BRIN: Jakarta Tenggelam Lebih Cepat Karena Naiknya Air Laut dan Turunnya Permukaan Tanah

Liberty Jemadu | Suara.com

Rabu, 06 Oktober 2021 | 14:50 WIB
BRIN: Jakarta Tenggelam Lebih Cepat Karena Naiknya Air Laut dan Turunnya Permukaan Tanah
Naiknya air laut dan turunnya permukaan tanah membuat Jakarta lebih cepat tenggelam. Pembangunan tanggul Pantai Jakarta. [Dok Kementerian PUPR]

Suara.com - Profesor Riset bidang Meteorologi Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Eddy Hermawan mengatakan penurunan muka tanah dan kenaikan muka air laut mempercepat tenggelamnya sejumlah titik di Jakarta dan Pantura Jawa.

"Kenaikan muka air laut bergabung menjadi satu dengan penurunan muka tanah akan memberikan dampak yang lebih serius. Jika hanya kenaikan air muka laut saja atau hanya penurunan muka tanah saja maka dampak yang dihasilkannya tidaklah sedahsyat bila keduanya terjadi secara simultan atau bersamaan," kata Eddy dalam Webinar Nasional Prof Talk: Benarkah Jakarta dan Pantura Akan Tenggelam? di Jakarta, Rabu (6/10/2021).

Eddy menuturkan proyeksi terendamnya beberapa lokasi di Jakarta dan beberapa kota pesisir di sepanjang Pantura terjadi akibat tiga faktor utama, yakni perubahan iklim yang mengarah pada kenaikan muka air laut, laju penurunan muka tanah (land subsidence), dan kondisi lokal setempat.

Menurut dia, jika hanya melihat masing-masing faktor berdiri sendiri yakni naiknya permukaan laut sekitar 3-10 mm per tahun atau penurunan muka tanah berkisar 6-100 mm per tahun, maka tidak akan memberikan dampak separah yang dikhawatirkan bahwa Jakarta tenggelam.

Namun, bila dua faktor itu bergabung menjadi satu dan berlangsung bersamaan dan terus menerus maka akan memberikan dampak yang sangat serius kepada kawasan-kawasan kota yang letaknya di kawasan pesisir atau di pantai karena terancam terendam atau tenggelam.

"Jika proyeksi hanya difokuskan pada akibat perubahan iklim semata, maka dampak yang dihasilkannya tidaklah terlalu berat. Hal serupa juga ditemukan, jika proyeksi difokuskan hanya ke land subsidence semata, maka analisisnya tidak bisa digunakan untuk skala global/regional," ujar Eddy.

Eddy menuturkan proyeksi difokuskan ke hasil analisis gabungan antara dampak perubahan iklim global dan laju penurunan muka tanah yang cukup pesat saat ini.

"Dua proyeksi inilah yang diduga kuat akan mempercepat tenggelamnya kota-kota pesisir di Pantura, termasuk Jakarta di masa mendatang," tuturnya.

Eddy mengatakan hasil analisis data satelit terkini menunjukkan bahwa kawasan pesisir Pantura mengalami penurunan muka tanah paling tajam.

Kondisi geologi daerah pesisir dengan tanah yang lembut secara alamiah membuat tanah terus turun. Tetapi dengan adanya kenaikan permukaan air laut akibat perubahan iklim, penggunaan air tanah, serta didirikannya gedung-gedung megah dan mewah di sepanjang Pantura ternyata semakin memperparah turunnya permukaan tanah.

Oleh karena itu, Eddy menuturkan perlu adanya pemantauan terhadap penurunan tanah dan laju perubahan garis pantai akibat perubahan ketinggian air laut. Kondisi tersebut ternyata berbeda dengan kawasan selatan Jawa yang struktur geologinya cenderung berbukit.

Eddy mengatakan ke depannya perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan yang lebih nyata. Pembuatan Tanggul Raksasa sepertinya belum cukup, namun harus diimbangi dengan kebijakan penggunaan air tanah, penanaman mangrove, dan pencegahan perusakan lingkungan yang harus segera dilakukan.

"Akan lebih efektif, jika upaya ini dilaksanakan oleh berbagai elemen masyarakat, tanpa pengecualian," ujar Eddy. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

SIG Gandeng BRIN Kembangkan Semen Hijau, Bidik Pasar Material Ramah Lingkungan

SIG Gandeng BRIN Kembangkan Semen Hijau, Bidik Pasar Material Ramah Lingkungan

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 07:51 WIB

Prof Siti Zuhro: Elit Jadi Penghambat Kemajuan, Visi Prabowo Harus Dibuktikan

Prof Siti Zuhro: Elit Jadi Penghambat Kemajuan, Visi Prabowo Harus Dibuktikan

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:13 WIB

BRIN Ingatkan Prabowo soal Reformasi Politik, Khawatir Pemilu 2029 Bisa Bermasalah

BRIN Ingatkan Prabowo soal Reformasi Politik, Khawatir Pemilu 2029 Bisa Bermasalah

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:40 WIB

BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan

BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan

News | Minggu, 26 April 2026 | 19:00 WIB

Ribuan Desa Belum Berlistrik, Bisakah , PLTMH Jawab Krisis Listrik di Wilayah Terpencil?

