- Operator telekomunikasi XLSMART menaikkan investasi capex 2026 menjadi Rp20 triliun untuk memperkuat infrastruktur jaringan dan BTS.
- Dana tambahan tersebut dialokasikan untuk memperluas layanan 5G serta mengoptimalkan pemanfaatan spektrum frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz.
- Merza Fachys menyatakan penguatan jaringan di Jakarta pada Jumat tersebut bertujuan memenuhi lonjakan kebutuhan konektivitas layanan digital.
Prioritas pengembangan diberikan kepada wilayah yang membutuhkan perluasan jangkauan serta kawasan dengan pertumbuhan trafik data tinggi.
“Pendekatan berbasis kebutuhan ini penting untuk memastikan setiap pengembangan jaringan memberikan peningkatan kualitas yang relevan bagi pelanggan,” ujar Shurish.
Percepat 5G
Selain memperkuat jaringan yang ada, sebagian investasi juga diarahkan untuk mempercepat pengembangan 5G.
Hingga semester pertama 2026, layanan 5G XLSMART telah tersedia di lebih dari 50 kota. Jaringan tersebut didukung sekitar 15 ribu BTS 5G dengan cakupan populasi nasional mencapai 23 persen.
Peningkatan investasi menjadi Rp20 triliun juga akan mendukung pemanfaatan spektrum baru dan mempercepat sejumlah investasi jaringan yang sebelumnya direncanakan dilakukan pada tahun berikutnya.
Pengembangan jaringan 5G sendiri dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan pelanggan dan kesiapan ekosistem.
Di tengah meningkatnya kebutuhan data, kualitas jaringan menjadi faktor yang semakin penting.
Berdasarkan analisis Speedtest Intelligence pada semester pertama 2026, jaringan XLSMART yang digunakan pelanggan melalui layanan XL meraih penghargaan Best Mobile Network, Best 5G Network, Fastest 5G, dan Best 5G Video Experience di Indonesia dari Ookla.
![Direktur dan Chief Regulatory Officer XLSMART, Merza Fachys. [Suara.com/Dythia]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/09/05/45578-direktur-dan-chief-regulatory-officer-xlsmart-merza-fachys.jpg)
Jaringan Bukan Lagi Sekadar Soal Sinyal
Investasi infrastruktur juga menunjukkan perubahan peran jaringan telekomunikasi.
Jaringan kini bukan hanya digunakan untuk telepon atau mengakses internet, tetapi menjadi fondasi bagi semakin banyak layanan digital.
Akses konektivitas yang lebih luas membuka peluang pemanfaatan layanan pendidikan, layanan publik, transaksi digital, hingga membantu UMKM memperluas pasar.
XLSMART juga memperluas layanan digital melalui kolaborasi dengan mitra, salah satunya bersama Google untuk menghadirkan Gemini AI Plus dan Cloud Storage bagi pelanggan.
Memasuki paruh kedua 2026, perusahaan akan memusatkan pengembangan pada peningkatan pengalaman pelanggan, optimalisasi spektrum, perluasan 5G dan ekosistemnya, serta penguatan layanan digital.
Ketika AI dan cloud terus mendorong kebutuhan data ke level yang lebih tinggi, pertarungan teknologi tidak hanya terjadi pada aplikasi atau perangkat yang digunakan masyarakat.
Di belakang layar, ada jaringan yang harus terus diperkuat. Suntikan investasi Rp20 triliun dari XLSMART menjadi salah satu gambaran bagaimana operator mulai menyiapkan infrastruktur untuk menghadapi era ketika layanan digital semakin haus akan data dan konektivitas.