“Begitu kami mendapatkan gambar udara beresolusi tinggi, pola matematisnya langsung terlihat jelas,” katanya. Temuan ini juga sekaligus meluruskan banyak spekulasi tak berdasar yang selama ini berkembang secara daring.
Setelah menguatkan dugaan bahwa situs ini berfungsi untuk penyimpanan dan distribusi, tim peneliti kini berfokus menganalisis lebih banyak sampel tumbuhan, terutama jenis-jenis tanaman obat yang ditemukan di sekitar lokasi.
“Semakin banyak plant material yang kami identifikasi, semakin menarik pula gambaran fungsi Monte Sierpe di masa lalu,” ujar Stanish.
Penelitian ini bukan hanya membantu memecahkan misteri panjang, tetapi juga memperlihatkan bagaimana masyarakat Andes kuno menciptakan teknologi sosial untuk mempertemukan komunitas dan mengelola sumber daya.
Para ahli menilai temuan ini sebagai langkah penting dalam mengembalikan narasi sejarah Andes kepada akar pengetahuan masyarakat adat.
Dengan data lebih lengkap, Monte Sierpe yang dulu hanya dikenal sebagai rangkaian lubang misterius kini semakin dekat untuk dipahami sebagai pusat interaksi ekonomi dan sosial yang penting bagi masyarakat prasejarah Peru.
Kontributor : Gradciano Madomi Jawa