Budaya Menunggu Anak dan Kerabat, Orang Tua Meninggal Dunia, Buya Yahya: Memang Bisa Menghidupkan Lagi?

Suara Bandung

Rabu, 21 September 2022 | 16:47 WIB
Budaya Menunggu Anak dan Kerabat, Orang Tua Meninggal Dunia, Buya Yahya: Memang Bisa Menghidupkan Lagi?
Tangkapan layar video Buya Yahya. [YouTube] (YouTube)

SuaraBandung.id - Sering terjadi ketika orang tua meninggal dunia, pihak keluarga mencoba untuk menunggu kehadiran anak ataupun kerabat yang berada jauh di perantauan sehingga jenazah orang tua tidak segera dikuburkan.

Buya Yahya menanggapi hal itu, ia mengatakan bahwa sebaik-baiknya jenazah itu segera dimandikan dan disholati kemudian dikubur.

Buya Yahya pun mengatakan bahwa dalam hal itu tidak perlu menunggu anak ataupun kerabat yang jauh dan butuh perjalanan yang cukup panjang apabila datang ke rumah.

"dan tidak harus menunggu anak, kerabat yang jauh, memang kalau datang, bisa menghidupkan lagi kan enggak juga, itu kan hanya perasaan saja, akan tetapi kita akan lebih perlu menjalankan syariat baginda nabi, bahwasanya kalau ada orang meninggal dunia sebaiknya adalah secepatnya dikubur," Buya Yahya menjelaskan.

Buya Yahya pun mengatakan bahwa apabila orang yang meninggal dunia adalah orang yang baik maka ia akan mendapatkan kenikmatan di alam barzah, tetapi jika dia bukan orang yang baik maka jangan dibiarkan berlama-lama di muka bumi.

"ibaratnya begitu, cuman kita kan yang kedua ini nggak boleh su'udzon pada orang, artinya pokoknya dipercepat, baik," Buya Yahya mengungkapkan.

Kemudian Buya Yahya juga menyampaikan bahwa anak yang jauh dari rumah sebisa mungkin datang, tetapi kalau tidak bisa datang maka bisa juga dengan mengirimkan uang ataupun doa.

"datangnya takziah, untuk menghibur saudara-saudara yang ada dirumah, kemudian siapa yang menjalankan, ada di kiri (dan kanan) tetangganya fardhu kifayah bagi orang yang ada di situ, selesai," Buya Yahya mengatakan.

Buya Yahya juga mengingatkan bahwa terkadang yang membuat anak ataupun kerabat memaksakan untuk hadir adalah karena perasaan saja.

baca juga

"harus nunggu saya, saya berjalan, jangan dikubur dulu. Memangnya kalau kamu nyampe bisa hidup lagi atau bagaimana," Kata Buya Yahya.

Buya Yahya juga berpesan agar kita tidak merepotkan tetangga karena harus menunggu kehadiran kita. Jenazah harus segera dikubur dan boleh kemudian berbicara tentang hal lain seperti pembagian waris yang baik dan menghibur yang ditinggal.

"Bukan nunggu mayat, yang ada di kiri kanan, dia mungkin orang shaleh kekasih Allah, iya, akan tetapi memang sebaiknya tidak terlalu lama-lama di rumah. Segera dimakamkan, selesai, seperti itu," Ungkap Buya Yahya.

Buya Yahya lalu menyampaikan bahwa yang terpenting adalah ketulusan hati untuk berbakti dan menjalankan ucapan nabi.

"nabi mengatakan sebaik-baik jenazah dipercepat, sudah selesai, sedang apa dari pagi, karena itu meringankan semuanya," Buya Yahya mengungkapkan.

Buya Yahya menjelaskan tentang pengkuburan jenazah itu dalam sebuah program dakwahnya, dilansir dari kanal YouTube Al-Bahjah TV, yang diunggah pada 21 Juni 2022.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tasawuf Tanpa Fiqih, Buya Yahya: Jangan Sampai Ngarang

Tasawuf Tanpa Fiqih, Buya Yahya: Jangan Sampai Ngarang

Bandung | Rabu, 21 September 2022 | 14:49 WIB

Cara Atasi Depresi, Buya Yahya Sarankan Lakukan 3 Hal ini Diantaranya Berzikir dan Sholawat

Cara Atasi Depresi, Buya Yahya Sarankan Lakukan 3 Hal ini Diantaranya Berzikir dan Sholawat

Bandung | Rabu, 21 September 2022 | 14:10 WIB

Ustadz Adi Hidayat Bongkar Amalan yang Membuat Anak Cerdas dan Berprestasi

Ustadz Adi Hidayat Bongkar Amalan yang Membuat Anak Cerdas dan Berprestasi

Bandung | Rabu, 21 September 2022 | 12:01 WIB

Membagi-bagi Kotak Infaq Masjid, Buya Yahya: Duitnya Sendiri Nggak Boleh

Membagi-bagi Kotak Infaq Masjid, Buya Yahya: Duitnya Sendiri Nggak Boleh

Bandung | Rabu, 21 September 2022 | 10:20 WIB

Terkini

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:29 WIB

Studio DEEN Siap Garap Anime Baru Higurashi: When They Cry Setelah 20 Tahun

Studio DEEN Siap Garap Anime Baru Higurashi: When They Cry Setelah 20 Tahun

Your Say | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:19 WIB

IHSG Menghijau Lagi Dibuka ke Level 6.000, TPIA dan ASII Mulai Dibeli Asing

IHSG Menghijau Lagi Dibuka ke Level 6.000, TPIA dan ASII Mulai Dibeli Asing

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:16 WIB

4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G

4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G

Tekno | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:15 WIB

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:03 WIB

Waktunya Beli, Harga Emas Antam Dua Hari Nggak Berubah Masih Rp2.665.000/Gram

Waktunya Beli, Harga Emas Antam Dua Hari Nggak Berubah Masih Rp2.665.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:03 WIB

Ditempa Sang Waktu: Berapapun Seringnya, Patah Hati itu Tetap Sakit!

Ditempa Sang Waktu: Berapapun Seringnya, Patah Hati itu Tetap Sakit!

Your Say | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:00 WIB

ASDP Operasikan 29 Kapal untuk Jaga Kelancaran Logistik Ketapang-Gilimanuk

ASDP Operasikan 29 Kapal untuk Jaga Kelancaran Logistik Ketapang-Gilimanuk

Foto | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:00 WIB

Emiten Konstruksi PPRE Catatkan Pendapatan Rp3,9 Triliun Sepanjang 2025

Emiten Konstruksi PPRE Catatkan Pendapatan Rp3,9 Triliun Sepanjang 2025

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 08:56 WIB

3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama

3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2026 | 08:55 WIB