Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.315,311
LQ45 627,116
Srikehati 305,365
JII 382,284
USD/IDR 17.910

PNS di Kota Ini Bisa Beli Rumah dengan Harga Murah

Doddy Rosadi

Rabu, 14 Januari 2015 | 14:16 WIB
PNS di Kota Ini Bisa Beli Rumah dengan Harga Murah
Ilustrasi: Pegawai Negeri Sipil. (Antara)

Suara.com - Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyiapkan perumahan dengan harga terjangkau bagi pegawai negeri sipil lingkungan pemerintah setempat di kawasan Desa Wisata Krebet Sendangsari.

"Perumahan ini diperuntukkan bagi pegawai negeri sipil (PNS) yang belum memiliki rumah dan masih menempati rumah mertua indah (numpang rumah orang tua-red)," kata Bupati Bantul, Sri Surya Widati saat peluncuran Perumahan Nyaman Sendangsari di Bantul, Rabu, (14/1/2015).

Menurut dia, perumahan yang dibangun di atas lahan seluas sekitar 4.000 meter persegi tersebut memanfaatkan lahan Bantul Kota Mandiri (BKM), aset tanah yang dimiliki Pemkab Bantul bersama pihak ketiga PT Perwita Karya.

"Bantul ada lahan BKM sekitar 32 hektare yang di antaranya terdapat di Pajangan, ke depan lahan ini memang diperuntukkan untuk perumahan Korpri, itu karena di Bantul masih banyak PNS yang belum memiliki rumah, saya tidak hafal jumlahnya," katanya.

Sri Surya juga mengatakan, masih banyaknya PNS yang belum memiliki rumah sendiri menjadi perhatian dan pekerjaan rumah (PR), dan Pemkab bertugas bertanggungjawab meningkatkan kualitas permukiman yang layak dan nyaman untuk ditinggali.

"Perumahan dengan harga terjangkau menjadi dambaan setiap keluarga, hal ini merupakan amanah dari Undang-undang bahwa setiap orang berhak hidup sejahtera dengan menempati rumah yang layak, lingkungan sehat, aman dan serasi," katanya.

Sementara itu, Legal Director Majestic Land, Wisnu Cahyo Nugraha mengatakan, ada 42 unit rumah yang akan didirikan di Perumahan Nyaman Sendasari ini, pengembang perumahan menawarkan harga kisaran Rp200 juta dengan pilihan beberapa kredit perumahan rakyat di bank.

"Kami juga sudah sosialisasikan melalui Bank Bantul, dan sampai saat ini sudah terjual 22 unit, sehingga harapannya setelah peluncuran ini bisa segera terjual seratus persen, sehingga kami bisa bangun di tempat lain," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lima Tahun Lagi, Tak Ada Kawasan Kumuh di Indonesia

Lima Tahun Lagi, Tak Ada Kawasan Kumuh di Indonesia

Bisnis | Senin, 22 Desember 2014 | 21:15 WIB

Jokowi Harus Prioritaskan Pembangunan Rumah Rakyat

Jokowi Harus Prioritaskan Pembangunan Rumah Rakyat

Bisnis | Senin, 22 Desember 2014 | 20:46 WIB

Saham Sektor Properti Catatkan Kinerja Tertinggi Sepanjang 2014

Saham Sektor Properti Catatkan Kinerja Tertinggi Sepanjang 2014

Bisnis | Kamis, 18 Desember 2014 | 00:04 WIB

Belum Ada Terobosan Baru dari Kementerian PU-Pera

Belum Ada Terobosan Baru dari Kementerian PU-Pera

Bisnis | Selasa, 16 Desember 2014 | 13:31 WIB

Perlu Dirjen yang Paham Masalah Perumahan Rakyat

Perlu Dirjen yang Paham Masalah Perumahan Rakyat

Bisnis | Minggu, 02 November 2014 | 15:08 WIB

Tepat, Penggabungan PU dengan Perumahan Rakyat

Tepat, Penggabungan PU dengan Perumahan Rakyat

Bisnis | Rabu, 29 Oktober 2014 | 08:11 WIB

Penggabungan PU dengan Perumahan Rakyat Diprotes

Penggabungan PU dengan Perumahan Rakyat Diprotes

Bisnis | Selasa, 28 Oktober 2014 | 06:56 WIB

Masalah Kekurangan Perumahan Tuntas pada 2030

Masalah Kekurangan Perumahan Tuntas pada 2030

Bisnis | Kamis, 23 Oktober 2014 | 11:57 WIB

Terkini

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:29 WIB

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:16 WIB

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Riau | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:14 WIB

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Sumbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:58 WIB

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:57 WIB

Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B

Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B

Lifestyle | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:45 WIB

Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas

Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas

Jawa Tengah | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:43 WIB

Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan

Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan

Health | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:35 WIB

Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter

Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:25 WIB

Proyek E10 Ambisius, Tapi Siapa Mau Pasok Tebu untuk Pemerintah?

Proyek E10 Ambisius, Tapi Siapa Mau Pasok Tebu untuk Pemerintah?

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:22 WIB

×