Ancaman Siber Makin Masif , Microsoft : 80 Persen Sangkut Kebocoran Data!

Dythia Novianty

Senin, 03 November 2025 | 15:32 WIB
Ancaman Siber Makin Masif , Microsoft : 80 Persen Sangkut Kebocoran Data!
Ilustrasi pencurian data pribadi. [Shutterstock]
baca 10 detik
  • Ancaman siber global meningkat tajam, terutama serangan berbasis identitas dan pencurian data yang kini mendominasi lebih dari 80% insiden.

  • Indonesia menghadapi risiko tinggi, menempati peringkat ke-12 di Asia Pasifik dengan lonjakan serangan seperti ransomware dan malware Lumma Stealer.

  • AI menjadi pedang bermata dua, dimanfaatkan baik oleh penyerang untuk memperkuat serangan maupun oleh organisasi untuk mempercepat deteksi dan respons keamanan

Suara.com - Ancaman siber kini semakin kompleks dan massif, hal ini didorong oleh kemajuan kecerdasan buatan (AI) yang digunakan baik oleh pelaku ancaman maupun tim keamanan.

Terungkap dalam laporan Digital Defense Report 2025 (MDDR 2025), Microsoft mencatatkan, sebanyak 80 persen insiden yang diinvestigasi tim keamanan Microsoft melibatkan pencurian atau kebocoran data.

Selama periode Juli 2024 hingga Juni 2025, 52 persen serangan siber di seluruh dunia dimotivasi oleh keuntungan finansial.

Di sisi lain, serangan berbasis identitas meningkat 32 persen hanya dalam enam bulan pertama tahun 2025.

Lebih dari 97 persen di antaranya merupakan upaya menebak kata sandi massal (password attacks).

Dalam konteks kawasan, Indonesia menempati peringkat ke-12 dalam daftar negara dengan aktivitas siber tertinggi di Asia Pasifik.

Angka ini menyumbang sekitar 3,6 persen dari total aktivitas siber kawasan tersebut.

Data ini menunjukkan peningkatan eksposur organisasi di Indonesia terhadap berbagai bentuk serangan, seperti pencurian data, ransomware, hingga malware Infostealer.

Salah satunya Lumma Stealer, yang menurut laporan telah menyerang lebih dari 14 ribu perangkat di Indonesia selama paruh pertama 2025.

baca juga

“Pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang begitu cepat perlu diimbangi dengan kesiapan dan disiplin keamanan yang kuat,” ujar Dharma Simorangkir, President Director Microsoft Indonesia, dalam keterangan resminya, Senin (3/11/2025).

Cybersecurity kini bukan hanya tanggung jawab IT, dia menambahkan, melainkan bagian dari tata kelola bisnis dan fondasi kepercayaan dalam berinovasi.

"Dengan AI, kita memiliki peluang sekaligus tanggung jawab baru, yakni bagaimana memastikan setiap organisasi, dari startup hingga lembaga publik, sehingga dapat berinovasi dengan aman dan bertanggung jawab,” bebernya.

Laporan ini juga menjabarkan terjadinya pergeseran besar dalam lanskap ancaman siber.

Serangan berbasis identitas tetap mendominasi, dalam hal ini tekanan pada kredensial, mulai dari password spray hingga penyalahgunaan token terus meningkat.

Tercatatkan lebih dari 97 persen serangan identitas, misalnya, berasal dari upaya menebak kata sandi secara massal.

Penerapan multifactor authentication (MFA) yang tahan akan phishing terbukti mampu mencegah hingga 99 persen serangan jenis ini.

Ilustrasi Ransomware. [Unsplash]
Ilustrasi Ransomware. [Unsplash]

Kemudian, ransomware berevolusi menjadi pemerasan data.

Jika sebelumnya pelaku hanya mengenkripsi sistem, kini mereka juga mencuri data sensitif untuk dijual atau digunakan sebagai alat negosiasi.

Sektor publik seperti rumah sakit, lembaga pendidikan, dan pemerintah daerah menjadi sasaran paling rentan karena keterbatasan sumber daya keamanan.

Lalu, infostealer berperan sebagai akses awal, dimana malware seperti Lumma Stealer kini menjadi pintu masuk baru bagi kejahatan siber.

Infostealer merupakan jenis malware yang mencuri informasi pengguna, termasuk kata sandi, token sesi, atau data pribadi—melalui kampanye malvertising maupun manipulasi hasil pencarian (SEO poisoning).

Ancaman ini berkembang pesat karena kemampuannya mencuri kredensial secara otomatis dan memicu rangkaian serangan lanjutan di kemudian hari.

Tantangan Sekaligus Solusi AI

Kemajuan AI menciptakan paradoks baru dalam keamanan siber.

Di satu sisi, pelaku kejahatan memanfaatkan AI untuk mempercepat pencarian kerentanan dan melipatgandakan skala phishing otomatis.

Jumlah ini kini memiliki tingkat keberhasilan 4,5 kali lebih tinggi dibandingkan phishing tradisional, yakni dari 12 persen hingga 54 persen click-through rates.

