Sungguh Ironis! Begini Asal Usul di Balik Jargon Populer Warkop DKI 'Tertawalah Sebelum Tertawa Itu Dilarang'

Sumarni, Rena Pangesti

Selasa, 03 Oktober 2023 | 11:47 WIB
Sungguh Ironis! Begini Asal Usul di Balik Jargon Populer Warkop DKI 'Tertawalah Sebelum Tertawa Itu Dilarang'
Potret Lawas Warkop DKI. [Instagram/warkop_dki_legend]

Suara.com - 'Tertawalah Sebelum Tertawa Itu Dilarang', menjadi slogan melegenda milik Warkop DKI. Namun di balik jargon menggelitik, ada cerita ironi yang dipaparkan salah satu personelnya, Indro Warkop.

Indro Warkop menerangkan, jargon 'Tertawalah Sebelum Tertawa Itu Dilarang' muncul ketika personelnya merasa khawatir, karena komedi yang disuguhkan dianggap membahayakan beberapa pihak.

Sebab di awal Warkop DKI lahir, para personel terdahulunya kritis memberikan kritikan kepada pemerintah lewat lawak yang disuguhkan.

"Ya karena gitu, gil* ya kita diperiksa, cuma karena mau bikin ketawa. Sebentar lagi, ketawa dilarang nih. Bercandanya gitu," kata Indro Warkop saat berbincang di kantor redaksi Suara.com belum lama ini.

Potret Lawas Warkop DKI. [Instagram/warkop_dki_legend]
Potret Lawas Warkop DKI. [Instagram/warkop_dki_legend]

Lalu, bagaimana selengkapnya cerita Indro Warkop soal awal mula hadirnya jargon 'Tertawalah Sebelum Tertawa Itu Dilarang'? Berikut wawancara selengkapnya.

Om Indro, seperti apa awal mula Warkop DKI muncul?

Warkop itu lahir dari orang bernama Rudy Badil, Nanu, Kasino. Dari perkemahan mahasiswa di Cibubur, September 1973. Sebenarnya itu adalah bagian dari persiapan demo besar-besaran Malari, peristiwa 15 Januari. Pas api unggun, Kasino sebagai pembawa acara.

Setelahnya, programmer radio Prambors mau ambil materi ini. Tadi mikirnya buat Mapala, karena mereka adalah anak Mapala UI. Akhirnya siaran pecinta alam, tapi kurang seru.

Tapi dari sini nama Warkop DKI sudah muncul?

baca juga

Belum, baru berganti setelah (materi) pecinta alam kurang seru. Kemudian berganti nama menjadi obrolan di warung kopi. Ngomong soal isu yang walaupun disamarkan. Ternyata happening.

Mahasiswa kemudian nggak puas kalau kami hanya di radio. Akhirnya minta kami ke acara, sampai akhirnya umum dan dibuatkan kabaret sama suaminya Titiek Puspa.

Apa sih isi materi dari Warkop DKI, apa terus memberikan kritik kepada pemerintah?

Ya jokes kami yang menyindir. Soal apa, ya saya lupa. Kami kan makin banyak penggemar, sehingga dipandang bahaya dan perlu diawasi. Tapi kami memang diperingatkan.

Ada yang sampai diancam?

Pas siaran itu, ada yang nonton dari jendela, itu ada yang aneh pakai batik, bawa HT. Diancam grup preman, nggak tahu salah kami apa, pokoknya mau dibunuh di FFI Surabaya.

Akhirnya kami dijaga, karena saya lapor ke kakak saya. Kebetulan, sekarang sudah almarhum, beliau itu Laksus (pelaksana khusus) yang termasuk kejar-kejar Ali Sadikin.

Kata dia ‘lu berani banget’ dilihat suratnya, ada bercak darah. Dia ngomong ‘ini bukan preman yang kirim’  ternyata kami hanya mau dibungkam, di kamar dijaga, katanya takut dibunuh, padahal mah bukan.

Ya karena gitu, gila ya kita diperiksa, cuma karena mau bikin ketawa. Sebentar lagi, ketawa dilarang nih. Bercandanya gitu.

Siapa yang akhirnya muncul bikin celetukan gitu?

Kita bareng-bareng, yang akhirnya punya tagline 'jadi kita harus tertawa sebelum tertawa itu dilarang'. Suka pakai peragaan kan, kita mau ketawa, ada tentara atau polisi nggak nih? Sampai akhirnya ada tagline seperti itu.

Sempat khawatir nggak sih om dengan adanya hal kayak gitu?

Ya itu, dari tadinya takut, sampai sudah biasa. Pertama yang kita dikepung polisi. Ya polisinya juga pasti ketakutan lah, kami memberikan kritik, yang dikritik adalah kebijakannya. Aneh, sumir. Kelihatan banget bahwa ini adalah sekadar kekuasaan. Kita kritik. Itu pun bercanda.

Masih inget nggak sih om satu candaan yang dulu dibawakan?

