Grab Bikin Peta Digital Sendiri Bernama GrabMaps, Pesaing Google Maps?

Dythia Novianty, Dicky Prastya

Senin, 13 Juni 2022 | 11:39 WIB
Grab Bikin Peta Digital Sendiri Bernama GrabMaps, Pesaing Google Maps?
GrabMap. [Grab]

Suara.com - Grab segera memperkenalkan peta digital buatan sendiri bernama GrabMaps. Ini adalah layanan enterprise baru yang menawarkan fitur layaknya Google Maps.

GrabMaps ini diklaim dapat dimanfaatkan Grab untuk menangkap peluang pasar senilai 1 miliar dolar AS atau Rp 14,6 triliun per tahun untuk pemetaan dan layanan berbasis lokasi.

Co-founder Grab, Tan Hooi Ling menyatakan, saat pertama kali dikembangkan, GrabMaps dibuat untuk menjawab kebutuhan Grab akan solusi yang lebih hyperlocal (sesuai dengan kebutuhan tiap lokasi operasionalnya) untuk mendukung layanannya.

"Saat ini, GrabMaps menawarkan layanan lokasi berbasis kecerdasan untuk semua layanan Grab di tujuh dari delapan negara operasional Grab dan diharapkan untuk dapat sepenuhnya beroperasi menggunakan oleh GrabMaps pada kuartal tiga 2022," kata Ling dalam keterangannya, Senin (13/6/2022).

Ia menuturkan, jalan dan gang sempit yang umumnya dijumpai di kota-kota Asia Tenggara dan selalu dilewati oleh mitra pengemudi dan mitra pengiriman Grab kerap kali tidak muncul di peta konvensional.

Untuk itulah Grab telah berinvestasi untuk mengubah kecerdasan ini menjadi sebuah keunggulan yang kompetitif.

GrabMap. [Grab]
GrabMap. [Grab]

Sehingga memungkinkan perusahaan untuk melayani pelanggan dan mitra dengan pengalaman terbaik.

GrabMaps juga diyakini mendorong efisiensi dan penghematan biaya untuk bisnis.

"Memperluas jangkauan teknologi ini merupakan langkah yang akan kami ambil ke depannya untuk mengembangkan lini bisnis baru kami yang tengah berkembang pesat, yaitu Enterprise dan New Initiative," papar dia.

baca juga

Saat ini, GrabMaps mendukung lebih dari 800 miliar panggilan Application Programming Interface/API per bulan di berbagai layanan Grab.

Berdasarkan studi perbandingan (benchmark) kinerja GrabMaps dengan penyedia pemetaan pihak ketiga terkemuka, GrabMaps memiliki tingkat kesalahan empat kali dan latensi 10 kali lebih rendah.

Data internal Grab menunjukkan, negara-negara yang telah sepenuhnya menggunakan ke GrabMaps lebih mudah menemukan titik penjemputan yang tepat.

Untuk pemesanan layanan transportasi telah meningkat rata-rata 3 persen.

Sementara akurasi Perkiraan Waktu Perjalanan (ETT) meningkat 1 persen secara regional, dengan beberapa negara mengalami peningkatan hingga 7,8 persen.

Selain itu, keunggulan utama GrabMaps terletak pada prinsip pemetaan yang dibangun berbasis komunitas yang melibatkan konsumen, mitra usaha, dan armada mitra pengemudi serta mitra pengiriman Grab.

Logo Grab
Logo Grab

Solusi GrabMaps diambil dari data baru dari jutaan pesanan dan perjalanan yang dilayani setiap hari, di mana feedback dari mitra diperoleh secara real-time.

Baik itu dari informasi penutupan jalan, perubahan alamat bisnis, dan banyak lagi.

Mitra pengemudi dan mitra pengiriman juga memiliki kesempatan untuk berkontribusi mengembangkan peta, mengumpulkan titik-titik penjemputan dan data lainnya seperti gambar jalan, nama jalan, rambu lalu lintas, dan lainnya untuk mendapatkan penghasilan tambahan.

Untuk tahap awal, GrabMaps akan diluncurkan sebagai layanan Business to Business (B2B).

Ada Base Map Data yang memungkinkan perusahaan lain menggunakan data peta seperti akses ke tempat, jalan, lalu lintas dan gambar 360 derajat.

Kedua, menawarkan alat untuk membuat peta dan layanan software bagi perusahaan untuk membuat peta mereka sendiri di lokasi manapun lewat Kartacam.

Ini adalah kamera untuk membuat peta milik Grab dirancang menyesuaikan dengan kondisi pasar yang tengah berkembang.

Grab juga memberikan application programming interface (API) dan mobile software development kits (SDK) yang rencananya diluncurkan masing-masing pada tahun 2022 dan 2023.

Ini memungkinkan developer untuk meningkatkan atau membangun aplikasi dan kemampuan geolokasi dengan memanfaatkan teknologi GrabMaps, seperti fitur perjalanan, penelusuran, lalu lintas, dan navigasi Grab.

Ilustrasi Google Maps - Cara Cari Lokasi Parkir di mal pakai Google Maps (Pixabay)
Ilustrasi Google Maps. (Pixabay)

Meski begitu, belum ada informasi apakah GrabMaps juga dihadirkan sebagai peta digital untuk konsumen layaknya Google Maps.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nyesek! Seharian Tak Dapat Orderan, Saat Terima Ternyata Driver Kena Prank

Nyesek! Seharian Tak Dapat Orderan, Saat Terima Ternyata Driver Kena Prank

Your Say | Jum'at, 13 Mei 2022 | 08:56 WIB

Google Maps Rilis Mode Immersive View, Tampilkan Lokasi Layaknya Video Game

Google Maps Rilis Mode Immersive View, Tampilkan Lokasi Layaknya Video Game

Tekno | Kamis, 12 Mei 2022 | 18:12 WIB

Ini Cara Cari Lokasi Parkir Pakai Google Maps Agar Tidak Kebingungan

Ini Cara Cari Lokasi Parkir Pakai Google Maps Agar Tidak Kebingungan

Tekno | Kamis, 12 Mei 2022 | 08:37 WIB

Grab Ambil Alih Jaringan Supermarket Jaya Grocer di Malaysia

Grab Ambil Alih Jaringan Supermarket Jaya Grocer di Malaysia

Tekno | Selasa, 01 Februari 2022 | 22:14 WIB

Dukung Kebijakan Satu Peta, Badan Informasi Geospasial Gandeng Grab

Dukung Kebijakan Satu Peta, Badan Informasi Geospasial Gandeng Grab

Tekno | Senin, 17 Januari 2022 | 14:02 WIB

Gandeng Grab, Kominfo Dorong Literasi Digital di Indonesia

Gandeng Grab, Kominfo Dorong Literasi Digital di Indonesia

Tekno | Jum'at, 14 Januari 2022 | 12:28 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×