Meteorit Mars Mengandung Racun, Sebabkan Muntah ke Manusia dan Babi

Dythia Novianty

Jum'at, 28 Oktober 2022 | 06:03 WIB
Meteorit Mars Mengandung Racun, Sebabkan Muntah ke Manusia dan Babi
Meteorit Lafayette. [Purdue University]

Suara.com - Deteksi racun yang membuat manusia dan babi muntah, bisa memecahkan misteri berusia 100 tahun seputar meteorit Mars murni yang dijuluki "Lafayette."

Lafayette diledakkan dari permukaan Mars jutaan tahun lalu dan akhirnya menemukan jalannya ke Universitas Purdue di Indiana.

Pada 1931, batu hitam halus yang tidak biasa itu diidentifikasi sebagai meteorit murni.

Namun, bagaimana Universitas Purdue sampai memiliki batu itu dan siapa yang mengirimkannya ke universitas tidak diketahui selama 90 tahun.

Sekarang, para ilmuwan yang menganalisis meteorit tersebut mengatakan bahwa senyawa aneh yang ditemukan di dalamnya bisa menjadi petunjuk yang memecahkan kasus tersebut.

Satu kisah penemuan potensial untuk batu ruang angkasa Lafayette, dilaporkan kolektor meteorit Harvey Nininger pada 1935.

Mahasiswa Black Purdue memulihkan meteorit murni Lafayette. University of Glasgow]
Mahasiswa Black Purdue memulihkan meteorit murni Lafayette. University of Glasgow]

Dia mengatakan bahwa seorang siswa Black Purdue menyaksikan tanah meteorit itu di kolam saat dia sedang memancing, mengambil batu itu, dan menyumbangkannya ke universitas.

Namun, bukti yang mendukung kisah ini sangat jarang. Jadi pada 2019, tim peneliti yang dipimpin ine O'Brien, seorang ilmuwan planet di Universitas Glasgow di Skotlandia, mulai memecahkan misteri ini.

"Lafayette adalah sampel meteorit yang benar-benar indah, yang telah mengajari kita banyak tentang Mars melalui penelitian sebelumnya," kata O'Brien dilansir laman Space.com, Jumat (28/10/2022).

baca juga

"Bagian dari apa yang membuatnya begitu berharga adalah bahwa itu sangat terpelihara dengan baik, yang berarti itu pasti telah ditemukan dengan cepat setelah mendarat."

O'Brien mencatat bahwa ketika meteorit ditinggalkan dalam unsur-unsur untuk jangka waktu yang signifikan, lapisan luarnya akan hilang dan mereka mengumpulkan kontaminan terestrial, mengurangi nilai penelitian mereka.

"Kombinasi yang tidak biasa dari perlindungan cepat Lafayette dari unsur-unsur dan jejak kecil, kontaminasi yang diambilnya selama waktu singkat di lumpur adalah apa yang memungkinkan pekerjaan ini," katanya.

Tim mulai menyelidiki dengan menghancurkan sampel kecil meteorit dan menganalisisnya dengan spektrometer, instrumen yang mencari 'sidik jari' kimia unik dari unsur dan senyawa.

O'Brien sedang mencari molekul organik yang dapat mengindikasikan kehidupan pernah ada di Mars, tetapi apa yang ditemukan ilmuwan planet ini jelas bersifat terestrial.

Di antara ribuan senyawa, ilmuwan menemukan deoxynivalenol (DON), racun yang ditemukan dalam jamur yang tumbuh pada tanaman seperti jagung, gandum, dan gandum.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan Temukan Kristal Tak Terduga Dalam Meteorit Mars

Ilmuwan Temukan Kristal Tak Terduga Dalam Meteorit Mars

Tekno | Senin, 23 November 2020 | 09:01 WIB

Mendadak Kaya, Lelaki Sumatra Ini Temukan Meteorit Seharga Rp 26 Miliar

Mendadak Kaya, Lelaki Sumatra Ini Temukan Meteorit Seharga Rp 26 Miliar

Tekno | Rabu, 18 November 2020 | 10:47 WIB

Terungkap! Penyebab Batu Aneh ini Bisa Glow in the Dark

Terungkap! Penyebab Batu Aneh ini Bisa Glow in the Dark

Tekno | Senin, 09 November 2020 | 12:30 WIB

Terkini

Tega! Penjaga Sekolah di Bintan Peras 10 Siswa SD, Uangnya Dipakai Buat Judi Online

Tega! Penjaga Sekolah di Bintan Peras 10 Siswa SD, Uangnya Dipakai Buat Judi Online

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:28 WIB

Mitchell Baker Cetak Hattrick di Laga Debut, John Herdman Singgung Jasa Prabowo

Mitchell Baker Cetak Hattrick di Laga Debut, John Herdman Singgung Jasa Prabowo

Bola | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:28 WIB

Waktu untuk Beli, Harga Emas Antam Turun Jadi Rp2.613.000/Gram

Waktu untuk Beli, Harga Emas Antam Turun Jadi Rp2.613.000/Gram

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:27 WIB

Menikmati Perjalanan: Alasan Aku Berhenti Mengarungi Kemacetan Sendirian

Menikmati Perjalanan: Alasan Aku Berhenti Mengarungi Kemacetan Sendirian

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:27 WIB

Serangan AS Ditunda, Harga Minyak Mentah Anjlok

Serangan AS Ditunda, Harga Minyak Mentah Anjlok

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:26 WIB

UMKM Berbasis Ekonomi Sirkular Makin Dilirik, Limbah Disulap Jadi Sumber Cuan

UMKM Berbasis Ekonomi Sirkular Makin Dilirik, Limbah Disulap Jadi Sumber Cuan

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:22 WIB

IHSG Masih Loyo di Awal Perdagangan Selasa, Pantau Saham Bank

IHSG Masih Loyo di Awal Perdagangan Selasa, Pantau Saham Bank

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:13 WIB

Premi Asuransi Kesehatan Terancam Naik? Ini Penjelasan Resmi OJK

Premi Asuransi Kesehatan Terancam Naik? Ini Penjelasan Resmi OJK

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:11 WIB

Dari Takut ke Terbiasa: Perjalananku Mengenal TransJakarta

Dari Takut ke Terbiasa: Perjalananku Mengenal TransJakarta

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:10 WIB

4 Shade Cushion Viva dan Cara Memilihnya agar Sesuai Undertone Kulit

4 Shade Cushion Viva dan Cara Memilihnya agar Sesuai Undertone Kulit

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:10 WIB

×