 Palembang Melonjak 3 Kali Lipat, Begini Kondisi Terbarunya

Sumsel | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:44 WIB

Revaldo Ditangkap di Apartemen, Polisi Temukan Sabu dan Alat Isap

Revaldo Ditangkap di Apartemen, Polisi Temukan Sabu dan Alat Isap

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Diisukan Membelot dari Gerindra ke PSI, Dedi Mulyadi Kaget dan Heran

Diisukan Membelot dari Gerindra ke PSI, Dedi Mulyadi Kaget dan Heran

Jabar | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Modus Timbang Berat Badan, Pedagang Cimin di Cirebon Diduga Cabuli 7 Anak

Modus Timbang Berat Badan, Pedagang Cimin di Cirebon Diduga Cabuli 7 Anak

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Pakai Teknologi Kelme K-Loomax, Ini Tampilan Jersey Home, Away dan Third Persib

Pakai Teknologi Kelme K-Loomax, Ini Tampilan Jersey Home, Away dan Third Persib

Jabar | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:11 WIB

Bukan Perkuat Timnas Indonesia, Adik Mitchell Baker Pilih Hong Kong

Bukan Perkuat Timnas Indonesia, Adik Mitchell Baker Pilih Hong Kong

Bola | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:05 WIB

×