Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.875.000
Beli Rp2.760.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

Butuh Dana Proyek Infrastruktur, Menkeu Tawarkan Investor Asing

Siswanto | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Selasa, 28 April 2015 | 12:49 WIB
Butuh Dana Proyek Infrastruktur, Menkeu Tawarkan Investor Asing
Menkeu Bambang Brodjonegoro [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Saat ini, pemerintah gencar menarik investor dalam negeri maupun asing untuk menanamkan modal dalam proyek infrastruktur.

Itu sebabnya, hari ini, Selasa (28/4/2015), Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, mengadakan pertemuan dengan para investor asing yang datang dalam acara Tropical Landscapes Summit 2015 di Hotel Shangri La, Jakarta.

Di hadapan para investor asing, Bambang menawarkan kepada mereka untuk menanamkan modal di proyek infrastruktur.

“Saat ini, pemerintah membutuhkan dana yang cukup besar untuk mengembangkan proyek infrastruktur di Indonesia. Hal ini untuk menunjang pertumbuhan ekonomi lebih cepat. Setidaknya investasi yang dibutuhkan dalam proyek ini sekitar Rp5.200 triliun,” kata Bambang .

Bambang mengungkapkan bahwa saat ini, pemerintah baru memiliki dana yang terkumpul dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah sebesar 40 persen. Sedangkan sisanya, pemerintah mengharapkan bantuan dari pihak swasta ataupun asing untuk menanamkan modalnya dalam proyek infrastruktur.

“Kita mengharapkan dari pihak swasta atau bisa swasta secara penuh atau bisa juga lewat BUMN. Kekurangan anggaran sebesar 60 persen ini sangat mendesak. Hal ini untuk mewujudkan program-program nawacita Presiden Joko Widodo. Salah satunya pembangunan tol laut untuk menjadikan Indonesia poros maritim dunia,” kata dia.

Bambang menjelaskan swasta dapat turut serta dalam proyek infrastruktur Indonesia melalui skema Public Private Partnership. Pemerintah pun memberikan fasilitas viability gap fund agar swasta dapat nyaman berinvestasi di Tanah Air.

"‎Selain itu, biasanya swasta tidak cukup info mengenai risiko di infrastruktur Indonesia terutama berhadapan dengan pemda. Untuk itu, kami sediakan guarantee scheme melalui guarantee infrastructure fund," kata Bambang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dana Asing Masuk, IHSG Kembali Lewati Level 5.100

Dana Asing Masuk, IHSG Kembali Lewati Level 5.100

Bisnis | Kamis, 18 Desember 2014 | 17:45 WIB

Papua, Provinsi dengan Pelayanan Investor Terbaik

Papua, Provinsi dengan Pelayanan Investor Terbaik

Bisnis | Selasa, 07 Oktober 2014 | 13:03 WIB

Januari-Maret, Total Dana Asing Masuk 10,5 Miliar Dolar Amerika

Januari-Maret, Total Dana Asing Masuk 10,5 Miliar Dolar Amerika

Bisnis | Jum'at, 09 Mei 2014 | 18:33 WIB

Terkini

Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'

Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 14:51 WIB

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:51 WIB

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:33 WIB

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:26 WIB

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 11:17 WIB

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 10:47 WIB

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 18:35 WIB

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:49 WIB

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:43 WIB

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:53 WIB