Publisher Game Indonesia Siap Bawa TypeCaster dan Irradiant Skies ke Pasar Global

Dythia Novianty

Selasa, 05 Mei 2026 | 14:25 WIB
Publisher Game Indonesia Siap Bawa TypeCaster dan Irradiant Skies ke Pasar Global
Type Caster Team. [Yellow Hearts]
baca 10 detik
  • Yellow Hearts resmi diluncurkan di Garuda Spark Innovation Hub sebagai publisher untuk mendukung ekspansi global developer game indie Indonesia.
  • Perusahaan ini memfasilitasi pendanaan, pemasaran, serta distribusi bagi pengembang lokal agar mampu menjangkau pasar internasional dengan strategi data.
  • Sebagai langkah awal, Yellow Hearts akan menerbitkan dua game karya pengembang lokal berjudul TypeCaster dan juga Irradiant Skies.

Suara.com - Industri game Indonesia kembali mendapat angin segar. Yellow Hearts resmi diluncurkan sebagai publisher baru yang berfokus membawa game indie karya developer lokal ke pasar global, sekaligus memperkuat posisi Indonesia di industri game dunia yang terus berkembang pesat.

Peluncuran ini diumumkan dalam acara “Yellow Hearts Launch Day” yang digelar di Garuda Spark Innovation Hub.

Dalam momentum tersebut, Yellow Hearts menegaskan perannya sebagai jembatan antara developer indie Indonesia dengan ekosistem game internasional, terutama dalam hal pendanaan, pemasaran, hingga distribusi global.

Head of Publishing Yellow Hearts, Brian Chuang, menegaskan bahwa banyak talenta Indonesia yang belum mendapatkan panggung yang layak di industri global.

“Indonesia memiliki begitu banyak talenta kreatif yang luar biasa. Namun, perjalanan untuk membawa game ke pasar global tidak selalu mudah,” ujarnya dalam keterangan resminya,Selasa (5/5/2026).

Ia melihat, Yellow Hearts hadir untuk menjadi partner bagi para developer, bukan hanya sebagai publisher, tetapi sebagai kolaborator yang membantu mereka berkembang dan menjangkau pemain di seluruh dunia.

Dorong Ekosistem Game Nasional Lebih Kuat

Acara peluncuran ini juga mempertemukan berbagai pihak penting, mulai dari developer game, content creator, media, hingga perwakilan pemerintah. Tujuannya adalah memperkuat ekosistem game Indonesia agar lebih terintegrasi dan berkelanjutan.

Dari sisi pemerintah, Staf Khusus Kementerian Komunikasi dan Digital, Alfreno Kautsar Ramadhan, menilai publisher memiliki peran penting dalam membuka akses pasar global bagi developer lokal.

baca juga

“Developer game indie di Indonesia membutuhkan peran publisher untuk membantu memetakan potensi yang belum terjangkau oleh pasar global,” katanya.

Ia berharap kehadiran Yellow Hearts dapat mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif, khususnya dalam mendukung para pengembang gim lokal.

Sementara itu, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif RI, Irene Umar, menekankan pentingnya strategi berbasis data dalam membawa game Indonesia ke pasar internasional.

“Harapan kami, Yellow Hearts bisa menjadi jembatan bagi para developer berbakat di Indonesia, tidak hanya kuat dalam mengembangkan game, tetapi juga mampu membaca potensi pasar berbasis data, sehingga karya mereka dapat dinikmati lebih luas,” ujarnya.

Rilis 2 Game Indie Indonesia Siap Go Global

Sebagai langkah awal, Yellow Hearts langsung memperkenalkan dua game perdana yang digadang memiliki potensi global:

TypeCaster

Irradiant Skies. [Yellow Hearts]
Irradiant Skies. [Yellow Hearts]

Game ini dikembangkan oleh TBA Studio, tim lulusan Apple Developer Academy yang juga terpilih dalam Apple Game Institute.

TypeCaster menghadirkan gameplay unik yang menggabungkan mekanik mengetik (typing) dengan aksi cepat dan tantangan real-time.

Irradiant Skies

Game berikutnya dikembangkan oleh Cuboids Interactive, pemenang GameSeed 2025 yang diselenggarakan Kementerian Ekonomi Kreatif dan Asosiasi Game Indonesia.

Irradiant Skies merupakan game action roguelite dengan replayability tinggi dan gameplay dinamis yang dirancang untuk pemain hardcore.

Kemitraan antara Yellow Hearts dengan kedua developer ini lahir dari program business matchmaking di ajang IGDX 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital.

Presiden Asosiasi Game Indonesia, Shafiq Husein, menyambut positif kehadiran publisher baru ini.

“Kami yakin ada banyak pengembang dari Indonesia yang memiliki kapabilitas yang baik dan menciptakan game-game berkualitas,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Developer Black Myth Wukong Siapkan Game Baru, Hadirkan Dewa Pemburu Hantu

Developer Black Myth Wukong Siapkan Game Baru, Hadirkan Dewa Pemburu Hantu

Tekno | Rabu, 20 Agustus 2025 | 14:04 WIB

Microsoft Resmi Batalkan Pengembangan Game Xbox Contraband

Microsoft Resmi Batalkan Pengembangan Game Xbox Contraband

Tekno | Selasa, 12 Agustus 2025 | 17:14 WIB

4 Jam Sehari Main Game? AGI Tawarkan Jurus Jitu Selamatkan Generasi Muda

4 Jam Sehari Main Game? AGI Tawarkan Jurus Jitu Selamatkan Generasi Muda

Tekno | Senin, 11 Agustus 2025 | 22:08 WIB

Pecinta Game Wajib Tahu! Ini 6 Game Baru Rilis Pekan Ini, Cocok untuk Gamer

Pecinta Game Wajib Tahu! Ini 6 Game Baru Rilis Pekan Ini, Cocok untuk Gamer

Tekno | Senin, 04 Agustus 2025 | 09:35 WIB

Diserang Bocil Kematian, Developer Game Upin dan Ipin Universe Akhirnya Buka Suara

Diserang Bocil Kematian, Developer Game Upin dan Ipin Universe Akhirnya Buka Suara

Tekno | Sabtu, 26 Juli 2025 | 16:18 WIB

Dragonica Origin Hadir dengan Job Class Ikonik : Warrior, Archer, Magician, dan Thief

Dragonica Origin Hadir dengan Job Class Ikonik : Warrior, Archer, Magician, dan Thief

Tekno | Senin, 26 Mei 2025 | 14:49 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×