Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Penjualan Pertamax Naik 1 Ton Per Hari

Doddy Rosadi

Jum'at, 02 Januari 2015 | 09:08 WIB
Penjualan Pertamax Naik 1 Ton Per Hari
Pengendara mengisi bahan bakar Pertamax di SPBU Abdul Muis Jakarta. (Suara.com/Kurniawan Mas'ud)

Suara.com - Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Bogor, Jawa Barat, menambah pasokan Pertamax seiring dengan turunnya harga bahan bakar nonsubsidi tersebut.

"Sejak harga Premium naik dua bulan lalu, banyak konsumen beralih ke Pertamax, sekarang harganya turun lagi, jadi pasti pembelian ikut bertambah," kata Irawan, Pengelola SPBU 34-16710 PT Virgo Petrus di Jalan Raya Ciawi-Gadog, Jumat, (2/1/2015).

Ia mengatakan, pembelian Pertamax meningkat sejak harga Premium naik November 2014 lalu. Penjualan Pertamax meningkat dari 1 ton per hari menjadi 3 sampai 4 ton setiap harinya.

Menurut dia, agar penjualan Pertamax mencukupi, pihaknya akan menambah jumlah pasokan dari 18 kilo liter menjadi 20 kilo liter, atau sejumlah pasokan Premium yang ada di SPBU.

"Hari ini harga Pertamax turun lagi dari Rp9.600 per liter menjadi Rp8.800 per liter," katanya.

Ia mengatakan, harga jual Pertamax dan Premium saat ini tidak jauh berbeda setelah pemerintah menurunkan harga per 1 Januari 2015.

Harga Premium dari Rp8.500 turun menjadi Rp7.600 per liter, solar dari Rp7.500 menjadi Rp7.250 per liter, Pertamax dari Rp9.950 per liter menjadi Rp9.600 per liter dan Pertamax Plus dari Rp11.100 menjadi Rp10.750 per liter.

"Pertamax itu BBM non subsidi, jika penjualannya meningkat tentu lebih bagus, karena pemerintah tidak perlu mensubsidi," katannya.

Irawan menambahkan, pihaknya hanya akan menambah pasokan Pertamax, sedangkan Premium tidak ada penambahan tetap sebanyak 20 ton atau kilo liter, begitu juga dengan Solar hanya 5 kilo liter.

Turunnya harga jual Pertamax disambut baik sejumlah masyarakat selaku konsumen. Menurut mereka, kualitas Pertamax lebih bagus dari Premium sehingga dengan harga terjangkau mereka bisa mendapat bahan bakar terbaik.

Rafik sudah dua bulan terakhir menggunakan bahan bakar Pertamax. Dengan turunnya harga Pertamax ia bisa lebih berhemat untuk biaya transportasi.

"Biasanya beli 25.000 sekali pengisian, tidak sampai penuh tangkinya. Sekarang sudah bisa lebih penuh lagi tangki motornya," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Harga Pertamax Seharusnya Turun Jadi Rp8.500 per Liter

Harga Pertamax Seharusnya Turun Jadi Rp8.500 per Liter

Bisnis | Minggu, 28 Desember 2014 | 08:41 WIB

Ron 88 Dihapus, Peluang Liberalisasi Bagi SPBU Asing

Ron 88 Dihapus, Peluang Liberalisasi Bagi SPBU Asing

Bisnis | Sabtu, 27 Desember 2014 | 12:50 WIB

Alihkan Subsidi Premium ke Pertamax

Alihkan Subsidi Premium ke Pertamax

Bisnis | Jum'at, 26 Desember 2014 | 18:00 WIB

Butuh Waktu 2-5 Bulan Untuk Beralih dari Premium ke Pertamax

Butuh Waktu 2-5 Bulan Untuk Beralih dari Premium ke Pertamax

Bisnis | Minggu, 21 Desember 2014 | 23:09 WIB

Komite Migas Rekomendasikan Stop Impor Premium

Komite Migas Rekomendasikan Stop Impor Premium

Bisnis | Minggu, 21 Desember 2014 | 18:48 WIB

Harga Premium Naik, Permintaan Pertamax Naik 20 Persen

Harga Premium Naik, Permintaan Pertamax Naik 20 Persen

Bisnis | Sabtu, 06 Desember 2014 | 13:03 WIB

Sejak Harga Premium Naik, Konsumsi Pertamax Terus Meningkat

Sejak Harga Premium Naik, Konsumsi Pertamax Terus Meningkat

Bisnis | Jum'at, 05 Desember 2014 | 07:05 WIB

Pertamina: Konsumsi Pertamax Naik 70 Persen

Pertamina: Konsumsi Pertamax Naik 70 Persen

Bisnis | Jum'at, 28 November 2014 | 07:41 WIB

Terkini

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:10 WIB

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:41 WIB

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:39 WIB

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:35 WIB

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:40 WIB

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:35 WIB

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:29 WIB

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:20 WIB

Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:13 WIB

Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun

Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:33 WIB