Terungkap! Ini Penyebab Rusaknya Satelit Militer China

Dythia Novianty | Linda | Suara.com

Kamis, 19 Agustus 2021 | 12:43 WIB
Terungkap! Ini Penyebab Rusaknya Satelit Militer China
Satelit militer China Yunhai 1-02. [SCMP]

Suara.com - Satelit militer China Yunhai 1-02 dilaporkan terhantam sesuatu pada Maret lalu, menurut Skuadron Kontrol Luar Angkasa 18 (18SPCS) Angkatan Luar Angkasa Amerika Serikat.

Pada saat itu, tidak diketahui jelas apakah satelit yang diluncurkan pada September 2019 itu mengalami masalah teknis atau bertabrakan dengan sesuatu di orbit.

Terungkap, penyebab mengapa satelit tersebut bisa rusak berkat pengamatan yang dilakukan oleh ahli astrofisika dan pelacak satelit Jonathan McDowell.

Pada Sabtu (14/8/2021), McDowell melihat pembaruan di katalog Space-Track.org, yang disediakan oleh 18SPCS untuk pengguna terdaftar.

Pembaruan tersebut termasuk catatan untuk objek 48078, 1996-051Q yang berjudul "Bertabrakan dengan satelit."

McDowell mengatakan bahwa itu adalah jenis entri baru dan belum pernah melihatnya.

Cuitan Jonathan McDowell. [Twitter]
Cuitan Jonathan McDowell. [Twitter]

Ia menganalisis data pelacakan untuk mempelajari lebih lanjut.

McDowell menemukan bahwa objek 48078 adalah kepingan kecil sampah antariksa.

Kemungkinan potongan puing dengan lebar antara 10-50 cm dari roket Zenit-2 yang meluncurkan satelit mata-mata Tselina-2 Rusia pada September 1996.

Laporan menyebut delapan potongan puing yang berasal dari roket telah dilacak selama bertahun-tahun.

Tapi, objek 48078 hanya memiliki satu set data orbit, yang dikumpulkan pada Maret lalu.

Melihat data tersebut, McDowell meyakini bahwa satelit Yunhai 1-02 yang pecah pada 18 Maret adalah kandidat yang bertabrakan dengan objek 48078.

"Yunhai 1-02 dan objek 48078 melintas dalam jarak 1 kilometer satu sama lain. Dalam margin kesalahan sistem pelacakan, pada 18 Maret pukul 3:41 pagi EDT, tepat ketika 18SPCS melaporkan Yunhai pecah," tulis McDowell dalam sebuah cuitan, dikutip dari Space.com, Kamis (19/8/2021).

Tabrakan tersebut menghasilkan 37 objek puing yang telah terdeteksi hingga saat ini dan kemungkinan ada puing lain yang tidak terlacak.

Meskipun mengalami kerusakan, Yunhai 1-02 tampaknya selamat dari bentrokan yang terjadi di ketinggian 780 km.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ternyata, Sinyal Misterius Tahun Lalu Bersumber dari Ini

Ternyata, Sinyal Misterius Tahun Lalu Bersumber dari Ini

Tekno | Minggu, 21 Februari 2021 | 06:00 WIB

Korea Selatan Luncurkan Satelit Militer ke-10 di Dunia!

Korea Selatan Luncurkan Satelit Militer ke-10 di Dunia!

News | Selasa, 21 Juli 2020 | 17:17 WIB

Pantau Ancaman Jarak Jauh, Israel Luncurkan Satelit Militer

Pantau Ancaman Jarak Jauh, Israel Luncurkan Satelit Militer

News | Selasa, 07 Juli 2020 | 18:53 WIB

Iran Berhasil Luncurkan Satelit Militer Pertama ke Orbit Bumi

Iran Berhasil Luncurkan Satelit Militer Pertama ke Orbit Bumi

Tekno | Jum'at, 24 April 2020 | 09:46 WIB

Satelit Angkatan Udara AS Meledak di Antariksa

Satelit Angkatan Udara AS Meledak di Antariksa

Tekno | Selasa, 03 Maret 2015 | 16:29 WIB

Terkini

Oppo Reno 16 Series Debut di China 26 Mei 2026, Lanjut Masuk ke Pasar Global

Oppo Reno 16 Series Debut di China 26 Mei 2026, Lanjut Masuk ke Pasar Global

Tekno | Senin, 18 Mei 2026 | 20:00 WIB

Pakai Chip Snapdragon X2, Laptop Lenovo IdeaPad 5 2-in-1 Terbaru Tahan 33 Jam

Pakai Chip Snapdragon X2, Laptop Lenovo IdeaPad 5 2-in-1 Terbaru Tahan 33 Jam

Tekno | Senin, 18 Mei 2026 | 18:30 WIB

iQOO Z11 dan Z11 Lite Bersiap ke Indonesia: Kombinasikan Chip Snapdragon serta Dimensity

iQOO Z11 dan Z11 Lite Bersiap ke Indonesia: Kombinasikan Chip Snapdragon serta Dimensity

Tekno | Senin, 18 Mei 2026 | 18:14 WIB

Tak Hanya Xiaomi 17 Max, Mobil Listrik Gahar Xiaomi YU7 GT Siap Debut Pekan Ini

Tak Hanya Xiaomi 17 Max, Mobil Listrik Gahar Xiaomi YU7 GT Siap Debut Pekan Ini

Tekno | Senin, 18 Mei 2026 | 17:02 WIB

Moto Buds 2 Bersiap ke Pasar Asia, Bawa Baterai Tahan Lama dan Fitur ANC

Moto Buds 2 Bersiap ke Pasar Asia, Bawa Baterai Tahan Lama dan Fitur ANC

Tekno | Senin, 18 Mei 2026 | 15:41 WIB

The Economist Milik Siapa? Kritik Keras Prabowo, Ada Grup Rothschild dan Agnelli

The Economist Milik Siapa? Kritik Keras Prabowo, Ada Grup Rothschild dan Agnelli

Tekno | Senin, 18 Mei 2026 | 15:17 WIB

Tebus Kesalahan, Devil May Cry Season 2 Dapat Sambutan Positif di Netflix

Tebus Kesalahan, Devil May Cry Season 2 Dapat Sambutan Positif di Netflix

Tekno | Senin, 18 Mei 2026 | 14:26 WIB

Sony Siapkan Headphone Premium: Pesaing AirPods Max, Harga Diprediksi Tembus Rp11 juta

Sony Siapkan Headphone Premium: Pesaing AirPods Max, Harga Diprediksi Tembus Rp11 juta

Tekno | Senin, 18 Mei 2026 | 13:30 WIB

5 HP Honor RAM Besar Termurah, Kuat untuk Multitasking Berat Mulai Rp2 Jutaan

5 HP Honor RAM Besar Termurah, Kuat untuk Multitasking Berat Mulai Rp2 Jutaan

Tekno | Senin, 18 Mei 2026 | 13:27 WIB

Honor Robot Phone Siap Meluncur: Bawa Modul Kamera Gimbal dan Sensor 200 MP

Honor Robot Phone Siap Meluncur: Bawa Modul Kamera Gimbal dan Sensor 200 MP

Tekno | Senin, 18 Mei 2026 | 12:35 WIB