Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.813.000
Beli Rp2.675.000
IHSG 7.101,226
LQ45 684,142
Srikehati 332,003
JII 470,939
USD/IDR 17.319

Meski Diuntungkan, Eksportir Ingin Rupiah Stabil

Doddy Rosadi | Suara.com

Selasa, 17 Juni 2014 | 12:26 WIB
Meski Diuntungkan, Eksportir Ingin Rupiah Stabil
Ilustrasi: Rupiah. (Foto: shutterstock)

Suara.com - Nilai tukar rupiah terus melemah terhadap dolar Amerika. Pada sesi pembukaan perdagangan, Selasa (17/6/2014) pagi, rupiah berada di level 11.800 per dolar Amerika.

Melemahnya rupiah memberikan keuntungan bagi eksportir. Karena, nilai barang yang diekspornya akan meningkat. Namun, Penasihat Asosiasi Ekspor Impor Hortikultura Taufik Kurnia mengatakan, pendapat yang mengatakan eksportir diuntungkan dengan pemelahan rupiah tidak selamanya benar.

“Memang dari nilai ekspor terjadi peningkatan tetapi kan ada juga peningkatan di biaya lain misalnya biaya pengapalan, itu kan dalam dolar. Jadi istilah you win some you lose some akan berlaku di sini. Di satu sisi ada peningkatan dari nilai ekspor da nada peningkatan biaya di sektor lain. Nanti akan dihitung, berapa selisih yang didapatkan,” kata Taufik kepada suara.com melalui sambungan telepon, Selasa (17/6/2014).

Taufik menambahkan, pelemahan rupiah kali ini juga tidak memberikan banyak keuntungan bagi eksportir. Karena, momennya bersamaan dengan puasa.

“Saat puasa dan Lebaran, permintaan pasti menigkat jadi eksportir pasti akan memenuhi permintaan dari pasar domestik terlebih dahulu baru ekspor. Jadi memang pendapat eksportir diuntungkan dengan pelemahan rupiah hanya teori karena dalam praktiknya tidak selalu sama,” tegasnya.

Karena itu, Taufik berharap nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika tetap stabil dan tidak fluktuatif seperti yang terjadi selama ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Analis: Jokowi Kalah, Rupiah Terus Melemah

Analis: Jokowi Kalah, Rupiah Terus Melemah

Bisnis | Senin, 09 Juni 2014 | 10:37 WIB

Asumsi Rupiah di APBN Perubahan 2014 Direvisi

Asumsi Rupiah di APBN Perubahan 2014 Direvisi

Bisnis | Jum'at, 06 Juni 2014 | 12:10 WIB

Gubernur BI: Pilpres Pengaruhi Nilai Tukar Rupiah

Gubernur BI: Pilpres Pengaruhi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Kamis, 05 Juni 2014 | 12:58 WIB

Terkini

Konflik Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Brent Tembus 119 Dolar AS

Konflik Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Brent Tembus 119 Dolar AS

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 11:05 WIB

Lonjakan Harga Pangan Hari Ini: Bawang Merah, Cabai, hingga Telur

Lonjakan Harga Pangan Hari Ini: Bawang Merah, Cabai, hingga Telur

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 10:54 WIB

Anjlok Lebih Dalam Pagi Ini, Rupiah Terus Cetak Rekor Terburuk

Anjlok Lebih Dalam Pagi Ini, Rupiah Terus Cetak Rekor Terburuk

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 10:15 WIB

UEA Keluar OPEC: Sinyal Kiamat 'Energi' atau Harga Minyak Dunia Turun?

UEA Keluar OPEC: Sinyal Kiamat 'Energi' atau Harga Minyak Dunia Turun?

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 10:10 WIB

Kemenperin: Industri Kertas Untung dengan Lemahnya Nilai Tukar Rupiah

Kemenperin: Industri Kertas Untung dengan Lemahnya Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 10:04 WIB

Bea Masuk LPG Dihapus, Industri Petrokimia Bersukaria

Bea Masuk LPG Dihapus, Industri Petrokimia Bersukaria

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 09:58 WIB

Emas Laku Keras, Laba ANTAM Naik 58 Persen di Triwulan I 2026

Emas Laku Keras, Laba ANTAM Naik 58 Persen di Triwulan I 2026

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 09:52 WIB

Wamenaker: Biaya Membunuh Industri Tembakau Sangat Murah, Tapi...

Wamenaker: Biaya Membunuh Industri Tembakau Sangat Murah, Tapi...

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 09:46 WIB

Haga Emas Antam Terus Turun, Hari Ini Dibanderol Rp 2.769.000/Gram

Haga Emas Antam Terus Turun, Hari Ini Dibanderol Rp 2.769.000/Gram

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 09:25 WIB

Tak Sekadar Bisnis, Emiten TAPG Mulai Jalankan Program Hunian Layak

Tak Sekadar Bisnis, Emiten TAPG Mulai Jalankan Program Hunian Layak

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 09:20 WIB