Cyberwar Ukraina Jadi Serangan DDoS Tertinggi Sepanjang Masa

Dythia Novianty

Jum'at, 29 April 2022 | 14:53 WIB
Cyberwar Ukraina Jadi Serangan DDoS Tertinggi Sepanjang Masa
Ilustrasi serangan siber, DDOS. [Markus Spiske/Pixabay]

Suara.com - Dibandingkan dengan kuartal pertama 2021, jumlah serangan Distributed Denial of Service (DDoS) pada periode Januari-Maret 2022 naik 4,5 kali lipat.

Jumlah serangan kemungkinan merupakan hasil dari aktivitas hacktivist. Serangan tersebut juga menunjukkan durasi yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk sesi DDoS, terutama yang ditujukan pada sumber daya negara dan bank.

Informasi lebih lanjut telah dimasukkan dalam laporan yang diterbitkan oleh Kaspersky.

Serangan Distributed Denial of Service (DDoS) dirancang untuk mengganggu sumber daya jaringan
yang digunakan oleh bisnis dan organisasi dan mencegahnya berfungsi dengan baik.

Mereka menjadi lebih berbahaya jika sistem yang dikompromikan berada di sektor pemerintahan atau keuangan, karena apabila layanan ini tidak tersedia, akan memiliki dampak lanjutan terhadap populasi yang lebih luas.

Kuartal pertama 2022 menunjukkan peningkatan serangan mendadak pada akhir Februari sebagai
akibat dari krisis di Ukraina.

Serangan DDOS Q4 2021 dan Q1 2022. [Kaspersky]
Serangan DDOS Q4 2021 dan Q1 2022. [Kaspersky]

Dibandingkan dengan telemetri pada kuartal empat (Q4) 2021, yang telah dianggap sebagai jumlah
serangan DDoS tertinggi sepanjang masa yang terdeteksi oleh solusi Kaspersky, Q1 2022 melihat
jumlah total DDoS meningkat 46 persen.

Angka ini tumbuh 4,5 kali lipat dibandingkan dengan periode yang sama pada 2021.

Jumlah serangan “pintar” atau canggih dan bertarget juga menunjukkan pertumbuhan yang signifikan sebesar 81 persen dibandingkan rekor sebelumnya dari Q4 2021.

Serangan tersebut tidak hanya dilakukan dalam skala besar tetapi juga inovatif.

Contohnya termasuk situs yang meniru permainan puzzle 2048 yang populer untuk membuat gamify serangan DDoS di situs web Rusia, dan panggilan pembentukan pasukan sukarelawan TI untuk memfasilitasi serangan siber.

Investigasi lebih lanjut yang dilakukan Kaspersky mengungkapkan bahwa rata-rata sesi DDoS
berlangsung 80 kali lebih lama dibandingkan pada Q1 2021.

Serangan terlama terdeteksi pada 29 Maret dengan durasi yang sangat lama yaitu 177 jam.

“Pada kuartal pertama 2022 kami menyaksikan jumlah serangan DDoS yang tinggi sepanjang masa," kata Alexander Gutnikov, pakar keamanan di Kaspersky dalam keterangan resminya, Jumat (29/4/2022).

Tren kenaikan tersebut sebagian besar dipengaruhi oleh situasi geopolitik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Serangan DDoS Menurun, Pelakunya Banyak Berasal dari Negara Ini

Serangan DDoS Menurun, Pelakunya Banyak Berasal dari Negara Ini

Tekno | Kamis, 05 Agustus 2021 | 18:27 WIB

Kaspersky Ungkap Serangan DDoS Naik Tiga Kali Lipat Selama Pandemi

Kaspersky Ungkap Serangan DDoS Naik Tiga Kali Lipat Selama Pandemi

Tekno | Jum'at, 15 Mei 2020 | 10:50 WIB

Situs Virus Corona Dilumpuhkan Peretas, Pemprov Jakarta: Ada yang Sengaja

Situs Virus Corona Dilumpuhkan Peretas, Pemprov Jakarta: Ada yang Sengaja

Tekno | Kamis, 12 Maret 2020 | 20:37 WIB

Wikipedia Tumbang Kena Serangan DDoS

Wikipedia Tumbang Kena Serangan DDoS

Tekno | Sabtu, 07 September 2019 | 19:57 WIB

Google Beri Perlindungan Khusus untuk Situs Penting Jelang Pilpres 2019

Google Beri Perlindungan Khusus untuk Situs Penting Jelang Pilpres 2019

Tekno | Rabu, 27 Maret 2019 | 16:57 WIB

Kaspersky Lab: Bisnis Finansial Sasaran Empuk Serangan DDoS

Kaspersky Lab: Bisnis Finansial Sasaran Empuk Serangan DDoS

Tekno | Rabu, 27 Juli 2016 | 21:59 WIB

Terkini

48 Kode Redeem FF Terbaru 10 Juni 2026: Bocoran Relaunch SG2 OPM dan Diamond Gratis

48 Kode Redeem FF Terbaru 10 Juni 2026: Bocoran Relaunch SG2 OPM dan Diamond Gratis

Tekno | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:41 WIB

47 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Juni 2026: Bocoran Pemain OVR 120 dan Klaim Koin Jutaan

47 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Juni 2026: Bocoran Pemain OVR 120 dan Klaim Koin Jutaan

Tekno | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:15 WIB

Rekomendasi HP AI untuk Healing dan Traveling, Galaxy A57 5G Punya Kamera Pintar dan Baterai Awet

Rekomendasi HP AI untuk Healing dan Traveling, Galaxy A57 5G Punya Kamera Pintar dan Baterai Awet

Tekno | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:00 WIB

Mengenal Instagram Plus, Apa Saja Kelebihan dan Harga Berlangganannya?

Mengenal Instagram Plus, Apa Saja Kelebihan dan Harga Berlangganannya?

Tekno | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:59 WIB

4 Rekomendasi Kulkas 2 Pintu Inverter Terlaris 2026: Cepat Dingin, Hemat Listrik 47 Persen

4 Rekomendasi Kulkas 2 Pintu Inverter Terlaris 2026: Cepat Dingin, Hemat Listrik 47 Persen

Tekno | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:49 WIB

175 Platform Digital Sudah Diperiksa Komdigi, Netflix, Shopee dan PUBG Termasuk

175 Platform Digital Sudah Diperiksa Komdigi, Netflix, Shopee dan PUBG Termasuk

Tekno | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:34 WIB

7 Kelebihan dan Kekurangan Lenovo Yoga Tab: Tablet AI Chip Kencang dengan Layar Ciamik

7 Kelebihan dan Kekurangan Lenovo Yoga Tab: Tablet AI Chip Kencang dengan Layar Ciamik

Tekno | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:18 WIB

Samsung Siapkan Tablet Tahan Banting dengan Jaringan 5G, Dukung Sertifikasi Militer

Samsung Siapkan Tablet Tahan Banting dengan Jaringan 5G, Dukung Sertifikasi Militer

Tekno | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:23 WIB

5 Kritik Ferry Latuhihin: Rupiah Anjlok, Curigai Mati Listrik Massal Gegara 'Ekonomi'

5 Kritik Ferry Latuhihin: Rupiah Anjlok, Curigai Mati Listrik Massal Gegara 'Ekonomi'

Tekno | Rabu, 10 Juni 2026 | 14:53 WIB

4 HP Xiaomi RAM 12 GB dan Memori Internal 256 GB Termurah Juni 2026

4 HP Xiaomi RAM 12 GB dan Memori Internal 256 GB Termurah Juni 2026

Tekno | Rabu, 10 Juni 2026 | 14:38 WIB