Indonesia Jadi Sumber Serangan Spam dan Malware Terbesar 2025, 15 Serangan Siber Terjadi Tiap Detik

Dythia Novianty

Rabu, 18 Februari 2026 | 17:18 WIB
Indonesia Jadi Sumber Serangan Spam dan Malware Terbesar 2025, 15 Serangan Siber Terjadi Tiap Detik
Ilustrasi Spam. [Freepik]
baca 10 detik
  • Sepanjang semester 2 tahun 2025, serangan siber di Indonesia mencapai 234 juta, meningkat 75 persen secara signifikan.
  • Indonesia menjadi pengirim spam terbesar (56,29%) dan malware terbesar (61,32%) secara global berdasarkan laporan AwanPintar.id.
  • Upaya pencurian hak akses admin dan eksploitasi celah keamanan modern menunjukkan serangan yang lebih terorganisir dan agresif.

Suara.com - Indonesia menghadapi darurat keamanan siber. Laporan terbaru dari AwanPintar.id mengungkap fakta mengejutkan, yakni Indonesia menjadi negara pengirim spam dan malware terbesar sepanjang 2025, dengan lonjakan serangan yang kian agresif dan terorganisir.

Platform intelligence ancaman siber nasional milik PT Prosperita Sistem Indonesia itu merilis laporan bertajuk Indonesia Waspada: Ancaman Digital di Indonesia Semester 2 Tahun 2025.

Hasilnya menunjukkan eskalasi ancaman yang signifikan, baik dari sisi volume maupun kompleksitas serangan.

234 Juta Serangan dalam 6 Bulan, Naik 75 Persen

Sepanjang semester 2 tahun 2025, tercatat 234.528.187 serangan siber di Indonesia. Artinya, rata-rata terjadi 15 serangan setiap detik. Angka ini melonjak 75,76 persen dibandingkan semester pertama 2025.

Puncaknya terjadi pada Desember 2025 dengan 90.590.833 serangan dalam satu bulan. Lonjakan ini diduga dipicu oleh aktivitas serangan Distributed Denial of Service (DDoS) serta eksploitasi transaksi ekonomi digital selama periode liburan akhir tahun.

Founder AwanPintar.id, Yudhi Kukuh, menilai kondisi ini bukan sekadar peningkatan angka, melainkan indikasi ancaman sistematis.

“Laporan AwanPintar.id menemukan upaya sistematis untuk melumpuhkan kepercayaan publik terhadap ekosistem digital nasional. Pelaku serangan siber dalam negeri tidak lagi hanya bergerak secara individu, melainkan mulai menunjukkan pola kerja sama yang terorganisir untuk menargetkan layanan publik dan platform ekonomi,” tegas Yudhi.

Ia menambahkan bahwa kondisi ini menunjukkan kebutuhan mendesak untuk memperkuat literasi keamanan digital di semua lapisan masyarakat.

baca juga

Serangan Makin Agresif: Rebut Hak Admin dan Lumpuhkan Infrastruktur

Salah satu lonjakan paling signifikan terjadi pada serangan Attempted Administrator Privilege Gain, yaitu upaya pencurian hak akses administrator Windows, yang naik 57,74 persen dibandingkan semester sebelumnya.

Artinya, pelaku kini lebih agresif mengeksploitasi sistem operasi yang belum diperbarui (patched) dan memanfaatkan DDoS untuk melumpuhkan infrastruktur penting.

Ancaman juga diperparah oleh aktifnya kembali botnet Mirai. Malware berbasis Linux yang pertama kali muncul pada 2016 ini kini kembali dalam versi yang lebih canggih, menginfeksi perangkat IoT dan menjadikannya jaringan bot untuk melancarkan serangan DDoS skala besar.

Selain itu, backdoor seperti DoublePulsar mendominasi hampir 100 persen serangan jenisnya.

DoublePulsar dikenal sangat tersembunyi dan kerap tidak disadari, memungkinkan penyerang merebut akses admin sebelum mengeksekusi ransomware atau mencuri data.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada Link Video Andini Permata, HP Terlanjur Kena Malware? Ini Cara Mengatasinya

Waspada Link Video Andini Permata, HP Terlanjur Kena Malware? Ini Cara Mengatasinya

Tekno | Jum'at, 11 Juli 2025 | 16:15 WIB

Awas! Ada Malware Nyamar Jadi Asisten AI, Bisa Curi Data Kamu

Awas! Ada Malware Nyamar Jadi Asisten AI, Bisa Curi Data Kamu

Tekno | Senin, 16 Juni 2025 | 16:10 WIB

89 Akun Pengguna Disney+ di Indonesia Jadi Target Penjahat Siber

89 Akun Pengguna Disney+ di Indonesia Jadi Target Penjahat Siber

Tekno | Selasa, 10 Juni 2025 | 13:47 WIB

Waspad Ancaman Siber Drive USB Meningkat, Tercatat 50 Juta Serangan Malware di 2024

Waspad Ancaman Siber Drive USB Meningkat, Tercatat 50 Juta Serangan Malware di 2024

Tekno | Jum'at, 02 Mei 2025 | 06:54 WIB

Pemilik Smartphone Indonesia Jadi Sasaran Empuk Virus Trojan Triada

Pemilik Smartphone Indonesia Jadi Sasaran Empuk Virus Trojan Triada

Tekno | Senin, 07 April 2025 | 13:40 WIB

Awas DeepSeek Palsu Beredar Targetkan Profesional Berbahasa Mandarin

Awas DeepSeek Palsu Beredar Targetkan Profesional Berbahasa Mandarin

Tekno | Rabu, 19 Maret 2025 | 14:50 WIB

Terkini

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×