GoTo Cetak Laba Beruntun Q2-2026, Fintech Resmi Jadi Mesin Uang Baru

Dythia Novianty

Kamis, 30 Juli 2026 | 08:04 WIB
GoTo Cetak Laba Beruntun Q2-2026, Fintech Resmi Jadi Mesin Uang Baru
Direktur Utama/CEO PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Hans Patuwo. [Suara.com/Dythia]
baca 10 detik
  • PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk mencatat laba bersih Rp252 miliar pada kuartal kedua tahun 2026.
  • Sektor Fintech GoPay resmi menjadi kontributor profitabilitas utama perusahaan untuk pertama kalinya dalam sejarah.
  • Manajemen GoTo mempertahankan target EBITDA Grup disesuaikan sekitar Rp3,2 hingga Rp3,4 triliun sepanjang tahun.

Suara.com - Selama bertahun-tahun, industri teknologi global dihantui oleh skeptisisme mengenai kapan perusahaan super-app raksasa bisa benar-benar menghasilkan profit berkelanjutan di luar strategi "bakar uang".

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) baru saja membuktikan bahwa transformasi model bisnis menuju kemandirian finansial bukan sekadar ambisi, melainkan realitas baru yang solid.

Memasuki kuartal kedua tahun 2026, GoTo kembali menorehkan tinta emas dengan mencatatkan laba bersih sebesar Rp252 miliar. Pencapaian ini menandai keberhasilan Perseroan mencetak laba bersih selama dua kuartal berturut-turut, setelah pada kuartal sebelumnya mengantongi Rp171 miliar.

Tidak hanya sekadar "hijau", pertumbuhan ini didorong oleh akselerasi GTV inti yang melonjak tajam sebesar 83 perse (YoY) mencapai Rp164 triliun.

Fintech: Peta Jalan Inovasi yang Menggeser Dominasi ODS

Kejutan terbesar dalam laporan kali ini adalah pergeseran peta kekuatan di dalam ekosistem GoTo. Sektor Fintech (GoPay) kini resmi mengambil alih tongkat estafet sebagai kontributor profitabilitas utama, melampaui bisnis On-demand Services (Gojek) untuk pertama kalinya dalam sejarah perusahaan.

Direktur Utama Grup GoTo, Hans Patuwo, menegaskan bahwa pencapaian ini adalah hasil dari sinergi ekosistem yang semakin matang.

“Kami mencetak laba bersih selama dua kuartal berturut-turut, dengan EBITDA Grup yang disesuaikan meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya, melampaui angka Rp1,0 triliun untuk pertama kalinya," ujar Hans dalam keterangan resminya, Kamis (30/7/2026).

Menurutnya, bisnis Fintech juga terus menunjukkan kinerja yang unggul.

baca juga

"Kini, profitabilitasnya telah melebihi bisnis On-demand Services untuk pertama kalinya. Hal ini menunjukkan kekuatan dan keseimbangan ekosistem kami,” tambah dia.

Kinerja Fintech memang fenomenal. Dengan pertumbuhan EBITDA yang disesuaikan melonjak 447 persen YoY menjadi Rp481 miliar, GoPay membuktikan bahwa inovasi produk pinjaman dan transaksi digital mereka sangat diminati.

Nilai buku pinjaman GoTo kini telah menembus angka Rp11 triliun, tumbuh 58 persen dengan kualitas aset yang tetap terjaga stabil.

Resiliensi Gojek di Tengah Aturan Komisi Baru

Di sisi lain, bisnis On-demand Services (ODS) atau Gojek menghadapi tantangan regulasi melalui Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 532 Tahun 2026 yang menetapkan struktur komisi baru sebesar 8 persen.

Meski aturan ini diperkirakan akan sedikit mengoreksi kontribusi ODS pada kuartal mendatang, manajemen tetap optimistis.

Hans Patuwo menjelaskan bahwa adaptasi teknologi dan fokus pada segmen pengguna loyal menjadi kunci.

Ilustrasi gojek (Gojek.com)
Ilustrasi gojek (Gojek.com)

“Penyesuaian ini tidak mudah, tetapi kami percaya bisa mengatasi dampaknya. Karena itu, kami tetap mempertahankan pedoman EBITDA Grup yang disesuaikan untuk setahun penuh di kisaran Rp3,2-3,4 triliun. Kami memperkirakan kontribusi dari bisnis On-demand Services akan berkurang, sementara bisnis Fintech akan memberikan kontribusi lebih besar,” jelasnya.

