Array

Pasangan Gay di Pakistan: Kami Ingin Jadi Keluarga Seutuhnya

Rinaldi Aban Suara.Com
Rabu, 17 Juni 2020 | 10:00 WIB
Ilustrasi pernikahan sesama jenis (Shutterstock)

Suara.com - Di Pakistan, memiliki orientasi seksual berbeda kerap kali berujung stigma. Banyak orang-orang LGBTQ+ yang kemudian hidup di balik bayang-bayang, tak kuasa menampilkan jati diri mereka di depan umum.

Kepada BBC Urdu, pasangan gay di Pakistan berkisah keinginan mereka untuk suatu hari bisa terbuka, dan bahkan membentuk keluarga.

Menurut penuturan mereka, menjadi gay di Pakistan artinya suatu saat harus bersiap meninggalkan keluarga. "Jika tidak kuat dengan segala penindasan yang terjadi, maka bersiaplah meninggalkan Pakistan." (BBC Indonesia)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI