Suara.com - Pemerintah mulai melakukan langkah penghematan APBN di tengah meningkatnya tekanan fiskal. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa kondisi keuangan negara harus dijaga agar tetap stabil dan berkelanjutan. Kebijakan efisiensi ini menjadi strategi penting untuk memastikan anggaran tetap sehat di tengah berbagai kebutuhan nasional.
Sejumlah pengeluaran non-prioritas dipangkas, mulai dari rapat di hotel, perjalanan dinas ASN, hingga kegiatan seremonial. Hasilnya, pemerintah berhasil menghemat lebih dari Rp120 triliun yang kemudian dialihkan untuk program yang lebih berdampak langsung bagi masyarakat, seperti bantuan sosial dan subsidi energi.
Meski anggaran diperketat, program strategis seperti Makan Bergizi Gratis tetap diprioritaskan. Kebijakan ini menunjukkan upaya pemerintah dalam menjaga keseimbangan antara efisiensi anggaran dan kesejahteraan masyarakat. Simak selengkapnya dalam video ini!
Creative/Video Editor: Nura/Leo