Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.857.000
Beli Rp2.730.000
IHSG 7.541,612
LQ45 735,970
Srikehati 352,397
JII 515,130

PT Astra International Tbk Bagi Deviden Rp 8,74 Triliun

Esti Utami | Suara.com

Selasa, 29 April 2014 | 14:37 WIB
PT Astra International Tbk Bagi Deviden Rp 8,74 Triliun
Gedung PT Astra International. (Humas Astra)

Suara.com - PT Astra International Tbk (ASII) membagikan dividen tunai sebesar Rp8,74 triliun atau sekitar 45,03 persen dari laba bersih tahun buku 2013 yang mencapai Rp19,416 triliun.  "Perseroan dapat terus meningkatkan kinerja dari tahun ke tahun dan mampu memberikan dividen tunai sebesar Rp216 per saham atau dengan total nilai Rp8,744 triliun," ujar Presiden Direktur ASII, Prijono Sugiarto di Jakarta, Selasa (29/4/2014).

Sementara sisa laba bersih perseroan tahun buku 2013 yang sekitar Rp10,67 triliun, akan dicatat sebagai laba ditahan yang dapat digunakan untuk ekspansi perseroan.  "Tata kelola perusahaan yang baik akan menjadi kerangka untuk mengelola bisnis, sumber daya manusia serta kontribusi dan lingkungan dengan baik dan berimbang, sebagaimana diterapkan dalam 'strategic people roadmap Astra'," katanya.

Ia mengatakan, tahun ini prospek bisnis Astra Grup diperkirakan masih tetap baik meski kompetisi di industri otomotif masih akan tinggi dan harga batu bara masih melemah. "Yang perlu diwaspadai yakni kenaikan suku bunga pinjaman dan fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS," ucapnya.

Ia mengemukakan tahun ini PT AI menganggarkan dana sekitar Rp20 triliun untuk mendukung ekspansi diantaranya untuk sektor infrastruktur, agribisnis, alat berat, dan otomotif. Untuk infrastruktur, Prijono mengatakan bahwa ada beberapa proyek yang harus diselesaikan, seperti jalan tol Mojokerto-Kertosono di Jawa timur dengan nilai investasi sekitar Rp2,5 triliun.

Sementara di sektor agri bisnis dianggarkan dana sekitar Rp4,3 triliun. Sektor alat berat di United tractor sebesar Rp3,5 triliun. Sementara di sektor otomotif perseroan menganggarkan sekitar Rp5 triliun.

"Ekspansi di otomotif tiada henti dikarenakan penetrasi kendaraan roda empat masih rendah. Pada tahun ini ekspansi di divisi otomotif sekitar Rp5 triliun," ujar dia.

Ia mengatakan bahwa perseroan akan terus berupaya untuk mencapai pertumbuhan yang seimbang. Strategi jangka panjang dalam "strategic people roadmap Astra" telah memberikan arahan yang jelas untuk tumbuh dan mencapai visi Astra 2020 yakni menjadi milik bangsa yang bermanfaat. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tiga Bulan, Laba PT Astra International Mencapai Rp4,7 Triliun

Tiga Bulan, Laba PT Astra International Mencapai Rp4,7 Triliun

Bisnis | Senin, 28 April 2014 | 18:05 WIB

Terkini

Menaker Siapkan Program Pelatihan Vokasi-Magang, Diserap ke PSN hingga Kawasan Ekonomi Khusus

Menaker Siapkan Program Pelatihan Vokasi-Magang, Diserap ke PSN hingga Kawasan Ekonomi Khusus

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 15:48 WIB

Kondisi Rupiah Kian Memburuk, Keponakan Prabowo Bisa Apa?

Kondisi Rupiah Kian Memburuk, Keponakan Prabowo Bisa Apa?

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 15:32 WIB

Komentar Purbaya soal Tarif Selat Malaka Bikin Malaysia dan Singapura Kalang Kabut

Komentar Purbaya soal Tarif Selat Malaka Bikin Malaysia dan Singapura Kalang Kabut

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 15:22 WIB

Pemerintah Mau Kasih Insentif Kendaraan Listrik, Tapi Ada Syaratnya

Pemerintah Mau Kasih Insentif Kendaraan Listrik, Tapi Ada Syaratnya

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 14:20 WIB

Rupiah Keok Tembus Rp17.301, Airlangga: Ini Gejolak Global!

Rupiah Keok Tembus Rp17.301, Airlangga: Ini Gejolak Global!

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 14:10 WIB

PLN Cari Biang Kerok Penyebab Mati Listrik Massal di Jakarta

PLN Cari Biang Kerok Penyebab Mati Listrik Massal di Jakarta

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 14:01 WIB

Jika PPN Jalan Tol Berlaku, Jusuf Hamka Akui Akan Ada Kenaikan Tarif

Jika PPN Jalan Tol Berlaku, Jusuf Hamka Akui Akan Ada Kenaikan Tarif

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 13:34 WIB

Gelar RUPST Tahun Buku 2025, Prodia Setujui Dividen 70% Hingga Komitmen Akselerasi Inovasi Layanan

Gelar RUPST Tahun Buku 2025, Prodia Setujui Dividen 70% Hingga Komitmen Akselerasi Inovasi Layanan

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 13:26 WIB

Serap Ribuan Pekerja, Investasi Anak Usaha Harita Group di KIPP Didukung DPRD Kayong Utara

Serap Ribuan Pekerja, Investasi Anak Usaha Harita Group di KIPP Didukung DPRD Kayong Utara

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 13:01 WIB

Mati Listrik Massal di Jakarta Landa Manggarai hingga Tebet

Mati Listrik Massal di Jakarta Landa Manggarai hingga Tebet

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 12:29 WIB