Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.595.000
IHSG 5.594,765
LQ45 557,746
Srikehati 272,472
JII 338,801
USD/IDR 18.015

Perangi Illegal Fishing, Tarik Perbankan Salurkan Kredit Nelayan

Siswanto, Dian Kusumo Hapsari

Senin, 04 Mei 2015 | 18:51 WIB
Perangi Illegal Fishing, Tarik Perbankan Salurkan Kredit Nelayan
Nelayan di Tempat Pelelangan Ikan Muara Angke, Jakarta Utara [suara.com/Dian Kusumo Hapsari]

Suara.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti saat ini gencar mendekati perusahaan perbankan untuk restrukturisasi penyaluran kredit kepada nelayan. Hal ini dia lakukan guna memudahkan nelayan mengembangkan industri kelautan dan perikanan.

Upaya yang dilakukan oleh Susi mulai menuai hasil. Otoritas Jasa Keuangan mengatakan perbankan nasional perlahan-lahan mulai tertarik untuk ikut bergabung di sektor kelautan dan perikanan.

"Saat pemerintah memerangi illegal fisihing dalam beberapa waktu belakangan ini, pelaku industri perbankan untuk meningkatkan kredit di sektor kelautan dan perikanan ini cukup besar. Itu karena kebijakan pemerintah anti illegal fishing dan moratorium kapal jadi permintaan pembiayaan kapal misalnya jadi besar," kata Deputi Komisioner Pengawasan Perbankan OJK Irwan Lubis, Senin (4/5/2015).

Antusiasme pengusaha tercermin dengan akan dimulainya program kredit perbankan pada sektor kelautan dan perikanan pada 11 Mei 2015 di Makassar, Sulawesi Selatan. Rencananya, ada sejumlah bank yang menyalurkan kredit langsung pada nelayan.

Selain itu, bank juga akan melakukan berbagai pembiayaan, misalnya pembiayaan kapal, pembiayaan cold storage, sentra produksi perikanan, pembiayaan budidaya rumput laut, dan pembiayaan pelabuhan.

Oleh sebab itu, OJK terus berupaya melakukan terobosan dalam bentuk program peningkatan pembiayaan sektor kemaritiman dari perbankan dan industri keuangan non bank. Pada tahap awal, akan disalurkan dana Rp500 miliar yang akan disalurkan kepada proyek percontohan alias pilot project di tujuh lokasi di seluruh Indonesia.

"Melalui konsorsium perusahaan yang terdiri dari Perusahaan Pembiayaan, Asuransi Jiwa, Asuransi Umum dan Perusahaan Penjaminan, ada 12 perusahaan. Konsorsium akan merealisasikan peningkatan pembiayaan kelautan dan perikanan sebesar Rp500 miliar di tahun 2015," ujar Kepala Departemen Perbankan Syariah OJK, Edy Setiadi, dalam paparan media di kantor pusat OJK, Jakarta.

Dana tersebut akan dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan industri sektor kemaritiman sesuai dengan kekhasan wilayah yang menjadi sasaran program.

"Di Klungkung adalah pembiayaan modal industri untuk sentra pemindangan (pengawetan) ikan. Di Yogyakarta akan dilakukan pembiayaan untuk pegolahan ikan. Di Batam ada penyaluran pembiayaan ke Koperasi Nelayan dan sarana pelabuhan terpadu. Kemudian penjualan ikan dan galangan kapal di Makassar dan Kendari. Juga ada pelelangan ikan di Sukabumi," kata dia.

Program ini, lanjut Dia, akan menjadi program percontohan yang tindak lanjut penyebarluasannya akan dilakukan merata di tahun 2016 mendatang.

"Akan kita luncurkan program resminya tanggal 11 mei 2015. Ini proyek percontohan, setelah berhasil akan langsung kita sebarluaskan tahun depan," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Demi Kelestarian Laut, Menteri Susi Siap Jadi Bemper

Demi Kelestarian Laut, Menteri Susi Siap Jadi Bemper

Bisnis | Senin, 04 Mei 2015 | 16:58 WIB

Obama Diminta Serukan Warga AS Tak Makan Ikan dari Thailand

Obama Diminta Serukan Warga AS Tak Makan Ikan dari Thailand

News | Jum'at, 24 April 2015 | 06:08 WIB

Ahok Berencana Siapkan Rusun di Muara Angke Khusus Nelayan

Ahok Berencana Siapkan Rusun di Muara Angke Khusus Nelayan

News | Rabu, 22 April 2015 | 17:54 WIB

UE Larang Thailand Ekspor Ikan ke Eropa Selama 6 Bulan

UE Larang Thailand Ekspor Ikan ke Eropa Selama 6 Bulan

Bisnis | Rabu, 22 April 2015 | 06:17 WIB

Tingkatkan Pengawasan Keuangan, OJK Gandeng Korea

Tingkatkan Pengawasan Keuangan, OJK Gandeng Korea

Bisnis | Kamis, 16 April 2015 | 16:30 WIB

Ini Data Lengkap Kapal Milik Benjina

Ini Data Lengkap Kapal Milik Benjina

News | Kamis, 09 April 2015 | 06:03 WIB

Terkini

Purbaya Targetkan Penerimaan Pajak Tumbuh 20,5 Persen di 2026

Purbaya Targetkan Penerimaan Pajak Tumbuh 20,5 Persen di 2026

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 15:42 WIB

Purbaya Bingung Ekonomi RI Dibilang Masuk Masa Resesi

Purbaya Bingung Ekonomi RI Dibilang Masuk Masa Resesi

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 15:24 WIB

8 Pinjol Masuk Pengawasan Khusus, Izin Usaha Terancam Dicabut

8 Pinjol Masuk Pengawasan Khusus, Izin Usaha Terancam Dicabut

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 15:16 WIB

Analis: Isu Pergantian Gubernur BI Picu Kekhawatiran Investor Global, Risikonya Besar

Analis: Isu Pergantian Gubernur BI Picu Kekhawatiran Investor Global, Risikonya Besar

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 14:17 WIB

Isu Reshuffle Menkeu-Gubernur BI, INDEF Ingatkan Risiko Ekonomi RI Terguncang

Isu Reshuffle Menkeu-Gubernur BI, INDEF Ingatkan Risiko Ekonomi RI Terguncang

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:56 WIB

DC Solusiku Gunakan Intimidasi? OJK Turun Tangan Selidiki Dugaan Pelanggaran

DC Solusiku Gunakan Intimidasi? OJK Turun Tangan Selidiki Dugaan Pelanggaran

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:39 WIB

Rupiah Masih Tertekan, Pengamat Anggap Dua Jurus BI-Kemenkeu Kurang Jitu

Rupiah Masih Tertekan, Pengamat Anggap Dua Jurus BI-Kemenkeu Kurang Jitu

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:38 WIB

Emiten PGEO Bukukan Laba Bersih Tumbuh 40% pada Kuartal I-2026

Emiten PGEO Bukukan Laba Bersih Tumbuh 40% pada Kuartal I-2026

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:31 WIB

Bea Cukai Wanti-wanti Kebijakan Kemasan Polos Jangan Beri Celah Rokok Ilegal

Bea Cukai Wanti-wanti Kebijakan Kemasan Polos Jangan Beri Celah Rokok Ilegal

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:27 WIB

Perhatian Pengusaha! DSI Bisa Atur Harga Ekspor Komoditas

Perhatian Pengusaha! DSI Bisa Atur Harga Ekspor Komoditas

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:23 WIB