Pilih Gunakan AI, Tiktok PHK Ratusan Karyawan

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Senin, 25 Agustus 2025 | 07:46 WIB
Pilih Gunakan AI, Tiktok PHK Ratusan Karyawan
Ilustrasi TikTok. (TikTok)

Suara.com - TikTok berencana memangkas ratusan karyawan di Inggris Raya.

Lantaran, perusahaan tersebut semakin bergantung pada kecerdasan buatan (AI/Artificial Intelligence) untuk mengevaluasi konten bermasalah dibandingkan menggunakan pekerja manusia.

Dilansir Azernews, Senin (25/8/2025), keputusan mengurangi karyawan ini bisa memengaruhi moderator yang bekerja di divisi kepercayaan dan keamanan.

Apalagi, perannya kini terancam karena proses yang digerakkan oleh AI.

Saat ini, perusahaan telah melakukan restrukturisasi global, mengkonsolidasikan operasi ke lebih sedikit pusat.

Meskipun serikat pekerja mengkritik keputusan tersebut, memperingatkan bahwa hal itu dapat membahayakan keselamatan jutaan pengguna di Inggris.

TikTok menyatakan bahwa penggunaan AI mengurangi tekanan psikologis bagi stafnya.

Menurut perusahaan, jumlah video kekerasan atau menyedihkan yang ditinjau karyawan telah menurun hingga 60 persen sejak menerapkan teknologi tersebut.

Saat ini, lebih dari 85 persen video yang dihapus karena pelanggaran kebijakan terdeteksi oleh alat otomatis.

baca juga

Lebih lanjut, 99 persen konten bermasalah dihapus secara proaktif oleh platform sebelum keluhan pengguna diajukan.

Pimpinan TikTok menekankan bahwa moderasi AI membantu menjaga standar konten secara efisien sekaligus meringankan beban emosional moderator manusia.

Transisi ini terjadi dalam konteks Undang-Undang Keamanan Daring Inggris yang baru, di mana platform media sosial dapat menghadapi denda besar jika gagal mencegah penyebaran konten berbahaya.

Sebelumnya, sempat diberitakan bahwa riset dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mengungkapkan kalau TikTok jadi media sosial paling sering digunakan orang Indonesia di tahun 2025.

Dalam survei APJII bertajuk Profil Internet Indonesia 2025, TikTok menempati posisi pertama sebagai media sosial paling sering diakses orang Indonesia di tahun 2025 dengan persentase 35,17 persen.

Menariknya, TikTok melesat jauh di 2025 karena tahun lalu mereka hanya mendapatkan persentase 18,61 persen.

Platform video pendek asal China itu berhasil menyalip Facebook dan YouTube yang sebelumnya menguasai posisi teratas di 2024 dengan persentase masing-masing 34,85 persen dan 27,53 persen.

Ilustrasi YouTube (pixabay)
Ilustrasi YouTube (pixabay)

Di bawah TikTok adalah YouTube yang mempertahankan posisi kedua dengan persentase 23,76 persen.

Facebook yang ada di posisi atas tahun lalu turun ke peringkat tiga dengan persentase 34,85 persen.

Sedangkan peringkat keempat adalah Instagram dengan persentase 15,94 persen.

Lalu lima besar lainnya adalah X (sebelumnya Twitter) dengan persentase 0,56 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bupati Pati Sudewo Pecat 220 Karyawan RSUD Tanpa Pesangon, Komentar Warganet di Luar Dugaan

Bupati Pati Sudewo Pecat 220 Karyawan RSUD Tanpa Pesangon, Komentar Warganet di Luar Dugaan

News | Selasa, 12 Agustus 2025 | 16:10 WIB

Universitas Stanford PHK 363 Karyawan, Ini Penyebabnya

Universitas Stanford PHK 363 Karyawan, Ini Penyebabnya

Bisnis | Senin, 11 Agustus 2025 | 09:38 WIB

Gandeng Sampoerna dan BPJS Ketenagakerjaan, Kemnaker Gelar Program Peduli PHK

Gandeng Sampoerna dan BPJS Ketenagakerjaan, Kemnaker Gelar Program Peduli PHK

Bisnis | Sabtu, 09 Agustus 2025 | 19:31 WIB

Cara Repost Instagram, Fitur Baru Mirip TikTok yang Sudah Bisa Dicoba di Indonesia

Cara Repost Instagram, Fitur Baru Mirip TikTok yang Sudah Bisa Dicoba di Indonesia

Tekno | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 19:04 WIB

18 Agustus 2025 Cuti Bersama, Karyawan Swasta Libur atau Tidak? Ini Aturannya

18 Agustus 2025 Cuti Bersama, Karyawan Swasta Libur atau Tidak? Ini Aturannya

Lifestyle | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 10:08 WIB

7 HP Gaming Terbaik Harga Rp 2 Jutaan, Cocok Buat yang Baru Coba Streaming di TikTok

7 HP Gaming Terbaik Harga Rp 2 Jutaan, Cocok Buat yang Baru Coba Streaming di TikTok

Tekno | Rabu, 06 Agustus 2025 | 12:34 WIB

Terkini

Dugaan Kekerasan Oknum Polisi di Rupat Utara Dilaporkan ke Komnas HAM dan LPSK

Dugaan Kekerasan Oknum Polisi di Rupat Utara Dilaporkan ke Komnas HAM dan LPSK

Riau | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:06 WIB

Investor Banyak Jual Saham, IHSG Akhirnya Terkoreksi Setelah 10 Hari Menguat

Investor Banyak Jual Saham, IHSG Akhirnya Terkoreksi Setelah 10 Hari Menguat

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:03 WIB

11 Malam Perang AS-Iran Bikin Harga Minyak Dunia Terus Melonjak

11 Malam Perang AS-Iran Bikin Harga Minyak Dunia Terus Melonjak

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:01 WIB

BI Batal Naikan Suku Bunga Acuan, Rupiah Melemah Lagi

BI Batal Naikan Suku Bunga Acuan, Rupiah Melemah Lagi

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:01 WIB

MRT Jakarta Fase 2A Tembus 61,8%, Uji Coba HI-Monas Dibidik 2027

MRT Jakarta Fase 2A Tembus 61,8%, Uji Coba HI-Monas Dibidik 2027

Foto | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:01 WIB

Membaca Jadi Privilese Mewah: Mengapa Harga Buku Makin Tak Terjangkau?

Membaca Jadi Privilese Mewah: Mengapa Harga Buku Makin Tak Terjangkau?

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:00 WIB

Prabowo Resmi Tunjuk Kuntadi Jadi Jampidsus, Gantikan Febrie Adriansyah

Prabowo Resmi Tunjuk Kuntadi Jadi Jampidsus, Gantikan Febrie Adriansyah

Video | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:00 WIB

Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI hingga Tewas di Kelapa Dua Bertambah Jadi 7 Orang

Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI hingga Tewas di Kelapa Dua Bertambah Jadi 7 Orang

Banten | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:57 WIB

KPAI Sebut Rumah, Sekolah, dan Ruang Digital Masih Jadi Tempat Rawan bagi Anak

KPAI Sebut Rumah, Sekolah, dan Ruang Digital Masih Jadi Tempat Rawan bagi Anak

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:57 WIB

Keponakan Prabowo Berikan Syarat Pembelian Dolar AS di Atas US$10.000

Keponakan Prabowo Berikan Syarat Pembelian Dolar AS di Atas US$10.000

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:53 WIB

×