Terobosan Baru! Ilmuwan Berhasil Tumbuhkan Tanaman Pertama di Sampel Tanah Bulan

M. Reza Sulaiman, Lintang Siltya Utami

Sabtu, 14 Mei 2022 | 11:39 WIB
Terobosan Baru! Ilmuwan Berhasil Tumbuhkan Tanaman Pertama di Sampel Tanah Bulan
Ilustrasi Bulan. [Ponciano/Pixabay]

Suara.com - Para ilmuwan berhasil menanam tanaman pertama di tanah Bulan dari tiga misi Apollo untuk pertama kalinya. Keren banget!

Semua tanaman yang tumbuh di tanah Bulan berkembang dengan lambat dan relatif buruk dan analisis genetik menunjukkan perubahan yang mengarah pada tanaman mengalami stres.

Pertumbuhan yang buruk dapat menjadi perhatian. Saat NASA bersiap untuk mengirim astronaut kembali ke Bulan melalui program Artemis, mampu menanam makanan di tanah selain Bumi selama misi luar angkasa jangka panjang akan menjadi semakin penting.

"Kemampuan untuk membawa tanaman dengan sukses ke Bulan adalah bagaimana kita akan menanam makanan kita sendiri dan bagaimana kita akan tinggal di sana untuk sementara waktu tanpa persediaan," kata Robert Ferl, profesor ilmu hortikultura di University of Florida dan penulis studi tersebut, seperti dikutip dari Space.com pada Sabtu (14/5/2022).

Ferl juga mencatat bahwa menanam tanaman di Bulan dapat memberikan kegunaan potensial lainnya, termasuk memurnikan udara, menghilangkan karbon dioksida yang dihembuskan manusia, dan menghasilkan air bersih.

Untuk penelitian ini, para ahli menggunakan sampel tanah Bulan atau yang disebut regolith, yang diambil selama misi Apollo 11, 12, dan 17.

Dalam ketiga sampel tersebut, tim ilmuwan menumbuhkan spesimen laboratorium umum, tanaman kecil yang disebut selada thale (Arabidopsis thaliana).

Untuk perbandingan, para ahli juga menumbuhkan tanaman serupa di jenis tanah yang terbuat dari abu vulkanik yang ditemukan di Bumi, yang disebut JSC-1A oleh NASA.

Para peneliti mampu menumbuhkan Arabidopsis di ketiga sampel. Namun, tanaman yang tumbuh paling buruk adalah tanaman yang menggunakan tanah sampel Apollo 11, di mana tanah tersebut paling terpapar di permukaan Bulan.

baca juga

Mengingat Bulan tidak memiliki atmosfer pelindung seperti Bumi, permukaannya sering dihantam meteorit hingga pecahan atom.

Sementara itu, tumbuhan yang berkembang lebih baik menggunakan tanah dari sampel Apollo 12 dan 17.

Sedangkan, semua tanaman yang tumbuh di abu vulkanik buatan laboratorium tumbuh lebih cepat dan lebih besar daripada tanaman di tanah Bulan.

Selain itu, analisis genetik tanaman mengungkapkan bahwa dibandingkan dengan tanaman yang tumbuh di abu vulkanik, tanaman yang tumbuh di tanah Bulan memiliki banyak gen yang terkait dengan garam, logam, dan stres oksidatif.

Ketika tim ahli mengelompokkan tanaman berdasarkan penampilan, para peneliti menemukan bahwa tanaman yang terlihat paling buruk berukuran kecil dan berwarna hitam kemerahan serta memiliki perubahan genetik paling banyak.

Hasil studi ini menunjukkan bahwa tanah yang lebih terpapar di permukaan Bulan lebih buruk bagi tanaman, yang mungkin disebabkan oleh perubahan akibat paparan sinar kosmik dan angin Matahari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Novel "Trex": Ketika Implan Otak Menjadi Awal Sebuah Konspirasi

Novel "Trex": Ketika Implan Otak Menjadi Awal Sebuah Konspirasi

Your Say | Kamis, 09 Juli 2026 | 11:45 WIB

Eksplorasi Batas Sains dan Kedalaman Empati dalam Film Project Hail Mary

Eksplorasi Batas Sains dan Kedalaman Empati dalam Film Project Hail Mary

Your Say | Rabu, 08 Juli 2026 | 13:30 WIB

Saat Sains Jadi Fondasi Kecantikan, Riset di Balik Produk yang Dipakai Jutaan Orang

Saat Sains Jadi Fondasi Kecantikan, Riset di Balik Produk yang Dipakai Jutaan Orang

