Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.555.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.175,535
LQ45 621,910
Srikehati 307,227
JII 366,948
USD/IDR 17.939

Kisah Tukang Ojek Peraih Beasiswa Kuliah Bahasa Inggris

Arsito Hidayatullah

Jum'at, 17 April 2015 | 10:20 WIB
Kisah Tukang Ojek Peraih Beasiswa Kuliah Bahasa Inggris
Ilustrasi tukang ojek. [Shutterstock]

Suara.com - Di mana ada kemauan di situ ada jalan. Inilah agaknya peribahasa yang sangat sesuai dengan gambaran sosok Piter Titirloloby. Ini adalah sosok seorang penarik ojek yang berhasil mendapatkan beasiswa dari perusahaan INPEX di Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Saumlaki (STKIPS), untuk Jurusan Bahasa Inggris.

Pemuda ramah senyum asal Desa Keliobar, Tanimbar Utara, ini memang merupakan sosok yang pantas dikagumi atas kegigihan dan kerja kerasnya. Pasalnya, orang tua Piter bukanlah kalangan dengan rezeki berlebih yang mampu membiayai anaknya mengenyam pendidikan di perguruan tinggi.

Piter tumbuh bersama enam orang saudara. Ayahnya sudah meninggal ketika dia masih duduk di kelas 2 SMP, sementara ibunya lantas harus bekerja banting tulang sebagai petani kebun untuk membiayai kehidupan mereka. Piter pun sejak SMP sudah terbiasa memeras keringat sendiri, demi menggapai ilmu yang lebih tinggi.

"Saya tahu bahwa keadaan ekonomi tidak cukup untuk melanjutkan ke pendidikan tinggi. Tapi saya ingin selalu mendapatkan pendidikan yang lebih baik," ucap Piter mengisahkan perjuangannya.

Semenjak kecil, Piter sudah menjalani berbagai macam pekerjaan kasar dan keras. Mulai dari sebagai kuli pikul air, kuli bangunan, sebagai pengering kopra, pencari teripang dan sebagainya, semua ia lakukan demi membiayai sekolahnya.

Sepulang sekolah, Piter akan selalu datang ke tempatnya mencari uang dan bekerja hingga petang menjelang. Hingga lantas, dengan tuntutan ekonomi yang semakin mencekik, Piter pun memutuskan menjadi tukang ojek agar mendapatkan penghasilan yang lebih baik.

Sebagai pengojek, untuk mendapatkan rata-rata Rp80.000 sehari, Piter harus bekerja keras dari jam 06.00 sampai jam 14.00, sebelum kemudian malam hari kembali ngojek dari jam 19.00 sampai 22.00. Di saat beristirahat, dia biasanya masih menyempatkan untuk belajar.

Bertemu "Mr D"
Ditemui di acara ramah tamah untuk penerima Beasiswa INPEX di Ambon, beberapa hari lalu, Piter menceritakan bagaimana pekerjaanya sebagai penarik ojek telah mempertemukan dirinya dengan Donny, seorang instruktur Bahasa Inggris yang belakangan membuka jalan hidupnya hingga ia mendapatkan beasiswa.

"Dua tahun lalu, saya bertemu dengan Mr D (panggilan akrab Pak Donny) yang akhirnya menjadi penumpang tetap. Kami sering bertukar cerita, di mana saya mengetahui Pak Donny adalah pengajar dari INPEX Saumlaki English Club," tuturnya.

Untuk diketahui, INPEX sendiri adalah perusahaan Jepang yang bergerak di bidang pertambangan minyak dan gas bumi sejak 1966. Saat ini, Inpex beroperasi di Blok Masela, Kabupaten Maluku Tenggara Barat, tepatnya di lepas pantai Laut Arafura.

Pada 30 Maret lalu, INPEX memberi bantuan beasiswa peningkatan pendidikan kepada 50 orang mahasiswa Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon. Beasiswa juga diberikan bagi mahasiswa pada tiga sekolah tinggi di bawah Yayasan Pendidikan Tinggi Rumpun Lelemuku Saumlaki (YPT-RLS), yaitu STIAS, STIESA dan STKIPS. Sementara Saumalaki English Club sendiri adalah suatu klub belajar Bahasa Inggris yang didirikan INPEX di ibu kota Maluku Tenggara Barat.

"Mendengar impian saya untuk menjadi sarjana, Mr D selalu menekankan bagaimana Bahasa Inggris sangat penting untuk mencapai pendidikan tinggi," kata Piter lagi.

Piter mengaku awalnya sangat awam dengan Bahasa Inggris. Tetapi karena Mr D tanpa kenal lelah terus membimbing dan memberikan banyak buku dan materi kepadanya, dia pun tertarik dan mempelajarinya dengan tekun.

"Saya sangat bersyukur. Kemampuan menguasai Bahasa Inggris menjadi salah satu kunci utama saya mendapatkan nilai akademis yang memadai dan akhirnya terpilih sebagai penerima beasiswa INPEX," katanya.

Bagi Piter, penguasaan Bahasa Inggris sangat penting, karena di era globalisasi ini hampir semua sumber informasi dan pengetahuan yang ada ditulis dalam bahasa internasional tersebut.

