SUARA BANDUNG - Seolah belajar dari kasus Fahmi Husaeni dan Anggi Anggraeni, Buya Yahya memberikan pesan penting ini.
Diketahui sebelumnya, pernikahan Fahmi Husaeni dan Anggi Anggraeni harus berakhir naas.
Pasalnya, Anggi Anggraeni kabur dan meninggalkan Fahmi Husaeni ke pelukan mantan kekasihnya, meski umur pernikahan baru 1 hari.
Belajar dari hal tersebut, Buya Yahya mengatakan jika salah satu pasangan pergi usai ijab kabul, maka tidak lantas pernikahan mereka batal.
"Kalau bicara hukum fiqihnya, sederhana. Perempuannya kalau lari kemana pun setelah akad nikah, tidak akan menjadi batal nikahannya. Kecuali sang suami menceraikannya, atau sang istri mengajukan ke mahkamah lalu mahkamah mencerai," kata Buya Yahya dikutip dari kanal YouTube Al-Bahjah TV, Minggu (16/7/2023).
Terlepas dari urusan kisah Fahmi dan Anggi, Buya Yahya lantas menjelaskan pentingnya pendidikan cinta bagi umat Islam.
"Sederhananya, kalau anda salah makan, sakit perut, selesai. Tapi kalau anda salah mencintai orang, tersiksanya sepanjang masa," tegas Buya Yahya.
Oleh karenanya, di dalam Islam diajarkan untuk memilih terlebih dahulu orang yang akan dicintai, sebelum menjatuhkan cinta pada orang yang akan dipilih.
"Maka diajarkan, kalau nikah itu milih. Karena dia adalah orang yang akan engkau cintai," tegasnya.
Sebab bagi Buya Yahya, jika tidak meletakkan cinta di atas bangunan pernikahan, namun justru melakukan pernikahan atas dasar cinta, maka resikonya lebih besar.
Persis seperti yang dialami oleh Fahmi dan Anggi, apabila keduanya ternyata tidak berjodoh. (*)