Genjot Produksi Migas, Ini Pesan Jokowi

Siswanto | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Rabu, 20 Mei 2015 | 16:06 WIB
Genjot Produksi Migas, Ini Pesan Jokowi
Ilustrasi: Kilang minyak. (Shutterstock)

Suara.com - Saat ini, Indonesia mengalami darurat minyak dan gas bumi lantaran kebutuhan terus meningkat, sebaliknya, produksi menurun. Itu sebabnya, Indonesia terus menerus mengimpor migas.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indroyono Soesilo mengatakan dalam lima tahun terakhir realisasi produksi migas belum sesuai target.

Oleh sebab itu, Presiden Joko Widodo melalui Indroyono menyampaikan beberapa pesan kepada kementerian teknis agar saling bekerja sama dan terus berupaya dalam menambah cadangan baru migas. Hal ini untuk pembangunan energi nasional yang lebih baik.

"Saya membawa pesan dari Pak Jokowi. Dalam lima tahun terakhir, target produksi selama ini belum mencapai target. Misalnya, pada 2014 itu targetnya 818 ribu bpd (barel per day), sedangkan 2009 itu hanya 794 ribu bpd, jadi ini harus kita tingkatkan. Presiden menegaskan harus mencari sumber baru untuk meningkatkan eksplorasi migas yang berimplikasi pada peningkatan perdagangan," kata Indroyono saat menyampaikan pidato pembukaan Indonesian Petroleum Association 2015 di Jakarta Convention Center, Senayan, Rabu (20/5/2015).

Selain itu, lanjut Indroyono, Jokowi juga meminta kementerian menggenjot program pembangunan pembangkit listrik dengan kapasitas 35 ribu megawatt dalam lima tahun ke depan. Pasalnya, saat ini Indonesia baru memiliki kapasitas listrik sebesar 50 ribu megawatt dan akan terus digenjot hingga 93 ribu mw pada 2020.

“Pembangunan itu merupakan suatu keharusan dalam lima tahun ke depan. Untuk mencapai hal tersebut dibutuhkan penataan-penataan aspek strategis. Selain itu, Migas berkontribusi pada pertumbuhan dan menyumbang penerimaan baru Rp286 triliun atau 18 persen dari penerimaan negara. Jadi kita perlu kebijakan untuk memacu cadangan dan produksi migas, menangani kasus BBM ilegal, dan sebagainya, jadi ini yang kita harus dorong terus ke depannya,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dapatkan Minyak Indonesia, Kontraktor Tunggu 15 Tahun

Dapatkan Minyak Indonesia, Kontraktor Tunggu 15 Tahun

Bisnis | Kamis, 23 April 2015 | 16:24 WIB

Ini Usul Aturan Baru Eksplorasi Minyak dan Gas di Indonesia

Ini Usul Aturan Baru Eksplorasi Minyak dan Gas di Indonesia

Bisnis | Senin, 13 April 2015 | 17:29 WIB

Pemerintah Tunjuk Pertamina sebagai BUMN Khusus Hilir Migas

Pemerintah Tunjuk Pertamina sebagai BUMN Khusus Hilir Migas

Bisnis | Jum'at, 10 April 2015 | 14:48 WIB

Terkini

Divonis Praktikkan Kartel Bunga, Pinjol Adakami dan Asetku Didenda Ratusan Miliar

Divonis Praktikkan Kartel Bunga, Pinjol Adakami dan Asetku Didenda Ratusan Miliar

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:21 WIB

KPPU Nyatakan 97 Pinjol Terbukti Lakukan Praktik Kartel, Jatuhkan Denda Rp755 Miliar

KPPU Nyatakan 97 Pinjol Terbukti Lakukan Praktik Kartel, Jatuhkan Denda Rp755 Miliar

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:46 WIB

Orang Singapura Heran, Kok Bisa Harga BBM di Indonesia Stabil?

Orang Singapura Heran, Kok Bisa Harga BBM di Indonesia Stabil?

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:39 WIB

Krisis Energi Global, Menteri Bahlil Garansi: Kita Tidak Impor Solar, Bensin Hanya 50 Persen

Krisis Energi Global, Menteri Bahlil Garansi: Kita Tidak Impor Solar, Bensin Hanya 50 Persen

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:35 WIB

Dukung Program Pemerintah, Kinerja BSI Solid Awal 2026

Dukung Program Pemerintah, Kinerja BSI Solid Awal 2026

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:12 WIB

HIPMI Minta Penerapan Kebijakan Bea Keluar Batu Bara Diterapkan Fleksibel

HIPMI Minta Penerapan Kebijakan Bea Keluar Batu Bara Diterapkan Fleksibel

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:43 WIB

Geopolitik Memanas, Pemerintah Klaim Ekonomi RI Tetap Tangguh

Geopolitik Memanas, Pemerintah Klaim Ekonomi RI Tetap Tangguh

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:36 WIB

Tol Solo-Jogja Padat, Lalu Lintas Tembus 403 Ribu Kendaraan

Tol Solo-Jogja Padat, Lalu Lintas Tembus 403 Ribu Kendaraan

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:31 WIB

Industri Kretek RI Terancam Punah Gegara Kebijakan Ini

Industri Kretek RI Terancam Punah Gegara Kebijakan Ini

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:26 WIB

Purbaya Akui Coretax Aneh dan Salah Desain, Curiga Sengaja Dibuat Kusut

Purbaya Akui Coretax Aneh dan Salah Desain, Curiga Sengaja Dibuat Kusut

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:59 WIB