Keamanan Siber Indonesia Terjun Bebas, Peringkat Global Tersalip Filipina

Dythia Novianty | Suara.com

Rabu, 21 Januari 2026 | 15:04 WIB
Keamanan Siber Indonesia Terjun Bebas, Peringkat Global Tersalip Filipina
Ilustrasi keamanan siber. [Unsplash/FlyD]
  • Skor keamanan siber Indonesia 2025 menurut NCSI turun signifikan menjadi 47,50, menempatkan di peringkat 84 dunia.
  • Pakar siber menyarankan laporan NCSI dijadikan bahan refleksi, namun tidak boleh diterima sepenuhnya karena metodologi dipertanyakan.
  • Perbandingan dengan negara ASEAN dinilai kurang komprehensif sebab Thailand dan Vietnam tidak termasuk dalam penilaian NCSI.

Suara.com - Laporan terbaru National Cyber Security Index (NCSI) menunjukkan penurunan signifikan skor keamanan siber Indonesia sepanjang 2025.

Dalam laporan tersebut, skor Indonesia merosot dari 66,88 pada 2024 menjadi 47,50 di 2025, atau turun 19,38 poin. 

Penurunan drastis ini membuat posisi Indonesia terperosok ke peringkat 84 dunia, berada di bawah negara-negara tetangga seperti Filipina, Singapura, dan Malaysia.

Sementara Indonesia mengalami kemunduran, Malaysia justru mencatatkan tren positif. 

Negeri jiran itu berhasil meningkatkan skor keamanan sibernya dari 69,50 menjadi 72,5 pada periode yang sama.

Namun demikian, validitas laporan NCSI tak luput dari kritik. 

Salah satu catatan penting adalah tidak tercantumnya Thailand dan Vietnam dalam daftar penilaian negara ASEAN, sehingga perbandingan regional dinilai belum sepenuhnya komprehensif.

Pakar keamanan siber dari Vaksincom, Alfons Tanujaya, mengingatkan publik agar tidak menelan data tersebut secara mentah-mentah.

“Kita jangan mudah ditakut-takuti oleh sesuatu yang tidak berdasarkan data yang benar-benar terukur dan andal,” ujar Alfons dalam keterangan resminya, Rabu (21/1/2026).

Meski begitu, Alfons menilai laporan NCSI tetap dapat dijadikan bahan refleksi nasional, meskipun bukan sebagai rujukan utama.

“Data NCSI sebaiknya dijadikan cambuk untuk memperbaiki diri, tapi jangan ditelan mentah-mentah,” tegasnya.

“Jadikan cambuk, ya boleh-boleh saja,” imbuh Alfons.

Ia menjelaskan, NCSI bukanlah lembaga top tier dalam pengukuran kesiapan siber negara. 

Selain itu, NCSI merupakan produk dari E-Governance Academy (EGA), sebuah lembaga non-profit yang juga menyediakan layanan konsultasi berbayar.

“Indeks keamanan siber Indonesia memang masih lemah dan perlu banyak perbaikan, tapi kita tidak bisa langsung percaya sepenuhnya pada lembaga asing tanpa melihat latar belakang dan metodologinya,” jelas Alfons.

Menurutnya, membandingkan Indonesia dengan negara seperti Singapura atau Malaysia juga tidak bisa dilakukan secara sederhana.

Ilustrasi keamanan siber. [Pexels]
Ilustrasi keamanan siber. [Pexels]

“Jumlah pengguna, kondisi geografis, hingga tantangan demografis Indonesia jauh lebih besar dibandingkan negara ASEAN lainnya,” katanya.

Alfons mencontohkan sektor perbankan digital Indonesia yang dinilainya justru relatif matang menghadapi ancaman siber.

“Pengamanan mobile banking di Indonesia itu keras. Kalau bank besar Indonesia buka cabang di ASEAN, mereka akan lebih mudah beradaptasi dibandingkan bank luar masuk ke Indonesia,” ujarnya.

Ia menilai kondisi tersebut terbentuk karena ekosistem digital Indonesia menghadapi tantangan yang lebih kompleks.

“Malingnya lebih banyak dan penegakan hukumnya lebih lemah. Secara tidak langsung, sektor swasta digital Indonesia jadi lebih matang dan siap menghadapi ancaman dari luar,” jelasnya.

Meski demikian, Alfons menegaskan bahwa rentetan kebocoran data yang terus terjadi tetap menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah.