Misalnya, aku juga telat nih, ditangkap polisi. Apaaa gitu alasannya lupa. Ya begitu disamperin, ntar pak kencing dulu. Di balik pohon aku selipin duit di STNK, dulu kan masih murah. Rp 5000. Aku kasih STNK di dalam duit.

(kata) Polisi, 'kencing lagi sana'. Aku selipin lagi 2 ribu, (kata) polisi, masih ada nggak kencingnya? Diperes-peres. Tersinggung mereka, besoknya boleh main, ada show ini. Tapi warkop harus minta maaf pada kepolisian RI.

Setelah itu, minta maaf nggak?

Nggak. Tapi kita tahu jalannya, pakai (trik) 48-48. 48 itu taksi ke gedung Merdeka. Kami nggak minta maaf, bilangnya gini, 'maaf teman-teman kami cerita polisi, itu kejadiannya di India ya, Tuan Takur. Ya kami pikir, kenapa minta maaf? Wong kami melucu kok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Film Indonesia dengan Penonton Terbanyak di Hari Pertama, Sudah 4 Tahun Record Dilan 1991 Belum Terpatahkan

7 Film Indonesia dengan Penonton Terbanyak di Hari Pertama, Sudah 4 Tahun Record Dilan 1991 Belum Terpatahkan

Entertainment | Sabtu, 30 September 2023 | 16:12 WIB

Sabrina Chairunnisa Kasih Diding Boneng Uang Cash, Alasannya Bikin Haru

Sabrina Chairunnisa Kasih Diding Boneng Uang Cash, Alasannya Bikin Haru

Entertainment | Jum'at, 18 Agustus 2023 | 16:35 WIB

Diding Boneng Santai Tak Punya Penghasilan Tetap, Indro Bangga: Ini Baru Seniman

Diding Boneng Santai Tak Punya Penghasilan Tetap, Indro Bangga: Ini Baru Seniman

Entertainment | Jum'at, 18 Agustus 2023 | 15:56 WIB

Kena Hoaks Meninggal Dunia, Diding Boneng Santai: Saya Ketawa Aja

Kena Hoaks Meninggal Dunia, Diding Boneng Santai: Saya Ketawa Aja

Entertainment | Jum'at, 18 Agustus 2023 | 14:32 WIB

Pengantin Baru, Clara Bernadeth Tersipu Film Yang Patah Tumbuh, Yang Hilang Berganti Dipuji Suami

Pengantin Baru, Clara Bernadeth Tersipu Film Yang Patah Tumbuh, Yang Hilang Berganti Dipuji Suami

Entertainment | Sabtu, 12 Agustus 2023 | 09:00 WIB

Sikap Kanak-Kanak Keisya Levronka saat Jeda Syuting Film Terungkap: Gigit hingga Tendang Lawan Main

Sikap Kanak-Kanak Keisya Levronka saat Jeda Syuting Film Terungkap: Gigit hingga Tendang Lawan Main

Entertainment | Kamis, 20 Juli 2023 | 18:37 WIB

Terkini

Gunung Geger Membara! 12 Hektare Hutan Jati Hangus Dilalap Si Jago Merah dalam Sekejap

Gunung Geger Membara! 12 Hektare Hutan Jati Hangus Dilalap Si Jago Merah dalam Sekejap

Malang | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:58 WIB

PFII Siap Hadirkan Ekosistem Investasi Berstandar Dunia dan Digital

PFII Siap Hadirkan Ekosistem Investasi Berstandar Dunia dan Digital

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:58 WIB

Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam

Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:55 WIB

4 Hair Oil untuk Rambut Diwarnai agar Tetap Lembut dan Tidak Mudah Kering

4 Hair Oil untuk Rambut Diwarnai agar Tetap Lembut dan Tidak Mudah Kering

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:55 WIB

Gaya Hidup Early Risers: 4 Alasan Rutinitas Pagi Makin Sempurna dengan Perlindungan yang Tepat

Gaya Hidup Early Risers: 4 Alasan Rutinitas Pagi Makin Sempurna dengan Perlindungan yang Tepat

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:51 WIB

Cemburu, Sang Istri Nekat Potong Alat Vital Suami dengan Celurit di Lumajang

Cemburu, Sang Istri Nekat Potong Alat Vital Suami dengan Celurit di Lumajang

Jatim | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:49 WIB

Flores Gempa 7,0, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

Flores Gempa 7,0, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

Video | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:44 WIB

AI Masuk Kelas, Bali Uji Cara Baru Atasi Masalah Numerasi Siswa

AI Masuk Kelas, Bali Uji Cara Baru Atasi Masalah Numerasi Siswa

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:43 WIB

Apa Penyebab Kantung Mata? Ini 7 Faktor yang Bisa Memengaruhi

Apa Penyebab Kantung Mata? Ini 7 Faktor yang Bisa Memengaruhi

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:35 WIB

Gunil Keluar dari Xdinary Heroes, Agensi: Akan Lanjut dengan 5 Anggota

Gunil Keluar dari Xdinary Heroes, Agensi: Akan Lanjut dengan 5 Anggota

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:35 WIB

×