33 Kerentanan Ditemukan dalam Transfer Data Telehealth, Waduh!

Dythia Novianty

Minggu, 20 Maret 2022 | 06:12 WIB
33 Kerentanan Ditemukan dalam Transfer Data Telehealth, Waduh!
Telemedicine. (Dok: Istimewa)

Suara.com - Pakar Kaspersky menemukan setidaknya 33 kerentanan, termasuk 18-nya adalah "kerentanan kritis" pada protokol yang paling umum digunakan untuk mentransfer data dari wearable device (perangkat yang dapat dikenakan), yang digunakan untuk pemantauan pasien jarak jauh (telehealth) di tahun 2021.

Pada kerentanan kritis, ini berjumlah sepuluh kali lebih banyak daripada di tahun 2020, dan banyak di
antaranya masih belum ditambal.

Beberapa kerentanan ini memberi kesempatan kepada penyerang untuk mencegat data yang dikirim secara online dari perangkat.

Pandemi yang sedang berlangsung telah menyebabkan digitalisasi yang cepat dari sektor kesehatan.

Dengan banyaknya rumah sakit dan staf layanan Kesehatan kewalahan atas situasi pandemi, dan banyak orang dikarantina di rumah, organisasi terpaksa memikirkan kembali bagaimana perawatan pasien diberikan.

Faktanya, penelitian Kaspersky baru-baru ini menemukan bahwa 91 persen penyedia layanan kesehatan global telah menerapkan pemanfaatan telehealth.

Serangan MQTT. [Kaspersky]
Serangan MQTT. [Kaspersky]

Namun, digitalisasi yang cepat ini juga turut menciptakan risiko keamanan baru, terutama terkait data pasien.

Bagian dari telehealth mencakup pemantauan pasien jarak jauh, yang dilakukan menggunakan perangkat dan monitor yang dapat dipakai.

Termasuk gawai yang dapat terus menerus atau pada interval melacak indikator kesehatan pasien, seperti aktivitas jantung.

Protokol MQTT adalah protokol paling umum digunakan untuk mentransmisikan data dari perangkat dan sensor karena mudah dan nyaman.

Itulah sebabnya protokol ini dapat ditemukan tidak hanya di wearable device, tetapi juga di hampir semua gawai pintar.

Sayangnya, saat menggunakan MQTT, otentikasi sepenuhnya bersifar opsional dan jarang menyertakan enkripsi.

Hal ini membuat MQTT sangat rentan terhadap serangan man in the middle (ketika penyerang dapat menempatkan diri mereka di antara "dua pihak" yang melakukan komunikasi), yang berarti data apa pun yang ditransfer melalui internet berpotensi dicuri.

Dalam hal wearable device, informasi tersebut dapat mencakup data medis yang sangat sensitif, informasi pribadi, dan bahkan pergerakan seseorang.

Sejak 2014, sebanyak 90 kerentanan di MQTT telah ditemukan, termasuk yang kritikal, dan banyak di antaranya masih belum ditambal hingga hari ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Survei: 1 dari 2 Orang di Asia Tenggara Kehilangan Uang karena Penipuan Kencan Online

Survei: 1 dari 2 Orang di Asia Tenggara Kehilangan Uang karena Penipuan Kencan Online

Tekno | Kamis, 10 Februari 2022 | 16:56 WIB

Tips Agar Tak Jadi Korban Penipuan Kencan Online Seperti di Film Tinder Swindler

Tips Agar Tak Jadi Korban Penipuan Kencan Online Seperti di Film Tinder Swindler

Tekno | Rabu, 09 Februari 2022 | 13:15 WIB

Mirip Kisah Tinder Swindler, 1 dari 2 Orang Asia Tenggara Pernah Jadi Korban Penipuan Kencan Online

Mirip Kisah Tinder Swindler, 1 dari 2 Orang Asia Tenggara Pernah Jadi Korban Penipuan Kencan Online

