Tarik Investor Asing, Menko Sofyan akan Ubah Beberapa Aturan

Siswanto | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Senin, 20 April 2015 | 16:49 WIB
Tarik Investor Asing, Menko Sofyan akan Ubah Beberapa Aturan
Menko Perekonomian, Sofyan Djalil. (Antara/Wahyu Putro)

Suara.com - World Economic Forum East Asia 2015 yang diselenggarakan di Jakarta pada 19-21 April 2015 menjadi ajang jualan para menteri untuk menarik para investor asing untuk berinvestasi di Indonesia.

Guna menarik lebih banyak investor asing untuk menanamkan modal, pemerintah berencana melakukan perubahan peraturan, yang utama aturan yang berkaitan dengan tenaga kerja asing.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil mengungkapkan guna menarik banyak investor, akan mengubah salah satu aturan soal tenaga kerja asal Jepang yang bisa bekerja di Indonesia hanya lulusan strata 1. Sedangkan di Jepang, tidak ada tradisi bahwa pekerja yang terampil adalah lulusan S1.

"Tadi kan kita diskusi di dalam, ternyata ada keluhan soal sektor tenaga kerja asing. Misalnya komplain tentang tenaga yang datang kemari harus S1. Tetapi di Jepang tidak ada tradisi S1. Di sana yang penting D2, D3 kemudian bekerja sekian lama sehingga mereka lebih expert. Presiden merespons itu, harus diubah," ujar Sofyan saat menghadiri World Economic Forum East Asia di Hotel Sangri La, Jakarta, Senin (20/4/2015).

Selain masalah status pendidikan, para investor Jepang juga mengeluh tentang sulitnya untuk mendapatkan visa kerja di Indonesia. Pasalnya, mereka hanya berkerja dalam beberapa hari saja, namun membutuhkan waktu sekitar sebulan untuk mendapatkan visa.

"Mereka ya meminta kita untuk mengatasi masalah tersebut, pasti akan kita atasi dan akan dipercepat. Ini demi kenyamanan bersama soalnya, kalau kita mau keluar nanti juga tidak dipersulit untuk memperoleh visa, asalkan dengan alasan yang jelas. Kalau kebutuhan pabrik ada masalah, yang memerlukan expert untuk dikerjakan, kerja dua hari tapi harus tunggu visa dua minggu, hal seperti ini tidak boleh lagi," kata dia.

Sofyan sangat berharap dengan adanya ajang World Economic Forum East Asia, antara Indonesia dan negara-negara sahabat dapat menjalin hubungan kerja sama yang baik serta membangun negara khususnya Indonesia menjadi lebih baik.

"Ini kan forum diskusi, kami juga bisa introspeksi bagaimana pandangan mereka tentang Indonesia, begitu juga sebaliknya. Sehingga menjadi lebih baik lagi dan menjalin hubungan yang baik satu sama lain, baik di sektor bisnis atau hubungan kenegaraan," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

WEF 2015, Ajang Promosi Program Nawacita Jokowi

WEF 2015, Ajang Promosi Program Nawacita Jokowi

Bisnis | Senin, 20 April 2015 | 14:21 WIB

BKPM: WEF 2015, Optimistis Tarik Investasi

BKPM: WEF 2015, Optimistis Tarik Investasi

Bisnis | Senin, 20 April 2015 | 12:25 WIB

WEF 2015, Jadi Ajang Jualan Para Menteri

WEF 2015, Jadi Ajang Jualan Para Menteri

Bisnis | Kamis, 16 April 2015 | 14:29 WIB

Sebanyak 600 CEO Hadiri WEF di Jakarta

Sebanyak 600 CEO Hadiri WEF di Jakarta

Bisnis | Kamis, 16 April 2015 | 14:01 WIB

Butuh Banyak Investasi, Indonesia Manfaatkan Forum Ekonomi Dunia

Butuh Banyak Investasi, Indonesia Manfaatkan Forum Ekonomi Dunia

Bisnis | Selasa, 07 April 2015 | 17:39 WIB

Terkini

Minyak Dunia Tembus USD 100, Bahlil Bakal Hitung Harga BBM Setelah Maret

Minyak Dunia Tembus USD 100, Bahlil Bakal Hitung Harga BBM Setelah Maret

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 22:24 WIB

Bulog Gelar Mudik Gratis 2026, Berangkatkan 750 Pemudik ke 15 Kota

Bulog Gelar Mudik Gratis 2026, Berangkatkan 750 Pemudik ke 15 Kota

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 22:19 WIB

Menaker Soal Urbanisasi: Boleh Datang, Tapi Harus Siap Bersaing

Menaker Soal Urbanisasi: Boleh Datang, Tapi Harus Siap Bersaing

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 22:10 WIB

Kemenhub Tegaskan Penerbangan Internasional Masih Tetap Beroperasi

Kemenhub Tegaskan Penerbangan Internasional Masih Tetap Beroperasi

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 21:59 WIB

Kisah Para Peserta Disabilitas di Mudik Gratis BUMN 2026: Kami Bahagia

Kisah Para Peserta Disabilitas di Mudik Gratis BUMN 2026: Kami Bahagia

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 20:49 WIB

Jaga Daya Beli Pasca Lebaran, Pemerintah Pastikan Tarif Listrik Tak Naik hingga Juni 2026

Jaga Daya Beli Pasca Lebaran, Pemerintah Pastikan Tarif Listrik Tak Naik hingga Juni 2026

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 20:25 WIB

Sinergi Astra Financial Dukung Peningkatan Akses Kesehatan Belasan Ribu Orang

Sinergi Astra Financial Dukung Peningkatan Akses Kesehatan Belasan Ribu Orang

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 20:17 WIB

International Women's Day, PLN Perkuat Lingkungan Kerja Inklusif Bagi Perempuan

International Women's Day, PLN Perkuat Lingkungan Kerja Inklusif Bagi Perempuan

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 20:06 WIB

Purbaya Tetap Pede Target IHSG 'To the Moon' 10.000 Tercapai di Akhir Tahun

Purbaya Tetap Pede Target IHSG 'To the Moon' 10.000 Tercapai di Akhir Tahun

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 20:01 WIB

Disindir Ekonomi Lesu di Bawah Kepemimpinannya, Menkeu Purbaya Turun Gunung ke Pasar Tradisional

Disindir Ekonomi Lesu di Bawah Kepemimpinannya, Menkeu Purbaya Turun Gunung ke Pasar Tradisional

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 19:50 WIB