Lifestyle | Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:35 WIB

Jadwal Puasa Sunah Bulan Juli 2026, Catat Tanggal dan Bacaan Niatnya

Jadwal Puasa Sunah Bulan Juli 2026, Catat Tanggal dan Bacaan Niatnya

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 08:22 WIB

4 HP Kamera Telephoto Terbaik 2026, Bisa Memotret Bulan dengan Detail Jelas

4 HP Kamera Telephoto Terbaik 2026, Bisa Memotret Bulan dengan Detail Jelas

Tekno | Rabu, 01 Juli 2026 | 14:43 WIB

Juli 2026 Ada Libur Apa? Simak Daftar Tanggal Merah Bulan Depan

Juli 2026 Ada Libur Apa? Simak Daftar Tanggal Merah Bulan Depan

Lifestyle | Selasa, 30 Juni 2026 | 14:48 WIB

3 Zodiak yang Diprediksi Sukses Finansial pada Juli 2026, Rezeki Makin Deras

3 Zodiak yang Diprediksi Sukses Finansial pada Juli 2026, Rezeki Makin Deras

Lifestyle | Selasa, 30 Juni 2026 | 08:22 WIB

Menolak Main Medsos, Anak Detektif Jubun Ini Pilih Dalami Sains dan Bermimpi Jadi Ilmuwan

Menolak Main Medsos, Anak Detektif Jubun Ini Pilih Dalami Sains dan Bermimpi Jadi Ilmuwan

Lifestyle | Selasa, 16 Juni 2026 | 17:54 WIB

Apa Saja Amalan Bulan Muharram? Ini Anjuran yang Sesuai Sunah

Apa Saja Amalan Bulan Muharram? Ini Anjuran yang Sesuai Sunah

Lifestyle | Selasa, 16 Juni 2026 | 09:35 WIB

Bulan Suro Benarkah Keramat? Simak Penjelasannya dalam Islam

Bulan Suro Benarkah Keramat? Simak Penjelasannya dalam Islam

Lifestyle | Selasa, 16 Juni 2026 | 08:07 WIB

Terkini

4 Tahun Mangkrak Usai Kebakaran, Pramono Buka Pintu bagi Investor Rombak Jakarta Islamic Centre

4 Tahun Mangkrak Usai Kebakaran, Pramono Buka Pintu bagi Investor Rombak Jakarta Islamic Centre

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 11:24 WIB

Sampah Menggunung 2 Meter di Rusun Waduk Pluit, Pramono Target Bakal Beres 10 Hari

Sampah Menggunung 2 Meter di Rusun Waduk Pluit, Pramono Target Bakal Beres 10 Hari

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 11:22 WIB

D.O. EXO Diincar jadi Pemeran Utama Drama Zombie Unik We Are the Zombies

D.O. EXO Diincar jadi Pemeran Utama Drama Zombie Unik We Are the Zombies

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 11:18 WIB

Dokter Tifa Optimis Eksepsi Diterima Hakim: Allah Bersama dengan Kami

Dokter Tifa Optimis Eksepsi Diterima Hakim: Allah Bersama dengan Kami

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 11:16 WIB

Selat Hormuz Diwarnai Perang Besar AS-Iran, Harga Minyak Dunia Melonjak Tajam!

Selat Hormuz Diwarnai Perang Besar AS-Iran, Harga Minyak Dunia Melonjak Tajam!

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 11:14 WIB

Jangan Buang Minyak Bekas ke Wastafel! Ini Dampaknya

Jangan Buang Minyak Bekas ke Wastafel! Ini Dampaknya

Sumut | Kamis, 16 Juli 2026 | 11:10 WIB

'Penyakit Mematikan' Argentina: Mengapa Inggris dan Lawan Lainnya Selalu Runtuh di Menit Akhir?

'Penyakit Mematikan' Argentina: Mengapa Inggris dan Lawan Lainnya Selalu Runtuh di Menit Akhir?

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 11:09 WIB

Wajah Oval Berhijab Makin Cantik dengan 5 Model Kacamata Ini, Anti Pusing dan Tetap Stylish!

Wajah Oval Berhijab Makin Cantik dengan 5 Model Kacamata Ini, Anti Pusing dan Tetap Stylish!

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 11:09 WIB

ITS Uji Coba Traktor Perahu Listrik, Jawab Tantangan Bertani di Lahan Gambut

ITS Uji Coba Traktor Perahu Listrik, Jawab Tantangan Bertani di Lahan Gambut

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 11:01 WIB

Plot Twist Film Forgotten Ternyata Lebih Gelap dari Sekadar soal Penculikan

Plot Twist Film Forgotten Ternyata Lebih Gelap dari Sekadar soal Penculikan

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 11:00 WIB

×