Suku Bunga KPR di BTN Paling Tinggi

Doddy Rosadi

Minggu, 06 Juli 2014 | 20:33 WIB
Suku Bunga KPR di BTN Paling Tinggi
Ilustrasi: Mesin ATM Bank Tabungan Negara. (suara.com/Doddy Rosadi)

Suara.com - Suku bunga dasar kredit KPR BTN sebesar 11,5 persen (akhir Mei 2014) atau lebih tinggi dibandingkan bank-bank nasional lain menjadi salah satu indikator bank tersebut tidak efisien.

Pengamat Perbankan Reagy Sukmana mengatakan kondisi BTN yang tidak sehat membuat bank ini memiliki suku bunga lebih tinggi dibandingkan bank-bank lainnya.

"Dana pihak ketiga dari BTN adalah dana mahal. Dana itu diambil karena BTN membutuhkan likuiditas, belum lagi rasio kredit bermasalah (NPL) BTN yang tinggi," ujar dia.

Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) Kredit Pemilikan Rumah atau KPR bank-bank lain seperti Bank Central Asia (BCA) hanya 10,5 persen, BRI 10,25 persen, Bank Mandiri 11 persen, dan BNI 11,1 persen. Baik BRI, BNI, maupun Bank Mandiri belum menaikkan suku bunga dasar kreditnya sejak Desember 2013, kecuali BCA yang menaikkan SBDK pada Januari 2014, dari 9,5 persen menjadi 10,5 persen dan BTN dari 11 persen menjadi 11,5 persen pada Februari 2014.

Reagy menilai, BTN akan sulit menurunkan suku bunga karena jika dilihat dari laporan keuangannya, BTN memiliki kredit macet yang cukup tinggi dan dana pihak ketiga yang mencapai kisaran Rp90 triliun didominasi dana mahal, sehingga biaya dana (cost of fund) tinggi membuat bank ini mengalami inefisiensi.

Hal itu terjadi karena besarnya porsi dana mahal (deposito) BTN dibandingkan dana murah (tabungan dan giro). Ketika ditanya kemungkinan turunnya SBDK BTN, Reagy mengaku pesimistis.

"Porsi deposito dari dana pihak ketiganya cukup besar, rasanya mustahil (SBDK) akan turun," katanya.

Ditambahkan Reagy, belum lagi fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan/FLPP untuk rumah tapak yang akan dihapuskan oleh pemerintah mulai tahun depan. Hal ini diyakini akan memukul BTN. "Sudah pasti akan menggerus pangsa pasar BTN," jelasnya.

Dia pesimistis BTN dapat bersaing dengan bank lainnya jika kondisinya masih seperti sekarang ini. "Bank kita banyak dan banyak yang menawarkan suku bunga KPR yang lebih rendah dari BTN," lanjutnya.

Menurut Reagy, guna menyelesaikan masalah backlog perumahan pun, BTN pasti akan kesulitan mengingat keterbatasan permodalan dan likuiditasnya. Reagy berharap agar pemerintahan baru nanti segera menjalankan konsolidasi perbankan.

Dengan konsolidasi, BTN akan mampu mendapatkan dana murah dari Bank Mandiri yang berlimpah ruah, sehingga bisa membuat BTN mampu memberikan SBDK yang lebih murah. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bunga KPR ke Depan Tak Naik, Alasan BI Tahan BI-Rate 5,75%

Bunga KPR ke Depan Tak Naik, Alasan BI Tahan BI-Rate 5,75%

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:35 WIB

Gara-gara Ini, BI Diramal Bakal Naikkan Suku Bunga

Gara-gara Ini, BI Diramal Bakal Naikkan Suku Bunga

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 07:44 WIB

DEN Peringatkan BI Segera Naikkan Suku Bunga demi Selamatkan Rupiah

DEN Peringatkan BI Segera Naikkan Suku Bunga demi Selamatkan Rupiah

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 17:22 WIB

LPS Tahan Bunga Penjaminan, Suku Bunga Deposito Belum Banyak Bergerak

LPS Tahan Bunga Penjaminan, Suku Bunga Deposito Belum Banyak Bergerak

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 11:39 WIB

Suahasil Minta BUMN Kemenkeu Tak Cari Untung lewat Suku Bunga Deposito Tinggi

Suahasil Minta BUMN Kemenkeu Tak Cari Untung lewat Suku Bunga Deposito Tinggi

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 11:11 WIB

BI Pertahankan BI-Rate 5,75 Persen di Tengah Tekanan Global

BI Pertahankan BI-Rate 5,75 Persen di Tengah Tekanan Global

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 09:00 WIB

Suku Bunga The Fed Naik, Rupiah Dibuka Tertekan

Suku Bunga The Fed Naik, Rupiah Dibuka Tertekan

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 09:40 WIB

Modal Asing Kembali ke Indonesia, Investor: Asal Jangan Cuma Omon-omon

Modal Asing Kembali ke Indonesia, Investor: Asal Jangan Cuma Omon-omon

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 12:46 WIB

BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuan di 5,75 Persen

BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuan di 5,75 Persen

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:37 WIB

Rekomendasi Saham Hari Ini yang Diramal Cuan usai Long Weekend

Rekomendasi Saham Hari Ini yang Diramal Cuan usai Long Weekend

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 09:02 WIB

Terkini

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:16 WIB

×