- iQOO dikabarkan sedang menyiapkan iQOO Neo 11 Pro dan Pro Plus dengan layar 2K 165Hz.
- Kedua ponsel flagship tersebut dikabarkan akan menggunakan chipset Snapdragon 8 Elite atau Dimensity 9500.
- Dampak utama seri baru ini adalah baterai berkapasitas lebih dari 8.000mAh, namun kemungkinan hanya rilis di China.
Suara.com - iQOO dikabarkan tengah menyiapkan dua ponsel flagship baru sekaligus, yakni iQOO Neo 11 Pro dan varian lebih tinggi yang diduga bernama iQOO Neo 11 Pro Plus.
Informasi ini pertama kali diungkap oleh leaker populer Smart Pikachu, yang menyebut bahwa iQOO tidak hanya menghadirkan satu model Pro, tetapi dua perangkat dengan spesifikasi kelas atas.
Layar 2K 165Hz, Siap Jadi Raja Gaming
Menurut bocoran, kedua ponsel ini akan dibekali layar datar LTPS OLED berukuran sekitar 6,83 inci dengan resolusi 2K dan refresh rate ultra tinggi hingga 165Hz.
Jika benar, spesifikasi ini akan menjadi salah satu yang paling tinggi di kelasnya, bahkan jarang ditemukan di segmen smartphone non-ultra premium.
Tak hanya itu, desain premium juga disiapkan dengan rangka tengah berbahan metal serta sensor sidik jari ultrasonik 3D yang lebih cepat dan akurat.
Performa Gahar: Snapdragon 8 Elite vs Dimensity 9500
![Bocoran iQOO Neo 11 Pro dan Pro Plus. [Gizmochina]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/03/25/27583-bocoran-iqoo-neo-11-pro-dan-pro-plus.jpg)
Dari sisi performa, iQOO disebut sedang menguji dua varian chipset berbeda, yakni Snapdragon 8 Elite dan Dimensity 9500.
Belum dipastikan pembagian modelnya, namun kuat dugaan versi Snapdragon akan menjadi Neo 11 Pro, sementara versi Dimensity hadir sebagai varian Pro+.
Baterai Jumbo 8.000mAh+
Salah satu daya tarik terbesar ada di sektor baterai. Bocoran menyebutkan kedua perangkat akan menggunakan teknologi baterai silikon dengan kapasitas awal angka “8”, yang mengindikasikan kapasitas lebih dari 8.000mAh.
Ini jauh melampaui generasi sebelumnya, seperti iQOO Neo 11 yang “hanya” dibekali baterai 7.500mAh.
Siap Gantikan Neo 11?
Analis lain, Digital Chat Station, menyebut bahwa layar 2K akan menjadi fitur kunci yang membedakan seri ini dari kompetitor.
Ia juga mengisyaratkan bahwa kehadiran seri baru ini bisa saja menggantikan Neo 11 yang saat ini masih beredar di pasaran, sebagaimana melansir dari laman Gizmochina, Rabu (25/3/2026)