GoFood Pimpin Pasar Pesan-antar Makanan di Indonesia

Liberty Jemadu

Rabu, 06 Juli 2022 | 13:42 WIB
GoFood Pimpin Pasar Pesan-antar Makanan di Indonesia
Ilustrasi Gofood - (SuaraJogja.id/HO-Gojek)

Suara.com - Meski bukan yang paling rajin bakar uang melalui promo dan diskon, GoFood menjadi aplikasi Online Food Delivery (OFD) paling banyak digunakan konsumen.

Layanan dari on-demand PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) itu secara konsisten unggul karena berbagai faktor di luar harga, seperti popularitas, kemudahan sistem pembayaran, dan kecepatan pengiriman.

Kepemimpinan GoFood sebagai aplikasi layanan OFD dengan predikat paling populer dan paling banyak digunakan masyarakat tertuang dalam JAKPAT Survey Report berjudul The Habit of Online Food Delivery (OFD).

Pengumpulan data riset tersebut dilakukan pada 25-26 Mei 2022 dengan melibatkan 1.624 responden di kota besar di Indonesia melalui kuesioner via aplikasi JAKPAT. Margin of error riset itu di bawah 3 persen.

Hasil riset mencatat, GoFood menjadi pemimpin pasar layanan pesan-antar makanan secara daring karena sebanyak 61 persen responden menggunakan aplikasi dalam ekosistem GOTO ini di tiga bulan terakhir.

Sementara sebesar 55 persen menggunakan ShopeeFood diikuti GrabFood (43 persen) di posisi ketiga dan TravelokaEats (7 persen) menempati urutan keempat.

Secara umum, sebesar 39 persen responden menggunakan GoFood sebagai layanan OFD yang paling sering dipilih konsumen diikuti ShopeeFood (38 persen), GrabFood (22 persen), dan TravelokaEats (1 persen).

Beberapa faktor yang menjadi alasan GoFood paling sering digunakan antara lain, pertama, banyak diskon dan promosi dengan persentase mencapai 76 persen. Kedua, responden familiar dengan aplikasi GoFood (55 persen). Kemudahan metode pembayaran yang tersedia (47 persen) menjadi faktor ketiga.

Faktor lainnya adalah banyaknya pilihan restoran dan menu (40 persen), rating aplikasi (36 persen), kecepatan pengantaran (35 persen), dan tampilan aplikasi menarik yang mudah digunakan (31 persen).

baca juga

Meski begitu, GoFood sebenarnya bukan penyandang predikat pemberi diskon dan promo paling banyak. Responden dalam riset ini menempatkan ShopeeFood sebagai aplikator layanan OFD paling banyak diskon dan promosinya yang mencapai 89 persen. Tempat kedua adalah GrabFood (81 persen) baru kemudian GoFood (76 persen), dan TravelokaEats sebesar 60 persen.

"Menurut riset kita memang sensitivitas harga itu jadi salah satu variabel yang kuat untuk memengaruhi keputusan konsumen. Tapi ternyata itu tidak bisa dan bukan satu-satunya variabel penentu,” ungkap Content Research Lead JAKPAT, Fransisca Satya Chrisprastika, Rabu.

Perempuan akrab disapa Tika ini menjelaskan dari hasil riset terlihat bahwa penentuan harga tidak bekerja sendiri. ”Tapi ini juga tentang experience (pengalaman) penggunanya. GoFood memiliki keunggulan secara timeline muncul paling awal jadi banyak konsumen sudah merasa mantap. Terbiasa dan nyaman dengan user interface-nya, layanannya, dan lainnya,” jelasnya.

Terlebih, menurutnya, bicara harga bukan sekadar angka harga makanan atau minumannya itu sendiri. Tetapi juga secara komprehensif mencakup biaya atau ongkos kirim dan kecepatan pengiriman. Sebab gabungan dari seluruhnya merupakan satu kesatuan dalam sebuah harga.

Tika menilai bahwa layanan OFD secara umum akan semakin berkembang seiring dengan terbentuknya kebiasaan masyarakat beraktivitas secara online terutama karena dipicu situasi pandemi. Situasi ini akan memicu perkembangan bisnis para pemain layanan OFD terutama GoFood sebagai pemimpin pasar sehingga akan berdampak positif terhadap ekosistem di GOTO.

Terlebih mayoritas konsumen GoFood mengacu pada riset JAKPAT adalah Karyawan (57 persen) dibandingkan dengan Siswa (46 persen). Hal ini menggambarkan kemampuan daya beli secara berkesinambungan.

Baru-baru ini, Tenggara Strategics juga merilis hasil riset yang berjudul Survei Persepsi dan Perilaku Konsumsi Online Food Delivery di Indonesia. Hasilnya sama. GoFood menjadi juara dengan nilai transaksi terbesar dan aplikasinya paling banyak diunduh konsumen mencapai 76 persen dari survei yang melibatkan 1.200 responden ini.

