Tips Beli Tiket Bus AKAP Mudik Lebaran Anti Tipu Anti Calo, Bisa Pakai Aplikasi!

Cesar Uji Tawakal, Rezza Dwi Rachmanta

Rabu, 19 Maret 2025 | 15:26 WIB
Tips Beli Tiket Bus AKAP Mudik Lebaran Anti Tipu Anti Calo, Bisa Pakai Aplikasi!
Ilustrasi bus untuk mudik. Tips beli tiket bus AKAP mudik Lebaran anti tipu anti calo (IG/rosaliaindahbusgallery)

Suara.com - Menjelang mudik Lebaran 2025, banyak masyarakat yang memilih transportasi bus untuk pulang ke kampung halaman. Berikut terdapat tips beli tiket bus AKAP mudik Lebaran anti tipu anti calo.

Sebagian pemudik kadang tertarik memanfaatkan calo karena lebih praktis. Apalagi bila tiket resmi banyak diborong di detik-detik akhir. Meski begitu, memesan tiket melalui calo memicu sejumlah kerugian terutama harga tiket menjadi lebih mahal.

Bahkan tak jarang harga tiket dapat 150 persen hingga 200 persen lebih tinggi dari harga asli. Risiko tiket palsu juga dapat menghantui pemudik yang memanfaatkan calo. Secara definisi, bus AKAP merupakan bus antarkota antar provinsi yang melayani perjalanan antar kota di provinsi yang berbeda.

Bus ini biasanya memiliki jadwal yang tetap dengan beragam daftar perusahaan otobus (PO) bereputasi tinggi. Berikut tips beli tiket bus AKAP mudik Lebaran anti tipu anti calo:

Ilustrasi bus AgraMas sebagai salah satu sarana mudik. (Dok. AgraMas)
Ilustrasi bus AgraMas sebagai salah satu sarana mudik. (Dok. AgraMas)

1. Jangan Pesan Tiket Secara Mendadak 

Mudik Lebaran sebaiknya dipersiapkan secara matang. Apabila sudah bekerja, Anda harus tahu tanggal detail cuti serta memesan tiket jauh-jauh hari. Calon penumpang dapat memesan tiket H-7 atau H-14 untuk menghindari momen kehabisan tiket.

Anda juga perlu memperhatikan titik keberangkatan hingga bukti pembelian setelah memesan tiket. Calo biasanya akan bermunculan mendekati hari H. Alangkah baiknya apabila Anda sudah mengamankan tiket pada H-7.

2. Beli tiket di Kanal Penjualan Resmi

Setiap PO bus terkenal biasanya sudah memiliki nomor WhatsApp resmi untuk pemesanan. Mereka juga bekerja sama dengan beberapa aplikasi populer seperti RedBus, Traveloka, Tiket.com, dan lain-lain.

baca juga

Calon penumpang sebaiknya membeli tiket di pool resmi yang sudah terdaftar baik online maupun online. Kanal penjualan PO tak resmi biasanya memicu masalah di kemudian hari.

3. Jangan Termakan Promo

Anda sebaiknya curiga apabila terdapat penawaran super menarik dengan harga jauh di bawah rata-rata. Calon penumpang dapat menanyakan promo tertentu melalui nomor customer service resmi yang tertera. Promo menggiurkan biasanya dipakai oleh oknum tertentu untuk melakukan penipuan.

4. Manfaatkan Aplikasi

Fitur aplikasi RedBus. (Play Store)
Fitur aplikasi RedBus. (Play Store)

Terdapat sejumlah aplikasi seperti RedBus, Traveloka, dan Tiket.com untuk memesan tiket secara online. Salah satu contoh yang cukup populer adalah RedBus. Anda dapat mendaftarkan akun melalui aplikasi dengan memasukkan alamat email hingga nomor WhatsApp.

Calon penumpang hanya perlu memasukkan rincian data keberangkatan, misal kota asal, lantas isi kolom kota tujuan. Kemudian, masukkan tanggal keberangkatan. Setelah data terisi, klik 'Cari Bus'.

Aplikasi Redbus nantinya menawarkan sejumlah jadwal perjalanan dari semua PO tepercaya. Anda hanya perlu memilih kursi dan menyelesaikan pembayaran.

Tiket bisa dibayarkan melalui e-money, bank, dan minimarket. Setelah tiket online dipesan, Anda bisa menukarkan tiket virtual atau tangkapan layar WhatsApp di loket offline masing-masing PO.

Terdapat sejumlah kerugian apabila calon penumpang nekat memesan tiket memakai jasa calo. Berikut deretan kerugiannya:

  • Harga Lebih Mahal: Calo biasanya menaikkan harga tiket berkali-kali lipat dari harga aslinya. Anda bisa rugi besar!
  • Tiket Palsu: Risiko penipuan sangat tinggi. Anda bisa mendapatkan tiket palsu atau tiket yang sudah dibatalkan, dan akhirnya tidak bisa naik bus.
  • Tidak Ada Jaminan: Jika terjadi masalah (bus batal, jadwal berubah, dll.), calo tidak bertanggung jawab. Anda tidak bisa meminta pengembalian uang atau kompensasi.
  • Keamanan Tidak Terjamin: Membeli tiket dari calo berarti Anda tidak tercatat sebagai penumpang resmi. Jika terjadi kecelakaan, Anda mungkin kesulitan mendapatkan asuransi atau bantuan.
  • Mendukung Praktik Ilegal: Membeli dari calo sama dengan mendukung praktik ilegal yang merugikan perusahaan bus dan penumpang lain.

Itulah tadi tips beli tiket bus AKAP mudik Lebaran anti tipu anti calo, jangan sampai tertipu oleh oknum penjual tiket palsu ya!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Dapat Diskon Tiket KA Blambangan Ekspres dan KA Ijen Ekspres untuk Mudik Lebaran

Cara Dapat Diskon Tiket KA Blambangan Ekspres dan KA Ijen Ekspres untuk Mudik Lebaran

News | Rabu, 19 Maret 2025 | 14:58 WIB

Ingatkan THR Pekerja Segera Dibayar, Cucun Syamsurijal Apresiasi Insentif Mudik Lebaran

Ingatkan THR Pekerja Segera Dibayar, Cucun Syamsurijal Apresiasi Insentif Mudik Lebaran

DPR | Rabu, 19 Maret 2025 | 13:58 WIB

Jadwal Ganjil Genap Mudik Lebaran 2025 di Tol, Jangan Sampai Terlewat

Jadwal Ganjil Genap Mudik Lebaran 2025 di Tol, Jangan Sampai Terlewat

News | Rabu, 19 Maret 2025 | 11:54 WIB

Cara Tukar Koin Emas di Game Lemo Jadi Saldo DANA, GoPay, atau OVO

Cara Tukar Koin Emas di Game Lemo Jadi Saldo DANA, GoPay, atau OVO

Tekno | Rabu, 19 Maret 2025 | 13:06 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×