Ribuan Desa Belum Berlistrik, Bisakah , PLTMH Jawab Krisis Listrik di Wilayah Terpencil?

News | Kamis, 16 April 2026 | 15:10 WIB

Dinilai Lebih Cepat dan Presisi, Bagaimana Teknologi AI BRIN Bantu Petakan Pesisir Pantura?

Dinilai Lebih Cepat dan Presisi, Bagaimana Teknologi AI BRIN Bantu Petakan Pesisir Pantura?

News | Senin, 13 April 2026 | 11:55 WIB

BRIN Kembangkan Teknologi Plasma, Mungkinkah Produksi Pupuk Lebih Ramah Lingkungan?

BRIN Kembangkan Teknologi Plasma, Mungkinkah Produksi Pupuk Lebih Ramah Lingkungan?

News | Jum'at, 10 April 2026 | 11:35 WIB

Mengapa Spesies Invasif Jadi Ancaman Serius bagi Alam Indonesia: Bagaimana Menanganinya?

Mengapa Spesies Invasif Jadi Ancaman Serius bagi Alam Indonesia: Bagaimana Menanganinya?

Lifestyle | Rabu, 08 April 2026 | 16:35 WIB

Tangani Klaim Cek Bocek, Pemkab Sumbawa Tunjukkan Cara Bijak Menyelesaikan Konflik Agraria

Tangani Klaim Cek Bocek, Pemkab Sumbawa Tunjukkan Cara Bijak Menyelesaikan Konflik Agraria

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 09:10 WIB

BRIN Bongkar Misteri Benda Langit di Lampung, Ternyata Sampah Roket China CZ-3B yang Jatuh

BRIN Bongkar Misteri Benda Langit di Lampung, Ternyata Sampah Roket China CZ-3B yang Jatuh

News | Minggu, 05 April 2026 | 14:05 WIB

Terkini

iQOO Pad 6 Pro Andalkan Chipset Terkencang Snapdragon, Harga Tembus Rp11 Jutaan

iQOO Pad 6 Pro Andalkan Chipset Terkencang Snapdragon, Harga Tembus Rp11 Jutaan

Tekno | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:20 WIB

Axioo Gandeng Primacom Bangun Infrastruktur AI Lokal, Dorong Kedaulatan Data Indonesia

Axioo Gandeng Primacom Bangun Infrastruktur AI Lokal, Dorong Kedaulatan Data Indonesia

Tekno | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:58 WIB

Acer Rilis Laptop AI Swift Series Terbaru, Copilot+ PC Tipis dengan Baterai Tahan 26 Jam

Acer Rilis Laptop AI Swift Series Terbaru, Copilot+ PC Tipis dengan Baterai Tahan 26 Jam

Tekno | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:35 WIB

Vivo Y600 Turbo Debut 25 Mei dengan Baterai Jumbo, Vivo Y500 Bersiap ke Indonesia

Vivo Y600 Turbo Debut 25 Mei dengan Baterai Jumbo, Vivo Y500 Bersiap ke Indonesia

Tekno | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:19 WIB

Spesifikasi iQOO 15T: Usung Dimensity 9500 Monster Edition dan Kamera 200 MP

Spesifikasi iQOO 15T: Usung Dimensity 9500 Monster Edition dan Kamera 200 MP

Tekno | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:20 WIB

Setelah Bertahun-tahun Hilang, Fortnite Resmi Kembali ke App Store

Setelah Bertahun-tahun Hilang, Fortnite Resmi Kembali ke App Store

Tekno | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:54 WIB

7 Pilihan HP Snapdragon RAM 12 GB Anti Lemot untuk Gaming

7 Pilihan HP Snapdragon RAM 12 GB Anti Lemot untuk Gaming

Tekno | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:50 WIB

POCO Pad C1 Muncul di Situs Resmi, Tablet Murah Terbaru Bersiap ke Indonesia

POCO Pad C1 Muncul di Situs Resmi, Tablet Murah Terbaru Bersiap ke Indonesia

Tekno | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:20 WIB

7 HP Snapdragon 8 Elite Gen 5, Performa Gahar untuk Gaming dan Multitasking

7 HP Snapdragon 8 Elite Gen 5, Performa Gahar untuk Gaming dan Multitasking

Tekno | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:07 WIB

Resmi Tantang Xiaomi 15T Pro, iQOO 15T Andalkan Chip Flagship Terbaru dan RAM 16 GB

Resmi Tantang Xiaomi 15T Pro, iQOO 15T Andalkan Chip Flagship Terbaru dan RAM 16 GB

Tekno | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:05 WIB