KSPI: Kenapa Pemerintah Mempermudah PHK di Sampoerna dan Newmont?

Doddy Rosadi | Suara.com

Minggu, 01 Juni 2014 | 09:30 WIB
KSPI: Kenapa Pemerintah Mempermudah PHK di Sampoerna dan Newmont?
Logo HM Sampoerna

Suara.com - Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang menimpa ribuan buruh PT HM Sampoerna dan PT Newmont, menunjukan ketidak berpihakan pemerintah terhadap buruh. Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia Said Iqbal mengatakan, pemerintah terkesan membiarkan begitu saja dan mempermudah perizinan proses PHK tersebut.

“Padahal PHK dalàm jumlah besar di perusahaan multinational pasti sudah diketahui dan direncanakan jauh-jauh hari (dari setahun lalu),jadi seharusnya sudah ada langkah antisipasi dari pemerintah dan pengusaha tersebu seperti menghilangkan lembur atau shift kerja,merumahkan buruh sambil menunggu kondisi perusahaan membaik,jadi bukan tiba - tiba mem-PHK, hal ini jelas sangat merugikan buruh terlebih PHK tersebut tanpa penjelasan yang masuk akal,” kata Said dalam surat elektronik yang diterima suara.com, Minggu (1/6/2014).

KSPI menduga PHK ribuan buruh ini hanyalah akal-akalan HM Sampoerna dan Newmont untuk bisa nantinya merekrut lagi karyawan baru dalam bentuk outsourcing dan kontrak sehingga bisa membayar upah murah dan tidak perlu menyiapkan dana pensiun.

Oleh karenanya, KSPI mendesak pemerintah dan pengadilan perburuhan menolak PHK tersebut dan menyerukan kepada buruh HM sampoerna dan Newmont untuk melakukan perlawanan dengan cara membawa kasus ini ke PHI dan pemogokan sesuai UU, KSPI pun siap membantu dan mendampingi buruh - buruh tersebut.

PT HM Sampoerna akan menghentikan kegiatan produksi pabrik sigaret kretek tangan yang berlokasi di Jember dan Lumajang, Jawa Timur, sehingga 4.900 karyawan perusahaan rokok terbesar itu terkena PHK dan terhitung sejak 31 Mei 2014.

Sementara itu, sebanyak 3.200 orang karyawan PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT) atau 80 persen dari total 4.000-an lebih karyawan perusahaan tambang tembaga dan emas di Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) itu, dirumahkan mulai hari ini (1/6/2014).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rencana PHK Ribuan Buruh PT HM Sampoerna Menuai Protes

Rencana PHK Ribuan Buruh PT HM Sampoerna Menuai Protes

Bisnis | Selasa, 20 Mei 2014 | 06:37 WIB

Tarif Listrik Naik, PHK Massal Menghantui Industri Tekstil

Tarif Listrik Naik, PHK Massal Menghantui Industri Tekstil

Bisnis | Senin, 28 April 2014 | 17:20 WIB

Terkini

ADRO Siapkan Rp4 Triliun untuk Buyback Saham, Boy Thohir Ungkap Rencananya

ADRO Siapkan Rp4 Triliun untuk Buyback Saham, Boy Thohir Ungkap Rencananya

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 10:24 WIB

Skandal BNI, Kronologi Hilangnya Uang Jemaat Gereja di Rantauprapat Rp 28 Miliar

Skandal BNI, Kronologi Hilangnya Uang Jemaat Gereja di Rantauprapat Rp 28 Miliar

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 10:20 WIB

BSI Siapkan Rp45 Triliun Uang Tunai dan Layanan Digital Selama Libur Lebaran

BSI Siapkan Rp45 Triliun Uang Tunai dan Layanan Digital Selama Libur Lebaran

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 10:12 WIB

Emas Antam Lebih Murah Lagi Hari Ini, Harganya Turun Rp 4.000

Emas Antam Lebih Murah Lagi Hari Ini, Harganya Turun Rp 4.000

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 10:12 WIB

Menhub Putar Otak Urai Kemacetan Kendaraan di Gilimanuk, Begini Jurusnya

Menhub Putar Otak Urai Kemacetan Kendaraan di Gilimanuk, Begini Jurusnya

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 10:07 WIB

Untung Mana Bea Cukai Bubar atau Reformasi Total?

Untung Mana Bea Cukai Bubar atau Reformasi Total?

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 10:07 WIB

Tak Hanya Jaminkan Kredit, Jamkrindo Syariah Tebar Zakat Rp 1,09 Miliar

Tak Hanya Jaminkan Kredit, Jamkrindo Syariah Tebar Zakat Rp 1,09 Miliar

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 10:02 WIB

Cair! Bantuan Pasca-Bencana di Aceh Timur Tembus Rp 100 Miliar, Ini Rinciannya

Cair! Bantuan Pasca-Bencana di Aceh Timur Tembus Rp 100 Miliar, Ini Rinciannya

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 09:54 WIB

Strategi Prudential Syariah Tingkatkan Inklusi dan Garap Pasar Halal di RI

Strategi Prudential Syariah Tingkatkan Inklusi dan Garap Pasar Halal di RI

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 09:46 WIB

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.975

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.975

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 09:42 WIB