Partai-partai Politik Indonesia Akrab dengan Partai Komunis China

Liberty Jemadu

Rabu, 13 April 2022 | 17:49 WIB
Partai-partai Politik Indonesia Akrab dengan Partai Komunis China
Partai-partai politik Indonesia, baik yang berhaluan sekuler maupun Islam, menjalin kerja sama dengan Partai Komunis China. Foto: Ilustrasi partai politik di Indonesia. (Antara)

Suara.com - Muhammad Zulfikar Rakhmat, dosen Hubungan Internasional pada UII membeberkan partai-partai politik Indonesia, yang sekuler maupun Islam, menjalin kerja sama dengan Partai Komunis China. Apa yang ingin diraih? Berikut uraian Zulfikar:

Sebagai ekonomi terbesar di Asia Tenggara, Indonesia, tampaknya semakin akrab dengan China di berbagai sektor.

Kedekatan keduanya tidak hanya terjalin di level antar pemerintah dan bisnis saja, tapi juga antar-partai politik Indonesia dan Partai Komunis China (PKC), yang merupakan satu-satunya partai yang berkuasa di Tiongkok.

Fenomena ini cukup menarik mengingat Indonesia yang merupakan negara berpenduduk muslim terbesar di dunia memegang prinsip anti-komunis yang kuat sejak pertengahan 1960-an.

Kendati demikian, penelitian yang tengah saya bangun mengenai aktor-aktor yang terlibat dalam hubungan China - Indonesia mengungkapkan bahwa ternyata baik PKC maupun parpol Indonesia merasa mendapatkan manfaat timbal balik dari tumbuhnya kolaborasi tersebut.

Dari partai sekuler ke partai Islam

Sebagai konteks, Indonesia melarang paham komunisme sejak 1966 karena komunisme dianggap sebagai ancaman atas kedaulatan negara menyusul dugaan upaya kudeta oleh Partai Komunis Indonesia (PKI).

Pada awal tahun 2000-an, presiden ke-4 Indonesia, Abdurrahman Wahid, pernah mencoba mencabut larangan tersebut namun tidak membuahkan hasil. Trauma yang mendalam masih menyisakan stigma negatif terhadap komunisme di mata masyarakat Indonesia.

Itulah sebabnya mengapa sebagian besar partai politik di Indonesia sangat berhati-hati terhadap China karena tidak ingin dikaitkan dengan ideologi komunisnya.

baca juga

Sistem partai di China juga berbeda dengan yang di Indonesia. China memiliki sistem satu partai, sedangkan Indonesia adalah negara multi-partai. Ada dua kelompok besar partai di Tanah Air, yakni partai sekuler dan partai Islam.

Kubu pertama yang memiliki aliran sekuler, termasuk partai yang berkuasa saat ini PDIP, Partai Demokrat, Partai Golkar, Partai Gerindra, dan Partai NasDem.

Sementara itu, partai-partai yang bernuansa Islami antara lain PKS, PAN, PPP, dan PKB.

Meskipun ada perbedaan ideologis di kedua kubu partai tersebut, bahkan partai-partai Islam yang memiliki sejarah sentimen yang kental terhadap aliran komunisme sejak awal 1950-an, ternyata juga dilaporkan turut berupaya membina hubungan baik dengan PKC.

Setidaknya hingga kini sudah ada lima partai politik Indonesia yang menjalin kemitraan dengan PKC.

Daftar kelima partai tersebut justru merupakan partai-partai besar di Indonesia, meliputi PDIP, Gerindra, Partai Demokrat, Golkar, dan tak terkecuali PKS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rayakan Hari Literasi Sedunia dengan Mengenal 5 Buku yang Pernah Dilarang

Rayakan Hari Literasi Sedunia dengan Mengenal 5 Buku yang Pernah Dilarang

Your Say | Selasa, 08 September 2026 | 13:20 WIB

Eks Anggota DPR Divonis Hukuman Mati karena Terima Suap Rp 1,9 Miliar di China

Eks Anggota DPR Divonis Hukuman Mati karena Terima Suap Rp 1,9 Miliar di China

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 12:39 WIB

Xi Jinping Bersih-Bersih Elite Partai, Anggota Politbiro Alami Nasib Nahas karena Korupsi

Xi Jinping Bersih-Bersih Elite Partai, Anggota Politbiro Alami Nasib Nahas karena Korupsi

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:00 WIB

1984: Dialektika Kebebasan di Bawah Cengkeraman Absolutisme Negara

1984: Dialektika Kebebasan di Bawah Cengkeraman Absolutisme Negara

Your Say | Senin, 06 April 2026 | 13:30 WIB

Adopsi Strategi Mao Zedong, Rahasia 'Pertahanan Mosaik' Iran yang Bikin AS-Israel Pusing

Adopsi Strategi Mao Zedong, Rahasia 'Pertahanan Mosaik' Iran yang Bikin AS-Israel Pusing

News | Rabu, 01 April 2026 | 12:36 WIB

Prabowo Tidak Peduli Palestina? Kritik Analis Celios soal RI Gabung Dewan Perdamaian

Prabowo Tidak Peduli Palestina? Kritik Analis Celios soal RI Gabung Dewan Perdamaian

News | Senin, 26 Januari 2026 | 12:31 WIB

Partai Komunis China Guyur Investasi Rp 36,4 Triliun ke Indonesia, Untuk Apa Saja?

Partai Komunis China Guyur Investasi Rp 36,4 Triliun ke Indonesia, Untuk Apa Saja?

Bisnis | Jum'at, 28 November 2025 | 13:14 WIB

Arsitektur Sunyi 'Kremlin', Ruang Siksa Rahasia Orba yang Sengaja Dilupakan

Arsitektur Sunyi 'Kremlin', Ruang Siksa Rahasia Orba yang Sengaja Dilupakan

Liks | Selasa, 30 September 2025 | 19:26 WIB

Ketika DN Aidit dan Petinggi PKI Khusyuk Berdoa...

Ketika DN Aidit dan Petinggi PKI Khusyuk Berdoa...

News | Senin, 22 September 2025 | 17:13 WIB

Kritik Pedas Sri Mulyani terhadap Sistem Kapitalis dan Komunis, Serukan Ekonomi Islam

Kritik Pedas Sri Mulyani terhadap Sistem Kapitalis dan Komunis, Serukan Ekonomi Islam

Bisnis | Rabu, 13 Agustus 2025 | 15:06 WIB

Terkini

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:22 WIB

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:13 WIB

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Banten | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:30 WIB

×