Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Rupiah Terus Melemah, Belum Bisa Keluar dari Level 13 Ribu

Doddy Rosadi | Suara.com

Selasa, 10 Maret 2015 | 10:36 WIB
Rupiah Terus Melemah, Belum Bisa Keluar dari Level 13 Ribu
Suasana gerai penukaran valuta asing. [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Selasa pagi bergerak melemah sebesar lima poin ke level Rp13.030 dibandingkan sebelumnya di posisi Rp13.025 per dolar Amerika.

Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan bahwa munculnya data Amerika Serikat mengenai kenaikan jumlah pekerja di luar sektor pertanian hingga turunnya angka pengangguran membuat spekulasi kenaikan suku bunga acuan Amerika (Fed fund rate) kembali muncul.

Akibatnya, mata uang dunia termasuk rupiah mengalami tekanan terhadap dolar Amerika.

"Sentimen positif dari dalam negeri bagi rupiah pasca data cadangan devisa Indonesia per akhir Februari 2015 yang naik menjadi sebesar 115,5 miliar dolar Amerika atau setara dengan Rp1.501,5 triliun (kurs Rp13.000 per dolar Amerika) cenderung meredup oleh sentimen the Fed," kata Reza.

Kendati demikian, menurut dia, sentimen positif domestik mengenai fundamental ekonomi Indonesia yang masih cukup baik dalam jangka panjang akan kembali menopang mata uang rupiah.

"Untuk sementara laju rupiah cenderung terkena imbas global, ke depan potensi pembalikan arah ke area positif masih terbuka bagi rupiah," katanya.

Analis Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) Guntur Tri Hariyanto menambahkan bahwa terjadinya deflasi pada Januari dan Februari 2015 ini, memunculkan harapan tingkat suku bunga acuan Bank Indonesia (BI rate) bisa kembali turun.

"BI rate yang rendah diharapkan dapat memberikan dorongan bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depannya. Apalagi, perbaikan defisit neraca berjalan Indonesia diperkirakan masih berlanjut," kata Guntur Tri. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengusaha: Rupiah Bisa Jatuh Hingga 13.500 per Dolar Amerika

Pengusaha: Rupiah Bisa Jatuh Hingga 13.500 per Dolar Amerika

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2015 | 11:15 WIB

Rupiah Tembus Level 13 Ribu per Dolar Amerika

Rupiah Tembus Level 13 Ribu per Dolar Amerika

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2015 | 09:45 WIB

Rupiah Kembali Melemah, Ini Tanggapan Jokowi

Rupiah Kembali Melemah, Ini Tanggapan Jokowi

Bisnis | Kamis, 12 Februari 2015 | 14:15 WIB

BI: Rupiah Melemah Momentum untuk Tingkatkan Ekspor

BI: Rupiah Melemah Momentum untuk Tingkatkan Ekspor

Bisnis | Senin, 19 Januari 2015 | 13:50 WIB

Pembuat Tempe Terpaksa Menaikkan Harga Jual

Pembuat Tempe Terpaksa Menaikkan Harga Jual

Bisnis | Senin, 22 Desember 2014 | 20:25 WIB

Rupiah Melemah, 'Lampu Kuning' untuk Tim Ekonomi Jokowi-JK

Rupiah Melemah, 'Lampu Kuning' untuk Tim Ekonomi Jokowi-JK

Bisnis | Jum'at, 19 Desember 2014 | 15:03 WIB

Rupiah Tembus Rp12.500 per Dolar, IHSG Terkoreksi

Rupiah Tembus Rp12.500 per Dolar, IHSG Terkoreksi

Bisnis | Senin, 15 Desember 2014 | 09:59 WIB

Terkini

PLN Hadirkan SPKLU Ultra Fast Charging Pertama di Kawasan Wisata Aloha PIK 2

PLN Hadirkan SPKLU Ultra Fast Charging Pertama di Kawasan Wisata Aloha PIK 2

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:41 WIB

Target 1,4 Juta Wisatawan, Kawasan Wisata Pesisir Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik

Target 1,4 Juta Wisatawan, Kawasan Wisata Pesisir Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:36 WIB

Anggaran Dipangkas, Dapur Tak Ngebul: Jeritan Seniman Jogja hingga Sarjana Menganggur

Anggaran Dipangkas, Dapur Tak Ngebul: Jeritan Seniman Jogja hingga Sarjana Menganggur

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:33 WIB

Tren Tobacco Harm Reduction: Produk Alternatif Jadi Pilihan Kurangi Risiko Merokok

Tren Tobacco Harm Reduction: Produk Alternatif Jadi Pilihan Kurangi Risiko Merokok

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:26 WIB

Hanya Berlangsung 3 Hari, IHSG Pekan Ini Akan Dibayangi Rebalancing MSCI

Hanya Berlangsung 3 Hari, IHSG Pekan Ini Akan Dibayangi Rebalancing MSCI

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:06 WIB

Suku Bunga Kredit Bank Resmi Turun ke 8,76 Persen, OJK Ungkap Proyeksinya

Suku Bunga Kredit Bank Resmi Turun ke 8,76 Persen, OJK Ungkap Proyeksinya

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 07:55 WIB

Saham Lagi 'Diskon' atau Jebakan? Cek Analisis IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini

Saham Lagi 'Diskon' atau Jebakan? Cek Analisis IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 07:41 WIB

Alasan Server Judi Online Mulai Bergeser dari Kamboja ke Indonesia

Alasan Server Judi Online Mulai Bergeser dari Kamboja ke Indonesia

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 07:25 WIB

Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai

Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:31 WIB

Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI

Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:14 WIB