Rupiah Pagi Ini Melemah Menjadi Rp13.141

Ririn Indriani | Suara.com

Jum'at, 22 Mei 2015 | 10:36 WIB
Rupiah Pagi Ini Melemah Menjadi Rp13.141
Suasana transaksi pertukaran nilai mata uang asing terhadap rupiah di salah satu gerai Money Changer di Jakarta, Senin (11/5). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat (22/5/2015) pagi bergerak melemah sebesar 36 poin menjadi Rp13.141 dibandingkan posisi sebelumnya di posisi Rp13.105 per dolar AS.

"Belum adanya pertanda perbaikan kinerja pemerintah baik dalam realisasi pendapatan serta belanja membuat ekspektasi atas pertumbuhan ekonomi ke depan tetap rendah, situasi itu cukup berdampak pada mata uang rupiah," kata Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta di Jakarta, Jumat.

Menurut dia, ekspektasi pertumbuhan ekonomi domestik itu akan menjaga daya tarik aset berdenominasi rupiah tetap rendah. Sentimen Standard & Poor's (S&P) yang merevisi outlook peringkat utang Indonesia dari stabil menjadi positif juga relatif minimal.

Kendati demikian, ia mengatakan bahwa angka manufaktur AS diumumkan turun berpotensi menekan dolar AS di pasar global. Markit Manufaktur Indeks Pembelian Manajer (PMI) AS turun ke 53,8 pada Mei dari 54,1 pada April tahun ini.

Sentimen selanjutnya, kata dia, pelaku pasar sedang menunggu pengumuman bank sentral Jepang mengenai target kebijakan moneternya. Kemudian, pelaku pasar juga menanti angka inflasi Amerika Serikat yang diperkirakan masih berada di zona negatif.

Pengamat Pasar Uang Bank Himpunan Saudara, Rully Nova menambahkan bahwa sentimen global masih menjadi faktor utama yang menekan mata uang rupiah terhadap dolar AS. Sebagian pelaku pasar uang menunggu pidato Ketua Fed Janet Yellen tentang prospek ekonomi AS pada Jumat ini waktu setempat.

"Pidato the Fed dinantikan pasar, diharapkan ada petunjuk lebih lanjut tentang waktu kenaikan suku bunga," katanya.

Di tengah penantian itu, menurut dia, volatilitas rupiah masih akan tinggi karena belum adanya kepastian waktu kenaikan suku bunga AS (Fed fund rate), pelaku pasar uang cenderung akan tetap mengakumulasi mata uang yang dianggap dapat menjaga nilai aset, salah satunya dolar AS.( Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rupiah Rabu Pagi Menguat Jadi Rp13.181

Rupiah Rabu Pagi Menguat Jadi Rp13.181

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2015 | 10:47 WIB

Rupiah Diprediksi Tertekan, Ini Tanggapan Menko Sofyan

Rupiah Diprediksi Tertekan, Ini Tanggapan Menko Sofyan

Bisnis | Senin, 11 Mei 2015 | 19:03 WIB

Terkini

DJP Ungkap Aktivasi Akun Coretax Tembus 16,6 Juta di H+1 Lebaran

DJP Ungkap Aktivasi Akun Coretax Tembus 16,6 Juta di H+1 Lebaran

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:41 WIB

Jelang Deadline, Jumlah Wajib Pajak Lapor SPT Tembus 8,7 Juta

Jelang Deadline, Jumlah Wajib Pajak Lapor SPT Tembus 8,7 Juta

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:29 WIB

Hari Air Sedunia: Ini Sederet Kisah Pertamina dari Ujung Papua hingga Wilayah Bencana

Hari Air Sedunia: Ini Sederet Kisah Pertamina dari Ujung Papua hingga Wilayah Bencana

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:51 WIB

Jadwal Operasional BRI Pasca Libur Lebaran 2026

Jadwal Operasional BRI Pasca Libur Lebaran 2026

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:29 WIB

Harga Minyak Naik, Prabowo Kebut Proyek PLTS buat Gantikan Tenaga Diesel

Harga Minyak Naik, Prabowo Kebut Proyek PLTS buat Gantikan Tenaga Diesel

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:24 WIB

Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup

Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:21 WIB

Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll

Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:01 WIB

Jangan Lupa! Besok Pasar Saham RI Kembali Dibuka, IHSG Diproyeksi Anjlok

Jangan Lupa! Besok Pasar Saham RI Kembali Dibuka, IHSG Diproyeksi Anjlok

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:48 WIB

Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000

Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:31 WIB

BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional

BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:26 WIB