Menariknya, selain mendapatkan beasiswa, kemampuan Bahasa Inggris yang meningkat pesat bahkan membuat Piter ditarik menjadi tenaga pengajar untuk membantu Mr D di Saumlaki English Club. Namun yang lebih hebat lagi, pemuda Tanimbar ini sendiri juga telah membuka kursus Bahasa Inggris pribadi di Saumlaki, yang saat ini menjadi mata pencaharian utamanya.

Dengan tersenyum lebar, Piter pun bercerita bahwa kini dia sudah mempunyai 18 murid dari tingkat SD dan SMP. Pada musim liburan sekolah lalu menurutnya, dia bahkan sudah mengadakan paket liburan sambil belajar Bahasa Inggris di Kepulauan Larat selama dua minggu, yang diikuti 15 murid.

Dengan penghasilan dari mengajar Bahasa Inggris itu, Piter pun mengaku kini tidak lagi harus berpanas-panasan memeras keringat menarik ojek. Sementara baru-baru ini, dia bersama teman-temannya pun telah mengakhiri KKN (Kuliah Kerja Nyata) di Desa Lauran, di mana mereka menginisiasi pendeklarasian Kampung Bahasa Inggris Lauran sebagai desa binaan mahasiswa-mahasiswi STKIPS.

"Tentu saja saya ingin terus lebih maju dari sekarang," tutur Piter mengenai rencananya ke depan, yaitu ingin menjadi trainer Bahasa Inggris dari Maluku Tenggara Barat dengan kualitas profesional dan mendunia. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mitra Grab Sambut Positif Skema Komisi 8 Persen, Sebut Tak Ada Lagi Potongan Tambahan

Mitra Grab Sambut Positif Skema Komisi 8 Persen, Sebut Tak Ada Lagi Potongan Tambahan

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:22 WIB

Pemerintah Diminta Evaluasi Dampak Komisi Ojol 8 Persen Selama Enam Bulan

Pemerintah Diminta Evaluasi Dampak Komisi Ojol 8 Persen Selama Enam Bulan

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:45 WIB

Bukan Cuma Thamrin, Shelter Ojol Gratis 24 Jam Bakal Menjamur di Terminal dan Stasiun

Bukan Cuma Thamrin, Shelter Ojol Gratis 24 Jam Bakal Menjamur di Terminal dan Stasiun

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 14:28 WIB

Bongkar Siasat Aplikator: Kenapa Potongan Ojol Turun 8 Persen Tapi Dompet Driver Tetap Kering?

Bongkar Siasat Aplikator: Kenapa Potongan Ojol Turun 8 Persen Tapi Dompet Driver Tetap Kering?

News | Senin, 06 Juli 2026 | 13:36 WIB

Komisi Ojol 8% Berlaku, Pendapatan Naik? Ini Kata Driver Ojol!

Komisi Ojol 8% Berlaku, Pendapatan Naik? Ini Kata Driver Ojol!

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 07:42 WIB

Komisi 8 Persen Ojol Jadi Sorotan DPR, Pengemudi Kini Terima 92 Persen Tarif

Komisi 8 Persen Ojol Jadi Sorotan DPR, Pengemudi Kini Terima 92 Persen Tarif

Video | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:45 WIB

Komisi Ojol Dipangkas Jadi 8%, Ekonom: Belum Tentu Bikin Driver Lebih Sejahtera

Komisi Ojol Dipangkas Jadi 8%, Ekonom: Belum Tentu Bikin Driver Lebih Sejahtera

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:31 WIB

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:42 WIB

Kebijakan Komisi 8 Persen Ojol Resmi Diterapkan

Kebijakan Komisi 8 Persen Ojol Resmi Diterapkan

Foto | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:03 WIB

Pendapatan Ojol Turun Usai Skema 8 Persen, DPR Minta Tarif Diatur

Pendapatan Ojol Turun Usai Skema 8 Persen, DPR Minta Tarif Diatur

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:22 WIB

Terkini

Demi Tembus Oscar, Avatar Aang Dipersiapkan Tayang Terbatas di Bioskop

Demi Tembus Oscar, Avatar Aang Dipersiapkan Tayang Terbatas di Bioskop

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 07:00 WIB

Bedak Apa yang Cocok untuk Kulit Sensitif? Ini 5 Rekomendasi Produknya

Bedak Apa yang Cocok untuk Kulit Sensitif? Ini 5 Rekomendasi Produknya

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 06:55 WIB

5 Tips Meletakkan Sepatu di Rumah Menurut Feng Shui agar Rezeki Tidak Seret

5 Tips Meletakkan Sepatu di Rumah Menurut Feng Shui agar Rezeki Tidak Seret

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 06:35 WIB

3 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 18 Juli 2026, Rezeki dan Peluang Menghampiri

3 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 18 Juli 2026, Rezeki dan Peluang Menghampiri

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 06:30 WIB

Psikologi Suporter: Mengapa Kita Membenci Tim Lawan Tanpa Alasan?

Psikologi Suporter: Mengapa Kita Membenci Tim Lawan Tanpa Alasan?

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 06:15 WIB

Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat

Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:23 WIB

Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya

Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:13 WIB

Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan

Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:00 WIB

Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri

Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri

Banten | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:55 WIB

Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain

Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain

Bogor | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:45 WIB

×