Ramai Kontroversi, Lokasi Server Sirekap KPU Ternyata Ada di China

Dicky Prastya

Senin, 19 Februari 2024 | 10:39 WIB
Ramai Kontroversi, Lokasi Server Sirekap KPU Ternyata Ada di China
Ilustrasi Pemilu 2024. Foto: Warga binaan nyoblos untuk Pemilu 2024 di Lapas Cipinang. (Dok. Humas KPU)

Suara.com - Komunitas keamanan siber Cyberity mengungkapkan temuannya soal sistem keamanan web Sirekap (sirekap-web.kpu.go.id) dan Pemilu 2024 (pemilu2024.kpu.go.id) yang dimiliki Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Ketua Cyberity, Arif Kurniawan mengatakan kalau pihaknya sudah melakukan investigasi gabungan untuk mendalami sistem Pemilu 2024 maupun Sirekap yang merupakan wadah perhitungan suara hasil Pemilihan Presiden alias Pilpres 2024 tersebut.

Sebab beberapa hari belakangan publik dihebohkan dengan anomali penghitungan suara dalam sistem rekapitulasi online KPU, terutama sistem Sirekap dan pemilu2024.kpu.go.id.

Hasilnya, dua platform milik KPU ini ternyata menggunakan layanan cloud yang lokasi servernya berada di China, Prancis, dan Singapura.

"Sistem pemilu2024.kpu.go.id dan sirekap-web.kpu.go.id menggunakan layanan cloud yang lokasi servernya berada di RRC, Perancis dan Singapura. Layanan cloud tersebut merupakan milik layanan penyedia internet (ISP) raksasa Alibaba," katanya, dikutip dari siaran pers, Senin (19/2/2024).

Pria yang akrab disapa Bangaip ini mengungkapkan, posisi data dan lalu lintas email pada dua lokasi di atas berada dan diatur di luar negeri, tepatnya di China. Selain itu, aplikasi Pemilu 2024 milik KPU juga memiliki celah kerentanan.

"Ketidakstabilan aplikasi Sirekap, Sistem Informasi Rekapitulasi Suara, dan Manajemen Relawan terjadi justru ketika pada masa krusial, masa pemilu, dan beberapa hari setelahnya," beber dia.

Bangaip menegaskan, data Pemilu dari KPU itu semestinya diatur dan berlokasi di Indonesia. Hal ini sudah termaktub dalam Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik (PSTE) dan Undang Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi (PDP).

"Karena menyangkut sektor publik dan dihasilkan oleh APBN, dana publik dan sejenisnya, maka data penting seperti data pemilu mestinya diatur dan berada di Indonesia (Pasal 20 PP Nomor 71/2019)," imbuhnya.

baca juga

Ia menilai kalau kejanggalan-kejanggalan pada sistem IT KPU sudah terjadi sejak lama. Menurut Arif, masalah ini terkesan dibiarkan begitu lama dan menimbulkan kegaduhan di masyarakat.

"Hingga saat ini KPU belum menunjukkan niat untuk memperlihatkan kepada publik audit keamanan IT-nya," sambung dia.

Maka dari itu Arif meminta KPU untuk memperlihatkan kepada publik soal audit keamanan sistem dan audit perlindungan data warga agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.

"Untuk mendukung Pemilu 2024 jujur, transparan dan adil, kami meminta KPU memperlihatkan kepada publik perihal audit keamanan sistem dan audit perlindungan data WNI agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat," tegasnya.

Untuk diketahui, Cyberity merupakan komunitas yang fokus pada isu keamanan siber dan perlindungan data di Indonesia. Komunitas ini beranggotakan para pegiat dan praktisi keamanan siber dan masyarakat sipil yang concern terhadap masalah siber dan perlindungan data. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saat Bopak Ngaku Staf Ahli Komeng di Depan Fadli Zon, Reaksi Alfiansyah Tak Terduga

Saat Bopak Ngaku Staf Ahli Komeng di Depan Fadli Zon, Reaksi Alfiansyah Tak Terduga

News | Senin, 19 Februari 2024 | 10:33 WIB

Update Real Count KPU 70,53 Persen: Suara Prabowo Tembus 54,6 Juta, Jauh Tinggalkan Anies Dan Ganjar

Update Real Count KPU 70,53 Persen: Suara Prabowo Tembus 54,6 Juta, Jauh Tinggalkan Anies Dan Ganjar

Kotak Suara | Senin, 19 Februari 2024 | 10:08 WIB

Menyala! Cak Imin Slepet Gus Ipul: Ngaku NU Padahal Cuma Makelar

Menyala! Cak Imin Slepet Gus Ipul: Ngaku NU Padahal Cuma Makelar

News | Senin, 19 Februari 2024 | 09:44 WIB

'Hijrah' Umi Pipik: Dulu Dukung Prabowo, Kini Diduga Sentil Kecurangan Paslon 02 sampai Tutup Komentar

'Hijrah' Umi Pipik: Dulu Dukung Prabowo, Kini Diduga Sentil Kecurangan Paslon 02 sampai Tutup Komentar

Lifestyle | Senin, 19 Februari 2024 | 10:03 WIB

Raih Suara Tertinggi di Perhitungan Real Count KPU, Prabowo-Gibran Masih Unggul

Raih Suara Tertinggi di Perhitungan Real Count KPU, Prabowo-Gibran Masih Unggul

Video | Senin, 19 Februari 2024 | 10:00 WIB

Usai Perhelatan Pilpres 2024, Jokowi dan Prabowo Tampil Kompak Kenakan Kemeja Putih

Usai Perhelatan Pilpres 2024, Jokowi dan Prabowo Tampil Kompak Kenakan Kemeja Putih

News | Senin, 19 Februari 2024 | 09:16 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×