Jokowi: Laut dan Samudera adalah Masa Depan

Doddy Rosadi, admin

Senin, 20 Oktober 2014 | 11:34 WIB
Jokowi: Laut dan Samudera adalah Masa Depan
Jokowi Sebelum Pelantikan di Gedung MPR/DPR/DPD.

Suara.com - Presiden Joko Widodo menyebutkan tekadnya untuk mengembalikan secara nyata semboyan yang telah lama dicetuskan oleh nenek moyang rakyat Indonesia, "di laut kita jaya".

Jokowi juga menyatakan bahwa Indonesia telah terlalu lama ‘memunggungi’ laut. Hal itu diungkapkan Jokowi dalam pidato kenegaraan usai dilantik sebagai Presiden di Gedung MPR/DPR/DPD, Senin (20/10/2014).

Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (Kiara) menegaskan bakal terus mengawal komitmen kelautan sebagaimana telah ditunjukkan dalam pidato pertama yang disampaikan Joko Widodo sebagai Presiden ketujuh Republik Indonesia.

"Kiara akan mengawal Presiden Jokowi di laut," kata Sekretaris Jenderal Kiara Abdul Halim.

Menurut Abdul Halim, pidato pertama Presiden Joko Widodo adalah "dahsyat" karena secara tegas disebutkan bahwa Indonesia telah lama "memunggungi" lautan padahal laut, samudera, teluk dan selat adalah masa depan peradaban bangsa.

Abdul Halim juga menyatakan bahwa pesan yang diucapkan Presiden Joko Widodo adalah eksplisit dengan "nelayan disapa lebih dulu".

Sebelumnya, Kiara juga menegaskan bahwa Menteri Kelautan dan Perikanan baru yang dipilih dalam kabinet pemerintahan Jokowi-JK dinilai harus mampu mengharmonisasikan dan mengoreksi kebijakan agar dapat mewujudkan Poros Maritim Dunia.

"Pascapelantikan, langkah pertama yang dapat dilakukan (Menteri Kelautan dan Perikanan) adalah melakukan harmonisasi dan mengoreksi kebijakan kelautan dan perikanan yang tidak memihak nelayan dan kepentingan bangsa lebih luas," kata Abdul Halim.

Menurut dia, langkah harmonisasi harus diikuti dengan perumusan program yang mampu menyejahterakan pelaku perikanan skala kecil/tradisional, serta menempatkan nelayan, perempuan nelayan dan petambak sebagai prioritas kebijakan dan politik anggarannya.

Apalagi, ia berpendapat bahwa dalam satu dekade terakhir, arah kebijakan pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan banyak memihak kepentingan asing, misalnya pembolehan alih muatan di tengah laut ("transhipment") dan pengecualian tuna untuk langsung diekspor.

Selain itu, lanjutnya, pemberian izin lokasi dan izin pemanfaatan pesisir dan pulau-pulau kecil kepada pihak asing seperti yang terjadi di Gili Sunut, Lombok, Nusa Tenggara Barat.

"Persoalan lain yang juga belum teratasi adalah nihilnya sarana mobilisasi warga antarpulau, khususnya di Indonesia bagian timur, pencurian ikan, penggusuran masyarakat pesisir untuk didirikan permukiman mewah dan berbayar, pencemaran laut, serta kapasitas pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan yang lemah dan tumpah-tindih," kata Abdul Halim. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:52 WIB

Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Teroris di Enam Provinsi, Termasuk Riau

Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Teroris di Enam Provinsi, Termasuk Riau

Riau | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:49 WIB

Aaliyah Massaid Punya Kebiasaan Bersihkan Wajah Sebelum Bertemu Anak

Aaliyah Massaid Punya Kebiasaan Bersihkan Wajah Sebelum Bertemu Anak

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:44 WIB

Leonardo DiCaprio Soroti Karhutla, 800 Ribu Hektar Hutan Terbakar: Ke Mana Orangutan Pergi?

Leonardo DiCaprio Soroti Karhutla, 800 Ribu Hektar Hutan Terbakar: Ke Mana Orangutan Pergi?

Kalbar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:24 WIB

63 Jenazah Korban Virgo Teridentifikasi, Jawa Timur Terbanyak dengan 28 Orang

63 Jenazah Korban Virgo Teridentifikasi, Jawa Timur Terbanyak dengan 28 Orang

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:13 WIB

Sensasi Berburu Jajanan Viral ala Chatuchak Bangkok Kini Bisa Dirasakan di Kelapa Gading

Sensasi Berburu Jajanan Viral ala Chatuchak Bangkok Kini Bisa Dirasakan di Kelapa Gading

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:07 WIB

Memilih Produk untuk Anak, Orang Tua Perlu Melihat Lebih dari Sekadar Label

Memilih Produk untuk Anak, Orang Tua Perlu Melihat Lebih dari Sekadar Label

Health | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:06 WIB

Analis Politik Ungkap Peluang Besar Dedi Mulyadi Menuju Pilpres 2029

Analis Politik Ungkap Peluang Besar Dedi Mulyadi Menuju Pilpres 2029

Video | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:05 WIB

Membangun Literasi Finansial Sejak Dini Melalui BRImo Junior

Membangun Literasi Finansial Sejak Dini Melalui BRImo Junior

Bri | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:54 WIB

Kabut Asap Sumsel Tak Hanya Bikin Sesak, Akademisi Soroti 'Empathy Gap' Kepala Daerah

Kabut Asap Sumsel Tak Hanya Bikin Sesak, Akademisi Soroti 'Empathy Gap' Kepala Daerah

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:37 WIB

×