Cara Blokir Email Spam di Gmail, Mudah dan Aman

Ummi Hadyah Saleh

Sabtu, 01 Oktober 2022 | 17:09 WIB
Cara Blokir Email Spam di Gmail, Mudah dan Aman
Ilustrasi gmail account (pixabay.com)

Suara.com - Jika anda menggunakan akun Gmail untuk mendaftar akun media sosial seperti Facebook, Instagram, Dropbox, dan situs web lainnya, anda mungkin dibanjiri oleh email spam yang tidak diinginkan di kotak masuk. Namun Gmail memiliki beberapa fitur bawaan untuk melaporkan email spam.

Anda juga dapat memblokir pengguna yang mengganggu agar tidak mengirim email spam ini dengan menggunakan fitur Blokir atau Laporkan spam Gmail. Fitur ini adalah cara termudah untuk berhenti menerima email spam.

Lalu bagaimana cara blokir email spam? Berikut cara blokir email spam di Gmail yang Tim Suara.com rangkum untuk anda.

Cara Blokir Email Spam di Gmail :

1. Jika ingin melaporkan pesan sebagai spam,  anda harus terlebih dahulu membuka email ini seperti biasa.
2. Sekarang, ketuk menu tiga titik. Anda dapat menemukan Menu tiga titik di sudut kanan atas pesan.
3. Anda akan melihat tombol 'Laporkan spam' pada menu tiga titik. Klik tombol ini dan pesan akan dilaporkan ke Google. Ini juga akan dikirim ke folder spam Gmail anda.

Catatan: 
Ada juga opsi 'Block Name' yang tersedia di menu tiga titik. Mengklik tombol ini akan memblokir pengguna tersebut. Pengguna dapat memblokir dan membuka blokir pengguna lain di Gmail sesuai kebutuhan.

Ilustrasi Gmail. [Solen Feyissa/Unsplash]
Ilustrasi Gmail. [Solen Feyissa/Unsplash]

Gmail juga menyediakan filter yang memungkinkan pengguna untuk menyortir email ke dalam folder yang berbeda secara bijak. Folder/filter ini juga merupakan cara yang bagus untuk memblokir email spam di Gmail. Lalu bagaimana cara membuat folder/ filter di Gmail?

II. Cara Membuat Folder atau Filter di Gmail

1. Pertama, buka email/pengirim yang membuat spam.
2. Kemudian klik pada ikon Menu tiga titik dan kemudian pilih opsi "Filter pesan seperti ini".
3. Anda akan diarahkan ke popup pencarian lanjutan. Anda harus mengisi kolom yang diperlukan untuk menyiapkan filter.
4. Anda cukup menyertakan semua email dari pengirim tertentu, atau dapat menyertakan subjek, ukuran, atau status lampiran email.
5. Setelah selesai, ketuk tombol 'Buat filter'.
6. Sekarang, anda bisa memilih email yang dirasa spam. Jika anda yakin setiap email dalam filter tertentu adalah sampah, centang opsi 'Hapus'.

baca juga

Catatan:
Cara yang lebih aman adalah menggunakan pilihan 'Lewati Kotak Masuk'. Menggunakan opsi ini akan mencegah pesan masuk ke daftar utama pesan. Kamu dapat menggabungkannya dengan 'Terapkan label' dan label yang akan kamu buat, seperti Potensi Spam. Ini akan memungkinkan kamu untuk meninjau email spam tanpa menutupi daftar pesan utama.

Itulah cara blokir email spam di Gmail yang bisa anda lakukan. Cara ini bisa membantu anda membersihkan email dan membuat Gmail tidak cepat penuh. Semoga bermanfaat.[Pasha Aiga Wilkins]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Blokir Pesan Teks di Android, Pengguna Wajib Tahu!

Cara Blokir Pesan Teks di Android, Pengguna Wajib Tahu!

Tekno | Jum'at, 30 September 2022 | 16:00 WIB

Bahaya! 5 Tips Menghindari Orang Mesum di Media Sosial

Bahaya! 5 Tips Menghindari Orang Mesum di Media Sosial

Your Say | Senin, 26 September 2022 | 15:06 WIB

TikTok Blokir Akun Penggalangan Dana Kampanye Politisi Partai Politik

TikTok Blokir Akun Penggalangan Dana Kampanye Politisi Partai Politik

Serang | Kamis, 22 September 2022 | 22:45 WIB

Terkini

Sempat Berhenti 2 Hari, Donald Trump Ancam Serang Iran Lagi

Sempat Berhenti 2 Hari, Donald Trump Ancam Serang Iran Lagi

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 10:10 WIB

Two Way Cake Apa yang Bagus dan Tahan Lama? Ini 5 Pilihan dan Review Pengguna

Two Way Cake Apa yang Bagus dan Tahan Lama? Ini 5 Pilihan dan Review Pengguna

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 10:09 WIB

4 Cara Bikin Tampilan Chat WhatsApp Web Jadi Blur, Privasi Terjaga di Tempat Umum

4 Cara Bikin Tampilan Chat WhatsApp Web Jadi Blur, Privasi Terjaga di Tempat Umum

Tekno | Selasa, 28 Juli 2026 | 10:07 WIB

Paolo Maldini dan Leonardo Mundur dari FIGC, Krisis Baru Guncang Sepak Bola Italia

Paolo Maldini dan Leonardo Mundur dari FIGC, Krisis Baru Guncang Sepak Bola Italia

Bola | Selasa, 28 Juli 2026 | 10:05 WIB

'Jemput Bola' saat Reses, Habiburokhman: RUU Perampasan Aset Jangan Sekadar Perspektif Jakarta

'Jemput Bola' saat Reses, Habiburokhman: RUU Perampasan Aset Jangan Sekadar Perspektif Jakarta

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 10:05 WIB

Intip Kemajuan Pendidikan Malaysia: Siswa Difokuskan Kuliah hingga Dapat Bantuan Uang Tunai

Intip Kemajuan Pendidikan Malaysia: Siswa Difokuskan Kuliah hingga Dapat Bantuan Uang Tunai

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 10:04 WIB

Gunungan Sampah Penuhi RTH Penjaringan

Gunungan Sampah Penuhi RTH Penjaringan

Foto | Selasa, 28 Juli 2026 | 10:00 WIB

Efisiensi Perusahaan Lewat AI, IOTF Catat Pendapatan Tumbuh 12 Persen pada Semester I 2026

Efisiensi Perusahaan Lewat AI, IOTF Catat Pendapatan Tumbuh 12 Persen pada Semester I 2026

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:59 WIB

MAKI Tagih Nyali KPK: Segera Tahan Satori dan Heri Gunawan Terkait Kasus Korupsi CSR BI-OJK!

MAKI Tagih Nyali KPK: Segera Tahan Satori dan Heri Gunawan Terkait Kasus Korupsi CSR BI-OJK!

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:55 WIB

Tak Main-Main! 16 SPPG di Malang Gagal Uji Higiene, Ada yang Sampai 4 Kali Revisi

Tak Main-Main! 16 SPPG di Malang Gagal Uji Higiene, Ada yang Sampai 4 Kali Revisi

Malang | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:53 WIB

×