Suara Bandung - Sudah lebih dari seminggu, TikToker Bima Yudho, pemilik akun TikTok Awbimax Reborn menyita perhatian publik. Hal itu disebabkan oleh konten di TikTok-nya tentang alasan Lampung tidak maju yang diunggah pada 7 April 2023.
Banyak orang yang membenarkan dan merasa terwakili dengan konten di TikTok Awbimax Reborn. Namun, konten itu pula yang membuat Bima dilaporkan ke Polda Lampung oleh advokat Gindha Ansori pada 10 April 2023.
Gindha Ansori mempolisikan Bima Yudho karena terdapat kata 'dajjal' dalam kontennya yang dianggap kasar atau tidak sopan. Ia juga menilai konten Awbimax Reborn melebih-lebihkan dengan mengatakan 'banyak pembangunan mangkrak'.
Pelaporan Gindha Ansori itu tentu mendapat banyak respon negatif dari masyarakat. Publik menilai bahwa Gindha Ansori berusaha membungkam kritik dari masyarakat terhadap pemerintah.
Namun pada 18 April 2023, Polda Lampung resmi menghentikan kasus konten Bima Yudho. Pasalnya, kata 'dajjal' pada konten Bima dinilai bukan sebagai tindak pidana.
Gindha Ansori pun menanggapi penghentian kasus Bima. Ia mengaku memang sudah memiliki niat untuk menghentikan kasus tersebut dengan mencabut laporannya.
"Mempertimbangkan situasi politik dan situasi masyarakat secara daerah dan nasional. Dengan isu ini cukup menyita yang luar biasa begitu. Sehingga ini diduga nanti akan ada kegaduhan di tengah masyarakat, oleh karenanya kita mengambil langkah pencabutan itu," jelas Gindha Ansori perihal niatnya mencabut laporan.
"Yang kedua, isu ini banyak yang menggunakan untuk kepentingan pihak-pihak tertentu yang mendompleng, sehingga ini menjadi tambah ramai dan membuat tambah gaduh," tambah Gindha Ansori.*
Sumber: Twitter @PartaiSocmed, @PakBebek1
Baca Juga: Libur Lebaran 2023 Jalan-Jalan Pakai Motor, Ini Tips Jaga Kondisi Kendaraan dan Penggunanya