Tekno | Rabu, 09 Februari 2022 | 12:49 WIB

Tanpa Kesepakatan Data, Meta Ancam Siap Tutup Layanan Facebook dan Instagram

Tanpa Kesepakatan Data, Meta Ancam Siap Tutup Layanan Facebook dan Instagram

Tekno | Selasa, 08 Februari 2022 | 05:38 WIB

Halodoc Rilis Aplikasi Bidanku, Mudah Layani Kesehatan Ibu dan Anak

Halodoc Rilis Aplikasi Bidanku, Mudah Layani Kesehatan Ibu dan Anak

Tekno | Minggu, 06 Februari 2022 | 15:24 WIB

7 Tips Memverifikasi Informasi di Internet

7 Tips Memverifikasi Informasi di Internet

Tekno | Minggu, 06 Februari 2022 | 06:58 WIB

Terkini

Spesifikasi Xiaomi 17T: Tawarkan Digital Zoom 120X, Skor AnTuTu Tembus 2 Juta

Spesifikasi Xiaomi 17T: Tawarkan Digital Zoom 120X, Skor AnTuTu Tembus 2 Juta

Tekno | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:26 WIB

Terpopuler: Kamera Android Mirip iPhone 17 Pro Max, Pilihan HP Midrange Kualitas Premium

Terpopuler: Kamera Android Mirip iPhone 17 Pro Max, Pilihan HP Midrange Kualitas Premium

Tekno | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:21 WIB

Budget Rp4 Jutaan Dapat Laptop Apa? Ini 6 Pilihan dengan SSD Cocok untuk Kerja dan Kuliah

Budget Rp4 Jutaan Dapat Laptop Apa? Ini 6 Pilihan dengan SSD Cocok untuk Kerja dan Kuliah

Tekno | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:14 WIB

Update One UI 8.5: Samsung Galaxy S25 Siap Cicipi 2 Fitur AI Eksklusif Galaxy S26, Apa Saja?

Update One UI 8.5: Samsung Galaxy S25 Siap Cicipi 2 Fitur AI Eksklusif Galaxy S26, Apa Saja?

Tekno | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:11 WIB

Huawei Kembangkan Chip Kirin 1,4 nm Setara TSMC pada 2031, Bagaimana Teknologinya?

Huawei Kembangkan Chip Kirin 1,4 nm Setara TSMC pada 2031, Bagaimana Teknologinya?

Tekno | Jum'at, 29 Mei 2026 | 10:46 WIB

Oppo Watch X3 dan Enco Clip2 Resmi di Indonesia, Smartwatch Titanium dan TWS Stylish dengan AI

Oppo Watch X3 dan Enco Clip2 Resmi di Indonesia, Smartwatch Titanium dan TWS Stylish dengan AI

Tekno | Jum'at, 29 Mei 2026 | 09:50 WIB

Bocoran Keunggulan Snapdragon C, Chip Anyar Qualcomm untuk Laptop Murah

Bocoran Keunggulan Snapdragon C, Chip Anyar Qualcomm untuk Laptop Murah

Tekno | Jum'at, 29 Mei 2026 | 09:41 WIB

Cara Aktivasi Pinjaman Online Terbaru, Bunga Mulai 1,8 Persen dan Gratis Biaya Admin

Cara Aktivasi Pinjaman Online Terbaru, Bunga Mulai 1,8 Persen dan Gratis Biaya Admin

Tekno | Jum'at, 29 Mei 2026 | 09:21 WIB

Terpopuler: 5 HP Baru Baterai Badak 2026, iBox Boyong MacBook Neo ke Indonesia

Terpopuler: 5 HP Baru Baterai Badak 2026, iBox Boyong MacBook Neo ke Indonesia

Tekno | Jum'at, 29 Mei 2026 | 09:09 WIB

darkFlash Pamer Teknologi PC Gaming Futuristik, Ada Casing Floating dan Pendingin OLED 2K

darkFlash Pamer Teknologi PC Gaming Futuristik, Ada Casing Floating dan Pendingin OLED 2K

Tekno | Jum'at, 29 Mei 2026 | 08:49 WIB