Strategi Gojek kini bergeser lebih tajam, yakni mengincar pelanggan affluent (menengah ke atas) yang memiliki tingkat pengeluaran tinggi, yang tumbuh 21 persen di tahun ini, sembari tetap menyediakan produk mass market yang efisien bagi mitra driver.

Secara keseluruhan, GoTo Q2-2026 bukan lagi sekadar cerita tentang pertumbuhan pengguna, melainkan tentang kematangan teknologi finansial.

Pendapatan bersih yang naik 31 persen menjadi Rp5,7 triliun dan jumlah pengguna bertransaksi (ATU) mencapai 71 juta orang, GoTo telah bertransformasi dari sekadar penyedia layanan transportasi menjadi mesin inovasi finansial yang tangguh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemanfaatan Platform AI untuk Mitigasi Bencana di Asia Tenggara

Pemanfaatan Platform AI untuk Mitigasi Bencana di Asia Tenggara

Tekno | Selasa, 30 Juni 2026 | 14:12 WIB

Gojek Luncurkan Fitur Jalan Jajan di Aplikasi, Permudah Wisata dan Kuliner Saat Libur Sekolah 2026

Gojek Luncurkan Fitur Jalan Jajan di Aplikasi, Permudah Wisata dan Kuliner Saat Libur Sekolah 2026

Tekno | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:44 WIB

Garmin Connect Ungkap Tren Fitness 2026, Lari dan Sepeda Jadi Favorit Orang Indonesia

Garmin Connect Ungkap Tren Fitness 2026, Lari dan Sepeda Jadi Favorit Orang Indonesia

Tekno | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:06 WIB

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:43 WIB

Dari Narik Ojol ke Bangku Kuliah, Gojek Berangkatkan Mitra Driver Kuliah Gratis di UI hingga UGM

Dari Narik Ojol ke Bangku Kuliah, Gojek Berangkatkan Mitra Driver Kuliah Gratis di UI hingga UGM

Tekno | Kamis, 18 Juni 2026 | 08:58 WIB

Netflix Luncurkan Fitur Video Vertikal dan Game Interaktif Baru

Netflix Luncurkan Fitur Video Vertikal dan Game Interaktif Baru

Tekno | Kamis, 11 Juni 2026 | 07:35 WIB

Terkini

Bareskrim Tetapkan 20 Koperasi Jadi Tersangka Karhutla

Bareskrim Tetapkan 20 Koperasi Jadi Tersangka Karhutla

Sumbar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:38 WIB

5 Sabun Cuci Muka untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas

5 Sabun Cuci Muka untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:36 WIB

Sempat Tiga Kali Dihadang, Massa Mahasiswa Trisakti Tembus Patung Kuda Gelar Aksi

Sempat Tiga Kali Dihadang, Massa Mahasiswa Trisakti Tembus Patung Kuda Gelar Aksi

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:35 WIB

Persib Makin Dekat ke Babak 16 Besar ACL 2, Rekor Sempurna Jadi Modal ke Australia

Persib Makin Dekat ke Babak 16 Besar ACL 2, Rekor Sempurna Jadi Modal ke Australia

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:34 WIB

Kesal Tak Dijemput, Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Hingga Luka 80 Persen

Kesal Tak Dijemput, Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Hingga Luka 80 Persen

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:33 WIB

Bonus Atlet Asian Games dan Asian Para Games Naik, Menpora: Biar Sejahtera

Bonus Atlet Asian Games dan Asian Para Games Naik, Menpora: Biar Sejahtera

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:31 WIB

Viral Gerombolan Turis Israel Mencuri di Lombok, Bayar Uang Damai Rp48 Juta Lalu ke Bali

Viral Gerombolan Turis Israel Mencuri di Lombok, Bayar Uang Damai Rp48 Juta Lalu ke Bali

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:29 WIB

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Didakwa Terima Suap Rp33,8 Miliar

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Didakwa Terima Suap Rp33,8 Miliar

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:27 WIB

Hashim Ungkap Efek MSCI, Rupiah Terancam Anjlok ke Rp 22.000

Hashim Ungkap Efek MSCI, Rupiah Terancam Anjlok ke Rp 22.000

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:21 WIB

Terima Denny Indrayana Cs, PKS Bakal Seriusi Polemik Keabsahan Ijazah Gibran Pasca Putusan MK

Terima Denny Indrayana Cs, PKS Bakal Seriusi Polemik Keabsahan Ijazah Gibran Pasca Putusan MK

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:20 WIB

×