Suara.com - Ketua Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Piprim Basarah Yanuarso menyoroti pentingnya kualitas dan kuantitas tidur bagi anak, terkait kebijakan yang mewajibkan siswa masuk sekolah pukul 05.30 WITA di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur.
Dalam acara di Jakarta, Kamis (2/3), Piprim mengatakan bahwa kualitas tidur berkaitan erat dengan kondisi kesehatan, termasuk imunitas, yang dapat menurun akibat kemungkinan anak begadang karena bermain gawai atau faktor lainnya.
Selain itu IDAI menyatakan bahwa kebijakan tersebut berpotensi menurunkan imunitas anak yang masih mengalami pertumbuhan. Pasalnya, kualitas tidur menjadi hal yang sangat penting bagi anak-anak.
“Sebetulnya yang terpenting bagi anak itu adalah kualitas tidur yang cukup,” ucap Ketua Pengurus Pusat IDAI Piprim Basarah Yanuarso dalam konferensi pers di Jakarta.
Piprim menegaskan bahwa kualitas tidur sangat mempengaruhi kondisi kesehatan seseorang, terutama anak-anak. Ia mengingatkan anak-anak yang duduk di bangku SMA idealnya membutuhkan waktu tidur selama 7-8 jam sehari. (ANTARA/Prisca Triferna Violleta/Denno Ramdha Asmara/Nanien Yuniar)