Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.185,783
LQ45 612,558
Srikehati 299,552
JII 369,759
USD/IDR 17.990

Penyerapan Beras Bulog Baru 1,2 Juta Ton

Siswanto, Dian Kusumo Hapsari

Senin, 01 Juni 2015 | 14:26 WIB
Penyerapan Beras Bulog Baru 1,2 Juta Ton
Presiden Joko Widodo mengecek beras di gudang Beras Bulog di Kelapa Gading, Jakarta, Rabu (25/2). (Antara)

Suara.com - Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik menyatakan penyerapan gabah dan beras hingga Minggu (31/5/2015) mencapai sekitar 1,2 juta ton. Direktur Pelayanan Publik Perum Bulog Lely Pelitasari mengatakan penyerapan tahun ini lebih rendah 300 ribu ton jika dibandingkan pada periode yang sama tahun 2014.

"Sampai dengan 31 Mei 2015, pembelian gabah dan beras oleh Bulog dari dalam negeri hampir 1,2 juta ton dibanding 31 Mei 2014 ada selisih 300.000 ton sedikit lebih rendah,” katanya saat ditemui di acara diskusi Pangan Kita di Jakarta, Senin (1/6/2015).

Lely menjelaskan rendahnya realisasi penyerapan gabah lantaran Bulog baru dapat membeli beras setelah diberlakukannya Inpres Nomor 5 Tahun 2015 pada Maret lalu. Menurutnya, setelah Bulog diubah menjadi badan usaha milik negara, setiap keputusan dan kebijakan yang diambil harus menunggu restu pemegang saham, dalam hal ini Kementerian BUMN.

"Realisasi tahun ini lebih rendah disebabkan Bulog baru bisa melakukan pembelian setelah dikeluarkannya Inpres Nomor 5 Tahun 2015 pada Maret lalu," katanya.

Selain itu, tambah Lely, penyaluran beras untuk keluarga miskin hingga Mei ini mencapai 1.040.000 ton atau sekitar 90 persen dari target Mei. Lely mengatakan masih terdapat beberapa daerah yang belum mendapatkan pendistribusian beras raskin, dikarenakan masih terjadi tunggakan.

"Penyaluran Raskin tercatat 1.040.000 ton. Masih terkendala banyak hal. Ada daerah remote yang disalurkannya 1-2 bulan sekali," katanya.

Pengamat ekonomi dari lembaga Indef Enny Sri Hartati mengungkapkan penyerapan Bulog yang baru sekitar 1,2 juta ton tersebut terbilang masih rendah dan akan sulit untuk mencukupi kebutuhan beras dalam negeri. Pasalnya, menjelang bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri ini kebutuhan akan beras akan mengalami peningkatan. Dikhawatirkan stok beras di Bulog tidak mencukupi hingga lebaran.

"1,2 juta itu masih rendah, akan sulit untuk mencukupi kebutuhan beras nasional kita. Minimal kalau mau aman Bulog sampai hari ini sudah harus bisa menyerap sekitar 3,5 juta ton agar stok melimpah dan meminimalisir adanya lonjakan harga. Jadi Bulog harus segera menyerap beras di petani agar masyarakat mendapat kepastian bahwa stok beras aman hingga beberapa bulan ke depan," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemerintah Selama Ini Beli Beras Ngutang ke Bank

Pemerintah Selama Ini Beli Beras Ngutang ke Bank

Bisnis | Senin, 01 Juni 2015 | 14:16 WIB

Presiden Jokowi Diminta Ubah Bulog Jadi LPNK

Presiden Jokowi Diminta Ubah Bulog Jadi LPNK

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2015 | 13:43 WIB

Menko Sofyan Setuju dengan Perombakan Fungsi Bulog

Menko Sofyan Setuju dengan Perombakan Fungsi Bulog

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2015 | 21:51 WIB

10 Tahun Impor Pangan 346 Persen, Bagaimana Swasembada Pangan?

10 Tahun Impor Pangan 346 Persen, Bagaimana Swasembada Pangan?

Bisnis | Senin, 25 Mei 2015 | 14:09 WIB

Terkini

Teka-teki Reshuffle Kabinet, AHY Akui Demokrat Belum 'Disenggol' Prabowo

Teka-teki Reshuffle Kabinet, AHY Akui Demokrat Belum 'Disenggol' Prabowo

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:38 WIB

Purbaya soal Rumor Jadi Calon Gubernur BI Pengganti Perry Warjiyo: Saya Mah Isu Abadi

Purbaya soal Rumor Jadi Calon Gubernur BI Pengganti Perry Warjiyo: Saya Mah Isu Abadi

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:37 WIB

Investor Ritel Kini Punya Akses Beli IPO Obligasi Korporasi Secara Digital

Investor Ritel Kini Punya Akses Beli IPO Obligasi Korporasi Secara Digital

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:36 WIB

4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap

4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:36 WIB

Ekspor Mobil Utuh Toyota Tumbuh 10,7 Persen di Semester I 2026

Ekspor Mobil Utuh Toyota Tumbuh 10,7 Persen di Semester I 2026

Otomotif | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:35 WIB

Sule Bongkar Alasan Absen di Pernikahan Nathalie Holscher: Berita di Sana Itu Hoaks

Sule Bongkar Alasan Absen di Pernikahan Nathalie Holscher: Berita di Sana Itu Hoaks

Entertainment | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:35 WIB

Magang Berkepanjangan: Bekal Karier atau Bentuk Eksploitasi Anak Muda?

Magang Berkepanjangan: Bekal Karier atau Bentuk Eksploitasi Anak Muda?

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:30 WIB

Oknum Guru SD di Bintan Timur Ditangkap, Tiga Tahun Peras 10 Anak Didiknya

Oknum Guru SD di Bintan Timur Ditangkap, Tiga Tahun Peras 10 Anak Didiknya

Batam | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:29 WIB

Purbaya ke Destry: Mempuni, Kebijakan Moneter BI Bisa Sejalan!

Purbaya ke Destry: Mempuni, Kebijakan Moneter BI Bisa Sejalan!

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:28 WIB

Here We Go! Erick Thohir Spill Indonesia Jadi Tuan Rumah Turnamen Bergengsi FIFA, Apa Itu?

Here We Go! Erick Thohir Spill Indonesia Jadi Tuan Rumah Turnamen Bergengsi FIFA, Apa Itu?

Bola | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:27 WIB

×