Borong Saham MNC, Prabowo-Hatta Lawan Jokowi Effect

Doddy Rosadi | Suara.com

Jum'at, 20 Juni 2014 | 14:20 WIB
Borong Saham MNC, Prabowo-Hatta Lawan Jokowi Effect
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Pembelian 6,13 persen saham PT MNC Investama Tbk (BHIT) oleh investor dengan nama Tanoesudibjo/Prabowo-Hatta tidak akan mempengaruhi indeks harga saham gabungan di Bursa Efek Indonesia.  Karena, kata analis pasar modal dari Universal Broker, Satrio Utomo, transaksi Rp869,8 miliar terjadi di pasar negosiasi dan bukan pasar regular.

Bursa Efek Indonesia menggolongkan perdagangan saham dalam tiga pasar yaitu pasar regular, pasar negosiasi dan pasar tunai. Saham-saham di pasar regular diperdagangkan dalam satuan perdagangan lot dan berdasarkan mekanisme tawar-menawar selama periode perdagangan. Harga yang terjadi di pasar ini akan digunakan sebagai dasar perhitungan indeks di Bursa Efek Indonesia.

Sedangkan pasar negosiasi dilaksanakan berdasarkan tawar menawar individual antara anggota Bursa Beli dengan anggota Bursa Jual dengan berpedoman pada kurs terakhir di Pasar Reguler. Saham yang diperdagangkan di pasar negosiasi tidak digunakan sebagai dasar perhitungan indeks di Bursa Efek Indonesia.

“Itu mungkin hanya sekadar pencitraan untuk mendapatkan kesan bahwa ‘Prabowo-Hatta adalah investor saham di Bursa Efek Indonesia’. Transaksi tersebut jelas tidak bermanfaat kepada pemodal yang lain karena transaksinya di pasar negosiasi dan bukan di pasar regular,” kata Satrio ketika dihubungi suara.com melalui sambungan telepon, Jumat (20/6/2014).

Satrio menduga, pembelian saham BHIT tersebut merupakan upaya untuk melawan Jokowi Effect di pasar modal. Selama ini, kata dia, harga saham cenderung turun jika elektabilitas Prabowo naik.  Satrio memperkirakan transaksi pembelian saham BHIT tersebut terjadi pada minggu pertama atau minggu kedua Juni.

“Kalau dana tersebut kemudian digunakan untuk menyangga market ketika elektabilitas Prabowo meningkat, jelas bagus untuk pasar. Cuma, untuk menyangga seperti ini uang sebesar Rp1 triliun kurang, mungkin butuh sekitar Rp3-10 triliun untuk menyangga pasar,” jelasnya.

Di layar saham Bloomberg pada Kamis (19/6/2014), muncul informasi pemegang saham PT MNC Investama Tbk (BHIT) dengan tulisan Tanoesudibjo/Prabowo-Hatta yang menjadi pemegang saham 6,13%.

Seperti dilansir laman investasi Bareksa, pasangan calon Presiden Prabowo Subianto memborong saham 4 perusahaan grup MNC dengan total nilai Rp869,8 miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Timur Tengah Bergejolak, Petrokimia Gresik Bicara Nasib Soal Pasokan Sulfur

Timur Tengah Bergejolak, Petrokimia Gresik Bicara Nasib Soal Pasokan Sulfur

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 14:09 WIB

Laba Bersih PTBA Terkoreksi 42,74 Persen di Tengah Pembengkakan Beban Operasional

Laba Bersih PTBA Terkoreksi 42,74 Persen di Tengah Pembengkakan Beban Operasional

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 13:44 WIB

Sektor Swasta Ini Diharamkan untuk Ikut WFH oleh Pemerintah

Sektor Swasta Ini Diharamkan untuk Ikut WFH oleh Pemerintah

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 13:22 WIB

Sah! Ini SE Aturan Swasta Terapkan WFH Bagi Karyawannya

Sah! Ini SE Aturan Swasta Terapkan WFH Bagi Karyawannya

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 13:14 WIB

Manfaatkan CNG, PGN Perkuat Ketahanan Energi Nasional di Arus Mudik

Manfaatkan CNG, PGN Perkuat Ketahanan Energi Nasional di Arus Mudik

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 13:07 WIB

IHSG Melonjak 1,45% di Sesi 1, 502 Saham Meroket

IHSG Melonjak 1,45% di Sesi 1, 502 Saham Meroket

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 13:03 WIB

Telkom AI Center Makassar Jadi Motor Baru Inovasi Digital di Indonesia Timur

Telkom AI Center Makassar Jadi Motor Baru Inovasi Digital di Indonesia Timur

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 12:31 WIB

Ekonomi Pulih Lebih Lamban Meskipun Blokade Selat Hormuz Dibuka

Ekonomi Pulih Lebih Lamban Meskipun Blokade Selat Hormuz Dibuka

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 11:39 WIB

Cetak Kinerja Solid, EBITDA PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) Naik 156% Sepanjang 2025

Cetak Kinerja Solid, EBITDA PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) Naik 156% Sepanjang 2025

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 11:35 WIB

Bursa Saham Asia Kompak di Zona Hijau saat AS Klaim Serang Militer Iran

Bursa Saham Asia Kompak di Zona Hijau saat AS Klaim Serang Militer Iran

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 11:06 WIB