Perang Siber Melawan Rusia, Ukraina Bentuk Tentara Siber Sukarelawan

Dythia Novianty, Dicky Prastya

Senin, 28 Februari 2022 | 13:41 WIB
Perang Siber Melawan Rusia, Ukraina Bentuk Tentara Siber Sukarelawan
Ilustrasi hacker. (Shutterstock)

Suara.com - Pemerintah Ukraina membentuk tentara siber atau IT Army untuk melakukan serangan siber ke Rusia.

IT Army ini direkrut dari volunteer yang terdiri dari peneliti keamanan hingga hacker.

Menteri Transformasi Digital Ukraina, Mykhaylo Fedorov mengumumkan bahwa mereka membutuhkan bakat digital sukarela untuk IT Army demi melawan Rusia melalui dunia maya.

Usai pengumuman itu, muncul channel Telegram untuk mengatur operasi IT Army dan memuat 31 target milik Rusia.

Daftar itu mencakup situs lembaga pemerintah Rusia, IP address, perangkat storage pemerintah hingga server email, tiga bank, perusahaan besar yang mendukung infrastruktur penting, hingga search engine dan portal email Rusia, Yandex.

Mengutip Bleeping Computer, Senin (28/2/2022), ajakan IT Army ini juga muncul usai Kementerian Pertahanan Ukraina merekrut komunitas hacker underground, untuk membantu mereka dalam perang siber ke Rusia.

Rencana pembentukan tim hacker Ukraina. [Twitter]
Rencana pembentukan tim hacker Ukraina. [Twitter]

Ajakan ini muncul dari Founder Cyber Unit Technologies, Yegor Aushev, yang membagikan formulir di Facebook.

Ia mengklaim kalau hacker di seluruh dunia telah mendaftar untuk membantu Ukraina, bahkan beberapa dari mereka juga ada yang berasal dari Rusia.

Volunteer hacker dan peneliti keamanan siber ini tampaknya sudah mulai bekerja.

baca juga

Beberapa situs web Kremlin (pemerintah Rusia), State Duma (lembaga legislatif Rusia), dan Kementerian Pertahanan ikut tumbang akibat serangan DDoS.

Ajakan IT Army ini memang dinilai bakal menggoda mereka yang geram dengan invasi Rusia ke Ukraina.

Namun penting untuk dicatat bahwa serangan siber seperti DDoS atau merusak situs web lain adalah tindakan ilegal, terlepas dari targetnya.

CEO perusahaan keamanan siber Dragos, Robert Lee mengatakan bahwa serangan siber ini dapat membahayakan penegakan hukum dan operasional pemerintah yang sah.

Di sisi lain, pemerintah negara lain yang membantu Ukraina mungkin bakal menutup mata terhadap serangan siber yang menargetkan Rusia.

Ilustrasi serangan siber, DDOS. [Markus Spiske/Pixabay]
Ilustrasi serangan siber, DDOS. [Markus Spiske/Pixabay]

Padahal, penting untuk memikirkan konsekuensi hukum dari serangan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kaspersky: Waspada Serangan Siber terhadap Rantai Pasokan TIK

Kaspersky: Waspada Serangan Siber terhadap Rantai Pasokan TIK

Tekno | Minggu, 23 Januari 2022 | 07:55 WIB

Google, Apple, Amazon, Meta, dan IBM Dipanggil ke Gedung Putih, Ada Apa?

Google, Apple, Amazon, Meta, dan IBM Dipanggil ke Gedung Putih, Ada Apa?

Tekno | Jum'at, 14 Januari 2022 | 08:03 WIB

BSSN Minta Bank Rutin Update Aplikasi Digital

BSSN Minta Bank Rutin Update Aplikasi Digital

Tekno | Rabu, 12 Januari 2022 | 19:50 WIB

OJK: Lembaga Keuangan Sasaran Utama Serangan Siber

OJK: Lembaga Keuangan Sasaran Utama Serangan Siber

Tekno | Rabu, 12 Januari 2022 | 17:34 WIB

Pembuat Cheat PUBG Mobile Dituntut Ganti Rugi Rp 143 Miliar

Pembuat Cheat PUBG Mobile Dituntut Ganti Rugi Rp 143 Miliar

Tekno | Senin, 10 Januari 2022 | 13:41 WIB

Bitcoin Bikin Kejahatan Siber Semakin Marak

Bitcoin Bikin Kejahatan Siber Semakin Marak

Tekno | Senin, 13 Desember 2021 | 16:31 WIB

Terkini

Gempa M5,3 di Selatan Cilacap Dipicu Subduksi, Getaran Terasa di 4 Provinsi

Gempa M5,3 di Selatan Cilacap Dipicu Subduksi, Getaran Terasa di 4 Provinsi

Jawa Tengah | Jum'at, 04 September 2026 | 17:10 WIB

5 Air Mawar Lokal Selain Viva dan Manfaatnya, Harga Mulai Rp10 Ribuan Saja

5 Air Mawar Lokal Selain Viva dan Manfaatnya, Harga Mulai Rp10 Ribuan Saja

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 17:10 WIB

Mobil Masuk Rawa di Kotabumi, Sopirnya Ternyata Buronan Narkoba yang Paling Dicari

Mobil Masuk Rawa di Kotabumi, Sopirnya Ternyata Buronan Narkoba yang Paling Dicari

Lampung | Jum'at, 04 September 2026 | 17:07 WIB

Purbaya Kritik Kebijakan Ekonomi era Jokowi, 10 Tahun Sektor Swasta Tumbuh Lambat

Purbaya Kritik Kebijakan Ekonomi era Jokowi, 10 Tahun Sektor Swasta Tumbuh Lambat

Bisnis | Jum'at, 04 September 2026 | 17:05 WIB

Membludak, 75 Ribu Orang Daftar Petugas Haji, Tes CAT Terpaksa Dibagi Dua Gelombang

Membludak, 75 Ribu Orang Daftar Petugas Haji, Tes CAT Terpaksa Dibagi Dua Gelombang

News | Jum'at, 04 September 2026 | 17:04 WIB

PM Timor Leste Xaxana Gusmao Temui Jokowi, Disambut Lagu Bengawan Solo dan Disuguhi Onde-onde

PM Timor Leste Xaxana Gusmao Temui Jokowi, Disambut Lagu Bengawan Solo dan Disuguhi Onde-onde

Surakarta | Jum'at, 04 September 2026 | 17:01 WIB

Bocoran Hero Baru Mobile Legends, Dori Calon Midlaner OP

Bocoran Hero Baru Mobile Legends, Dori Calon Midlaner OP

Tekno | Jum'at, 04 September 2026 | 17:00 WIB

Drakor Mission: Mompossible Tayang 28 September, Kisahkan Dua Ibu Berbeda

Drakor Mission: Mompossible Tayang 28 September, Kisahkan Dua Ibu Berbeda

Your Say | Jum'at, 04 September 2026 | 17:00 WIB

Si Jago Merah Ngamuk di Kedoya Jakbar, 10 Unit Damkar Berjibaku Padamkan Api

Si Jago Merah Ngamuk di Kedoya Jakbar, 10 Unit Damkar Berjibaku Padamkan Api

News | Jum'at, 04 September 2026 | 16:57 WIB

30 Ribu Lebih Penerima Bansos DIY Terindikasi Judol, OJK Bongkar Potensi Mata Rantai dengan Pinjol

30 Ribu Lebih Penerima Bansos DIY Terindikasi Judol, OJK Bongkar Potensi Mata Rantai dengan Pinjol

Jogja | Jum'at, 04 September 2026 | 16:54 WIB

×