Dari estimasi nilai transaksi atau Gross Merchandise Value (GMV) layanan OFD nasional sebesar Rp78,4 triliun pada 2021, sebesar Rp30,65 triliun di antaranya atau setara 39 persen adalah berasal dari GoFood. Tertinggi dibandingkan layanan OFD lainnya.

Economic Research Lead Tenggara Strategics, Stella Kusumawardhani, mengatakan dari banyak faktor yang bisa memengaruhi keputusan konsumen dalam menggunakan layanan OFD, GoFood unggul dalam banyak hal.

”Memang GoFood dominasinya cukup besar. Contohnya dari awareness yang gap-nya jauh dengan ShopeeFood dan GrabFood,” ucapnya.

Belum lagi dari jumlah transaksi, download, dan beberapa faktor lainnya.

”Dari 12 aspek, GoFood menang di 10 di antaranya. Jadi dominan sekali memang,” terusnya.

Dari hasil riset, Stella menilai bahwa memang faktor harga sangat besar pengaruhnya dalam membuat konsumen memilih layanan ini. Meski begitu, harga saja tidak cukup untuk memenangkan kompetisi pada industri ini.

”Benar. Jadi memang harga merupakan salah satu pertimbangan dari konsumen. Tapi itu bukan satu-satunya dan tidak semua konsumen tidak sesensitif itu terhadap harga,” tegasnya.

Terlebih, jika penetapan harga dilakukan sekadar untuk memenangkan persaingan dan dengan cara bakar uang, dikhawatirkan akan berdampak negatif terhadap industri OFD itu sendiri. ”Industri penginnya sesuatu yang sustainable. Tidak baik bakar uang terus. Walaupun semua tahu bahwa harga sangat menggoda. Tapi jangan fokus di situ terus,” sarannya.

Terlebih pasca pandemi ini industri OFD sedang terus tumbuh dan memiliki dampak positif terhadap perekonomian yang cukup tinggi. Dengan ruang pertumbuhan yang masih sangat besar maka semestinya keberlangsungan industri perlu dijaga.

”Karena itu sektor ini menurut saya perlu diperhatikan. Karena akan tetap berkembang. Perlu ada dukungan. Sebab ada peran besar dari layanan OFD untuk terus melakukan usaha digitalisasi termasuk bagi UMKM,” ucap Stella. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Asing Lepas BBCA hingga GOTO, Net Sell Rp274,81 Miliar di Sesi I

Asing Lepas BBCA hingga GOTO, Net Sell Rp274,81 Miliar di Sesi I

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:14 WIB

Dukung Liburan Sekolah Makin Seru, Gojek Hadirkan Kurasi Jalan Jajan di Aplikasi

Dukung Liburan Sekolah Makin Seru, Gojek Hadirkan Kurasi Jalan Jajan di Aplikasi

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:02 WIB

Kabar Tokopedia PHK Ribuan Karyawan, GOTO Bilang Begini

Kabar Tokopedia PHK Ribuan Karyawan, GOTO Bilang Begini

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:28 WIB

Komisi Ojol 8 Persen Bikin Prospek GOTO Suram, Target Harga Saham Dipangkas

Komisi Ojol 8 Persen Bikin Prospek GOTO Suram, Target Harga Saham Dipangkas

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:45 WIB

Kebijakan Komisi 8 Persen Ojol Resmi Diterapkan

Kebijakan Komisi 8 Persen Ojol Resmi Diterapkan

Foto | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:03 WIB

Mulai Hari Ini, Potongan Komisi Ojol Resmi Turun Jadi 8 Persen

Mulai Hari Ini, Potongan Komisi Ojol Resmi Turun Jadi 8 Persen

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:05 WIB

Vonis Nadiem Makarim Jadi Sorotan Media Internasional: Investor Asing Semakin Tak Percaya

Vonis Nadiem Makarim Jadi Sorotan Media Internasional: Investor Asing Semakin Tak Percaya

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:46 WIB

Gojek Luncurkan Fitur Jalan Jajan di Aplikasi, Permudah Wisata dan Kuliner Saat Libur Sekolah 2026

Gojek Luncurkan Fitur Jalan Jajan di Aplikasi, Permudah Wisata dan Kuliner Saat Libur Sekolah 2026

Tekno | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:44 WIB

Kisah di Balik Angka 8%: Saat Suara Driver Ojol Akhirnya Didengar Istana

Kisah di Balik Angka 8%: Saat Suara Driver Ojol Akhirnya Didengar Istana

Your Say | Kamis, 25 Juni 2026 | 10:35 WIB

Driver Sambut Potongan Komisi Ojol 8 Persen, Berharap Tak Muncul Biaya Baru yang Kurangi Pendapatan

Driver Sambut Potongan Komisi Ojol 8 Persen, Berharap Tak Muncul Biaya Baru yang Kurangi Pendapatan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:05 WIB

Terkini

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:57 WIB

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:38 WIB

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:06 WIB

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:54 WIB

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:40 WIB

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Sport | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:32 WIB

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:24 WIB

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:10 WIB

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:48 WIB

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:42 WIB

×