“Itu yang harus kita jujur akui,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada Penipuan! Begini Cara Membungkam Nomor WhatsApp Tak Dikenal Agar Tak Bisa Menelepon

Waspada Penipuan! Begini Cara Membungkam Nomor WhatsApp Tak Dikenal Agar Tak Bisa Menelepon

Tekno | Rabu, 10 September 2025 | 16:02 WIB

Raih CREST Pathway+, Ini Dia Jagoan Keamanan Siber di Indonesia

Raih CREST Pathway+, Ini Dia Jagoan Keamanan Siber di Indonesia

Tekno | Selasa, 09 September 2025 | 08:02 WIB

Indosat dan Cisco Luncurkan "Sovereign SOC": Benteng Siber Nasional Baru Lindungi Data Anda!

Indosat dan Cisco Luncurkan "Sovereign SOC": Benteng Siber Nasional Baru Lindungi Data Anda!

Tekno | Kamis, 28 Agustus 2025 | 15:38 WIB

AwanPintar Catat Lebih dari 133 Juta Serangan Siber pada Semester I 2025 di Indonesia

AwanPintar Catat Lebih dari 133 Juta Serangan Siber pada Semester I 2025 di Indonesia

Tekno | Rabu, 27 Agustus 2025 | 16:24 WIB

ITSEC Cybersecurity Summit 2025 Digelar, Konferensi Keamanan Siber Terbesar di Asia Tenggara

ITSEC Cybersecurity Summit 2025 Digelar, Konferensi Keamanan Siber Terbesar di Asia Tenggara

Tekno | Selasa, 26 Agustus 2025 | 20:54 WIB

Xapiens Perkenalkan Cyber Defense Center demi Keamanan Siber

Xapiens Perkenalkan Cyber Defense Center demi Keamanan Siber

Tekno | Sabtu, 23 Agustus 2025 | 17:26 WIB

Terkini

5 Tablet RAM Besar yang Bikin Kerja dan Belajar Jadi Lebih Sat-set, Bonus Stylus Pen Bawaan

5 Tablet RAM Besar yang Bikin Kerja dan Belajar Jadi Lebih Sat-set, Bonus Stylus Pen Bawaan

Tekno | Minggu, 19 April 2026 | 20:48 WIB

47 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 19 April 2026: Klaim 20.000 Gems dan Hoeness 117

47 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 19 April 2026: Klaim 20.000 Gems dan Hoeness 117

Tekno | Minggu, 19 April 2026 | 19:59 WIB

63 Kode Redeem FF Max Terbaru 19 April 2026: Raih Skyboard, M1014 Laut Ganas dan Blazing

63 Kode Redeem FF Max Terbaru 19 April 2026: Raih Skyboard, M1014 Laut Ganas dan Blazing

Tekno | Minggu, 19 April 2026 | 19:16 WIB

7 HP Baterai Jumbo dengan Chip Kencang Terbaru: Harga Terjangkau, Cocok Buat Gaming

7 HP Baterai Jumbo dengan Chip Kencang Terbaru: Harga Terjangkau, Cocok Buat Gaming

Tekno | Minggu, 19 April 2026 | 18:09 WIB

3 Produk Apple Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia: Ada MacBook Neo dan iPhone Murah

3 Produk Apple Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia: Ada MacBook Neo dan iPhone Murah

Tekno | Minggu, 19 April 2026 | 17:43 WIB

Xiaomi Rilis Tablet Gaming 21 April, Fitur Layar Redmi K Pad 2 Terungkap

Xiaomi Rilis Tablet Gaming 21 April, Fitur Layar Redmi K Pad 2 Terungkap

Tekno | Minggu, 19 April 2026 | 16:23 WIB

5 HP Murah Terbaik 2026, Spek Dewa Setara Flagship Harga Dibawah Rp2 Jutaan

5 HP Murah Terbaik 2026, Spek Dewa Setara Flagship Harga Dibawah Rp2 Jutaan

Tekno | Minggu, 19 April 2026 | 16:11 WIB

Apa Itu Termul? Disindir Jusuf Kalla saat Ungkap Jokowi Jadi Presiden karena Bantuannya

Apa Itu Termul? Disindir Jusuf Kalla saat Ungkap Jokowi Jadi Presiden karena Bantuannya

Tekno | Minggu, 19 April 2026 | 15:23 WIB

4 Laptop Lenovo IdeaPad Terbaik 2026, Spek Tangguh Untuk Pelajar hingga Profesional

4 Laptop Lenovo IdeaPad Terbaik 2026, Spek Tangguh Untuk Pelajar hingga Profesional

Tekno | Minggu, 19 April 2026 | 14:52 WIB

Honor 600 Debut 23 April: Desain Mirip iPhone, Usung Bezel Tipis dan Baterai 7.000 mAh

Honor 600 Debut 23 April: Desain Mirip iPhone, Usung Bezel Tipis dan Baterai 7.000 mAh

Tekno | Minggu, 19 April 2026 | 14:40 WIB