Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.767.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.599,240
LQ45 651,086
Srikehati 320,576
JII 428,616
USD/IDR 17.661

Kilang Tangguh Mulai Pasok Gas Alam Cair ke Lampung

Doddy Rosadi | Suara.com

Minggu, 06 Juli 2014 | 14:58 WIB
Kilang Tangguh Mulai Pasok Gas Alam Cair ke Lampung
Kilang tangguh di Papua Barat. (skkmigas.go.id)

Suara.com - Kilang Tangguh, Papua Barat yang dioperasikan BP Berau Ltd, mulai memasok gas alam cair ke terminal penerima dan regasifikasi terapung milik PT PGN LNG Indonesia di perairan Lampung.

Pelaksana Tugas Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) J Widjonarko mengatakan, pada 1 Juli 2014, pihaknya telah memberikan persetujuan pengiriman kargo LNG perdana tersebut.

"Kami telah memberikan persetujuan penandatanganan atas Master FOB LNG Sale and Purchase Agreement dan Confirmation Notice antara Tangguh LNG dan PGN LNG Indonesia untuk penjualan satu kargo LNG ke Floating Storage and Regasification Unit (FSRU) Lampung," katanya.

Menurut dia, pengiriman perdana tersebut merupakan bagian dari rencana lima kargo Tangguh yang akan dipasok ke FSRU Lampung pada 2014.

Kargo perdana itu memiliki volume 3.320.000 MMBTU dan akan digunakan untuk komisioning FSRU Lampung.

Pengiriman LNG ke FSRU Lampung pada 2015 direncanakan sebanyak 14 kargo.

Gas dari FSRU Lampung selanjutnya akan dipasok untuk memenuhi kebutuhan sektor kelistrikan dan industri di Jawa bagian barat yang terkoneksi melalui pipa South Sumatera West Java (SSWJ).

Ke depan, pemanfaatan gas dari FSRU Lampung juga akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan di Sumatera.

"Ini adalah bentuk komitmen industri hulu migas untuk memenuhi kebutuhan gas domestik," kata Widjonarko.

Selain FSRU, Tangguh juga sudah memasok dua kargo ke PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) pada 2014 dari rencana empat kargo melalui mekanisme pertukaran (swap) dengan Kilang Arun, Aceh.

Pada 2014, alokasi gas bumi domestik telah mencapai 54 persen dari total produksi yang ada dan sisanya diekspor. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Qatar Stop Produksi LNG Usai Diserang Drone Iran, Harga Gas Eropa Meroket 54 Persen

Qatar Stop Produksi LNG Usai Diserang Drone Iran, Harga Gas Eropa Meroket 54 Persen

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 14:36 WIB

Kontrak Buta LNG Rp 192 Triliun: KPK Jebloskan 2 Mantan Direktur Pertamina

Kontrak Buta LNG Rp 192 Triliun: KPK Jebloskan 2 Mantan Direktur Pertamina

News | Kamis, 31 Juli 2025 | 20:22 WIB

Permintaan LNG Global Meningkat, Jadi Potensi Bisnis Terminal Receiving LNG

Permintaan LNG Global Meningkat, Jadi Potensi Bisnis Terminal Receiving LNG

Bisnis | Jum'at, 21 Juni 2024 | 08:11 WIB

Jualan Gas PGN Melonjak di 2023, Tapi Laba Menurun 14,7 Persen

Jualan Gas PGN Melonjak di 2023, Tapi Laba Menurun 14,7 Persen

Bisnis | Rabu, 13 Maret 2024 | 12:14 WIB

Melongok Potensi Bisnis Emiten LNG di Tahun Politik

Melongok Potensi Bisnis Emiten LNG di Tahun Politik

Bisnis | Kamis, 11 Januari 2024 | 09:21 WIB

Diperiksa KPK Selama 5 Jam, Dahlan Iskan Beberkan yang Ditanya Penyidik

Diperiksa KPK Selama 5 Jam, Dahlan Iskan Beberkan yang Ditanya Penyidik

Foto | Kamis, 14 September 2023 | 16:56 WIB

Genjot Kinerja, GTSI Fokus Bisnis Pengangkutan LNG

Genjot Kinerja, GTSI Fokus Bisnis Pengangkutan LNG

Bisnis | Jum'at, 12 Mei 2023 | 17:25 WIB

Gas Alam Cair Berpeluang Jadi Alternatif Bahan Bakar Kapal

Gas Alam Cair Berpeluang Jadi Alternatif Bahan Bakar Kapal

Bisnis | Kamis, 15 September 2022 | 22:16 WIB

Subholding Pertamina Bakal Jual Gas Alam Cair dalam Bentuk Tabung Seperti LPG

Subholding Pertamina Bakal Jual Gas Alam Cair dalam Bentuk Tabung Seperti LPG

Bisnis | Jum'at, 09 September 2022 | 21:43 WIB

Indonesia Bakal Punya Bunker untuk Gas Alam Cair Pertama

Indonesia Bakal Punya Bunker untuk Gas Alam Cair Pertama

Bisnis | Senin, 05 September 2022 | 21:20 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB