Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.236,126
LQ45 621,244
Srikehati 303,451
JII 370,013
USD/IDR 17.990

Komisi V: Nanggung Pengguna Tol Cipali Cuma Didiskon 30 Persen

Siswanto, Dian Kusumo Hapsari

Minggu, 14 Juni 2015 | 18:19 WIB
Komisi V: Nanggung Pengguna Tol Cipali Cuma Didiskon 30 Persen
Sejumlah kendaraan melintas di ruas tol Cipali, Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, Kamis (11/6). [Antara/Dedhez Anggara]

Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat akan memberikan potongan tarif jalan tol Cikopo-Palimanan atau Cipali selama H-10 hingga H+3 Lebaran 2015 sekitar 25-35 persen. Hal ini dilakukan sebagai bentuk pelayanan pemerintah kepada masyarakat.

Jalan tol sepanjang 116,75 kilometer ini diklaim dapat mengurangi angka kemacetan 40 persen beban kendaraan roda empat di jalur Pantai Utara Jawa.

Anggota Komisi V DPR dari Fraksi Gerindra Fary Djemi Francis menilai kebijakan tersebut terkesan nanggung. Ia menduga kemacetan lalu lintas tetap akan terjadi.

"Dalam peresmian kemarin, Jokowi bilang kalau mau beri diskon pengguna jalan 30 persen. Itu nanggung, kenapa enggak digratiskan saja, kenapa enggak pemerintah subsidi saja selama lebaran, toh itu punya BUMN juga kan, dia kan punya dana, khususnya selama lebaran," kata Fary saat dihubungi Suara.com, Minggu (14/6/2015).

Menurut Fary kemacetan yang sering terjadi di jalan tol selama ini disebabkan karena mengantre saat membayar tol. Menurutnya, meski didiskon demi pelayanan kepada masyarakat, tetapi masyarakat juga harus mengalami kemacetan saat membayar tol tidak ada gunanya dan merugikan konsumen sebagai pengguna jalan.

"Macet itu kan karena pas bayar tol yang lama. Akhirnya kendaraan menumpuk. "Harusnya ada kebijakan yang tidak merugikan konsumen yang sudah membayar tapi tidak mendapatkan jalan bebas hambatan. Apalagi nanti mau lebaran itu kan jam-jam sibuk, masyarakat enggak terlayani juga dengan baik," kata dia.

Menurut Fary saat arus mudik nanti, tol Cipali ini akan banyak digunakan oleh pemudik, karena waktu tempuh yang lebih cepat, sehingga diperkirakan akan mengalami penumpukan kendaraan. Oleh sebab itu, Fary mengimbau pemerintah saat Lebaran nanti, tol Cipali digratiskan saja pada waktu-waktu tertentu agar tidak terjadi penumpukan kendaraan.

"Nanggung kan kalau didiskon, gratiskan saja, tapi lihat, kapan saja puncak kemacetan. Nah saat itu digratiskan, kalau sudah tidak macet ya dikembalikan lagi ke tarif bayar. Ini saya lihat lebih efektif," kata dia.

Ia mengklaim dengan adanya kebijakan menggratiskan pada waktu-waktu tertentu tersebut mampu mengurai kemacetan yang sering terjadi di jalan tol, sehingga pengguna jalan bebas hambatan benar-benar dapat menggunakan jalan tanpa hambatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Baru Dibuka, Tol Cipali Memakan Korban, Avanza Hitam Ringsek

Baru Dibuka, Tol Cipali Memakan Korban, Avanza Hitam Ringsek

Ramadan | Minggu, 14 Juni 2015 | 17:56 WIB

Komisi V DPR Minta "Rest Area" Tol Cipali Segera Ditambah

Komisi V DPR Minta "Rest Area" Tol Cipali Segera Ditambah

Ramadan | Minggu, 14 Juni 2015 | 16:16 WIB

Hati-hati Lewat Tol Cipali, Jumlah "Rest Area" Masih Sedikit

Hati-hati Lewat Tol Cipali, Jumlah "Rest Area" Masih Sedikit

News | Minggu, 14 Juni 2015 | 13:39 WIB

Seminggu Ini Lewat Tol Cipali Tak Perlu Rogoh Kantong

Seminggu Ini Lewat Tol Cipali Tak Perlu Rogoh Kantong

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2015 | 12:50 WIB

Terkini

Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak

Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak

Sumbar | Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue

Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue

Health | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:27 WIB

Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan

Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan

Health | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan

Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 21:33 WIB

IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau

IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:47 WIB

Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara

Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus

Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus

Riau | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:32 WIB

BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah

BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:28 WIB

Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026

Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026

Sumsel | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:27 WIB

BNI Perkuat Akses Hunian Masyarakat Lewat Akad Massal 62.710 KPR Rumah Subsidi

BNI Perkuat Akses Hunian Masyarakat Lewat Akad Massal 62.710 KPR Rumah Subsidi

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:23 WIB

×