Namun di sisi lain, AI juga memperkuat barisan pertahanan organisasi.

Melalui Microsoft Sentinel, Security Copilot, dan rangkaian produk di Microsoft Security Store, organisasi kini dapat memanfaatkan agen AI tanpa kode untuk menganalisis miliaran sinyal ancaman setiap harinya, mengotomatiskan deteksi anomali, dan merespons serangan dalam hitungan detik.

Pendekatan ini sejalan dengan Secure Future Initiative (SFI) yang dikembangkan Microsoft, dengan prinsip secure by design, secure by default, dan secure operations, untuk memastikan keamanan menjadi bagian dari DNA setiap produk dan proses.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penjualan PS5 Sony Tembus 80 Juta, Tapi Masih Kalah dari Xbox 360 Microsoft

Penjualan PS5 Sony Tembus 80 Juta, Tapi Masih Kalah dari Xbox 360 Microsoft

Tekno | Senin, 11 Agustus 2025 | 22:12 WIB

Xbox Copilot Hadir di Windows 11! AI Canggih Bisa Bantu Gamer Push Rank

Xbox Copilot Hadir di Windows 11! AI Canggih Bisa Bantu Gamer Push Rank

Tekno | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 11:51 WIB

Microsoft Buka Peluang Jadi Ahli AI, Tanpa Harus Jago Coding!

Microsoft Buka Peluang Jadi Ahli AI, Tanpa Harus Jago Coding!

Tekno | Rabu, 06 Agustus 2025 | 12:47 WIB

Solusi Upgrade Windows 10 ke Windows 11 Tanpa Ribet dan Murah

Solusi Upgrade Windows 10 ke Windows 11 Tanpa Ribet dan Murah

Tekno | Senin, 04 Agustus 2025 | 16:15 WIB

Microsoft Kini Jadi Perusahaan Rp 65 Ribu Triliun, Ikuti Jejak Nvidia

Microsoft Kini Jadi Perusahaan Rp 65 Ribu Triliun, Ikuti Jejak Nvidia

Tekno | Minggu, 03 Agustus 2025 | 14:11 WIB

Serangan Siber Makin Pintar! AI Jadi Senjata Melawannya

Serangan Siber Makin Pintar! AI Jadi Senjata Melawannya

Tekno | Rabu, 30 Juli 2025 | 08:42 WIB

Terkini

Unreal Engine 6 Pamer Fitur, Hadirkan Integrasi AI Gemini dan Claude

Unreal Engine 6 Pamer Fitur, Hadirkan Integrasi AI Gemini dan Claude

Tekno | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:58 WIB

5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh

5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh

Tekno | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:56 WIB

75 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Juni: Ada Diamond Gratis, Emote Pildun, dan Loot Box

75 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Juni: Ada Diamond Gratis, Emote Pildun, dan Loot Box

Tekno | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:00 WIB

EA Sports FC 26 Dapat Diskon Besar: Cuma Rp50 Ribu di Steam, Versi Switch Gratis

EA Sports FC 26 Dapat Diskon Besar: Cuma Rp50 Ribu di Steam, Versi Switch Gratis

Tekno | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:40 WIB

HP Murah Vivo Y500 4G Siap ke Indonesia dan Nepal, Usung Baterai 8.100 mAh

HP Murah Vivo Y500 4G Siap ke Indonesia dan Nepal, Usung Baterai 8.100 mAh

Tekno | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:31 WIB

5 HP OPPO dengan Desain Kamera Mirip iPhone, Mulai Harga Rp2 Jutaan

5 HP OPPO dengan Desain Kamera Mirip iPhone, Mulai Harga Rp2 Jutaan

Tekno | Kamis, 18 Juni 2026 | 14:51 WIB

Asus Dawn 7S Debut dengan Varian Anyar, Usung RAM 16 GB dan Ryzen AI 5 330

Asus Dawn 7S Debut dengan Varian Anyar, Usung RAM 16 GB dan Ryzen AI 5 330

Tekno | Kamis, 18 Juni 2026 | 14:51 WIB

Huawei Ajukan Paten HP Mirip Galaxy Z Flip tapi 'Lipat Tiga', Ponsel Makin Compact

Huawei Ajukan Paten HP Mirip Galaxy Z Flip tapi 'Lipat Tiga', Ponsel Makin Compact

Tekno | Kamis, 18 Juni 2026 | 14:27 WIB

Spesifikasi dan Review Lenovo TA410: TWS Open-Ear Murah, Cocok Buat Olahraga

Spesifikasi dan Review Lenovo TA410: TWS Open-Ear Murah, Cocok Buat Olahraga

Tekno | Kamis, 18 Juni 2026 | 12:58 WIB

LG Roadshow 2026 Ungkap Tren Monitor Modern, dari UltraWide hingga Smart Monitor

LG Roadshow 2026 Ungkap Tren Monitor Modern, dari UltraWide hingga Smart Monitor

Tekno | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:13 WIB