Xiaomi Rajai Pasar Wearable Global Q1 2025: Apple Terguling, Samsung Nomor 4

Cesar Uji Tawakal, Rezza Dwi Rachmanta

Sabtu, 24 Mei 2025 | 18:01 WIB
Xiaomi Rajai Pasar Wearable Global Q1 2025: Apple Terguling, Samsung Nomor 4
Teaser Xiaomi Smart Band 9 Pro. (Weibo)

Suara.com - Firma riset Canalys baru saja mengungkap daftar lima besar perusahaan teknologi yang menguasai pasar perangkat wearable pada Q1 2025 (Januari hingga Maret).

Usai menjungkalkan Apple, Xiaomi berhasil memimpin pasar wearable band dalam beberapa bulan terakhir.

Menurut Canalys, Xiaomi menguasai pasar perangkat wearable dengan pangsa 19 persen. Pertumbuhan hingga 44 persen membuat raksasa teknologi China itu mampu menjungkalkan Apple.

Di sisi lain, Apple hanya mampu tumbuh 5 persen pada periode yang sama. Lima besar penguasa perangkat wearable Q1 2025 adalah Xiaomi, Apple, Huawei, Samsung, dan Garmin.

Sebagai catatan, data ini menghitung perangkat wearable seperti smartwatch dan smartband. Dua perusahaan yang meraih pertumbuhan pasar paling rendah yaitu Apple (5 persen) dan Garmin (10 persen).

Xiaomi, Samsung, dan Huawei kompak mencetak pertumbuhan pasar lebih dari 30 persen secara YoY. Samsung sendiri sebenarnya meraih pertumbuhan pasar sangat besar yakni 74 persen. Meski begitu, raksasa teknologi Korsel ini masih belum mampu menggulingkan Huawei.

5 besar merek penguasa pasar wearabe band global Q1 2025. (Canalys)
5 besar merek penguasa pasar wearabe band global Q1 2025. (Canalys)

Berdasarkan data sebelum Q1 2025, Xiaomi dan Huawei sering bersaing di peringkat kedua serta ketiga. Dalam rentang Q4 2020 hingga Q4 2024, Apple sering berhasil menduduki posisi pertama.

Cukup menarik, Xiaomi sekarang berhasil menumbangkan Apple dengan rentang pangsa pasar cukup jauh. Xiaomi terakhir kali melakukannya pada Q2 2021. Meski begitu, Xiaomi dan Apple saat itu hanya mempunyai selisih pangsa pasar yang sangat sedikit.

Pasar Global Bertumbuh, Xiaomi Memimpin dengan Model Anyar

baca juga

Menurut penelitian terbaru dari Canalys (sekarang bagian dari Omdia), pasar gelang yang dapat dikenakan global tumbuh 13 persen tahun ke tahun pada Q1 2025, mencapai 46,6 juta unit.

"Xiaomi mengirimkan gelang yang paling dapat dikenakan paling banyak untuk pertama kalinya sejak Q2 2021. Ini didorong oleh portofolio luas dan integrasi yang ditingkatkan melalui HyperOS. Xiaomi telah meningkatkan seri Mi Band dan Redmi Watch dengan desain segar dan kemampuan data canggih. Mereka turut menghadirkan fitur-fitur yang komprehensif pada segmen harga lebih rendah dan meningkatkan proposisi nilainya. Pertumbuhannya juga didukung oleh koordinasi multi-kategori yang efektif dan harga yang kompetitif, terutama di negara-negara berkembang," kata Jack Leathem, analis di Canalys melalui laman resmi perusahaan.

Canalys mencatat bahwa selama Januari hingga Maret 2025, pengiriman perangkat wearable Xiaomi mencapai 8,7 juta unit. Itu didorong oleh penjualan model baru Xiaomi Smart Band 9 dan Redmi Band 5.

Perkembangan pasar perangkat wearable global dari Q4 2020 hingga Q4 2024. (ist)
Perkembangan pasar perangkat wearable global dari Q4 2020 hingga Q4 2024. (ist)

Model terakhir merupakan seri paling laris. Dikutip dari Gadget360, Apple mengklaim posisi kedua dengan Q1 yang kuat tetapi kurang optimal. Mereka meningkatkan pengiriman Apple Watch sebesar 5 persen menjadi 7,6 juta unit.

Dengan tahun 2025 yang menandai ulang tahun kesepuluh Apple Watch, Apple diharapkan untuk mendapatkan kembali momentum di paruh kedua tahun ini dengan pembaruan portofolio besar.

Huawei mempertahankan posisi ketiganya dengan kinerja yang solid dari seri GT dan Fit. Pengirimannya tumbuh sebesar 36 persen menjadi 7,1 juta unit.

Xiaomi Smart Band 9 varian Titanium yang resmi diluncurkan ke Indonesia bareng Xiaomi 14T series pada Selasa (1/10/2024). [Xiaomi Indonesia]
Xiaomi Smart Band 9 varian Titanium yang resmi diluncurkan ke Indonesia bareng Xiaomi 14T series pada Selasa (1/10/2024). [Xiaomi Indonesia]

Pertumbuhan Samsung yang kuat sebesar 74 persen menjadi 4,9 juta unit berkat strategi jalur ganda.

Sebagian difokuskan pada perluasan basis penggunanya di pasar negara berkembang dengan produk pasar massal dan sebagian difokuskan pada mempertahankan posisi premium melalui jam tangan pintar di negara ekonomi maju.

Garmin berada di posisi kelima pada Q1, meningkatkan pengirimannya sebesar 10% menjadi 1,8 juta unit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Redmi 13x Meluncur ke Indonesia: HP Murah Xiaomi Kamera 108MP, Harga Sejutaan

Redmi 13x Meluncur ke Indonesia: HP Murah Xiaomi Kamera 108MP, Harga Sejutaan

Tekno | Jum'at, 23 Mei 2025 | 23:33 WIB

Xiaomi Pad 7 Ultra Resmi Debut: Usung Layar 14 Inci dan Chipset Kencang Anyar

Xiaomi Pad 7 Ultra Resmi Debut: Usung Layar 14 Inci dan Chipset Kencang Anyar

Tekno | Jum'at, 23 Mei 2025 | 17:01 WIB

Mobilnya Dikritik Karena Penuh Skandal, Xiaomi Malah Lapor Warganet ke Polisi

Mobilnya Dikritik Karena Penuh Skandal, Xiaomi Malah Lapor Warganet ke Polisi

Otomotif | Rabu, 21 Mei 2025 | 18:10 WIB

Fitur Live Photos iOS Hadir di Android, Rilis Bulan Ini

Fitur Live Photos iOS Hadir di Android, Rilis Bulan Ini

Tekno | Senin, 19 Mei 2025 | 16:03 WIB

Terkini

Bobotoh Tewas Dibacok, Pengamat Desak Super League Evaluasi Total: Stop Sementara

Bobotoh Tewas Dibacok, Pengamat Desak Super League Evaluasi Total: Stop Sementara

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:36 WIB

Gubernur Khofifah Serahkan Bansos dan Tali Asih bagi Masyarakat Pacitan Senilai Rp 11,499 M

Gubernur Khofifah Serahkan Bansos dan Tali Asih bagi Masyarakat Pacitan Senilai Rp 11,499 M

Jatim | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:35 WIB

5 Zodiak Paling Beruntung Sepanjang Pekan Ini, Hidup Terasa Jauh Lebih Mudah

5 Zodiak Paling Beruntung Sepanjang Pekan Ini, Hidup Terasa Jauh Lebih Mudah

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:35 WIB

Temui Abdul Mu'ti, DPR Minta Penanganan Bullying Tak Hanya Jadi Tugas Kemendikdasmen

Temui Abdul Mu'ti, DPR Minta Penanganan Bullying Tak Hanya Jadi Tugas Kemendikdasmen

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:34 WIB

IPO BUMN Paling Cepat Bisa Berlangsung 2028

IPO BUMN Paling Cepat Bisa Berlangsung 2028

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:31 WIB

Dari Ancaman PHK hingga Pemulihan Industri, 3 Kebijakan Ini Jadi Sorotan

Dari Ancaman PHK hingga Pemulihan Industri, 3 Kebijakan Ini Jadi Sorotan

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:28 WIB

Akuisisi Saham Bayan oleh Haji Isam Disebut Bukan Kedaulatan Tambang, Cuma Pindah Tangan Oligarki

Akuisisi Saham Bayan oleh Haji Isam Disebut Bukan Kedaulatan Tambang, Cuma Pindah Tangan Oligarki

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:28 WIB

Kuota BBM Pertalite Mau Ditambah, APBN Bisa Jebol?

Kuota BBM Pertalite Mau Ditambah, APBN Bisa Jebol?

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:25 WIB

Biaya Hidup Meroket, Gaji Stagnan: Kenapa Anak Muda yang Disalahkan?

Biaya Hidup Meroket, Gaji Stagnan: Kenapa Anak Muda yang Disalahkan?

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:25 WIB

Mobil Listrik BMW Disita, Suami Fadia Arafiq akan Dipanggil KPK Lagi

Mobil Listrik BMW Disita, Suami Fadia Arafiq akan Dipanggil KPK Lagi

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:18 WIB

×