Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Heru Pambudi Jadi Direktur Jenderal Bea dan Cukai yang Baru

Siswanto | Suara.com

Rabu, 01 Juli 2015 | 12:30 WIB
Heru Pambudi Jadi Direktur Jenderal Bea dan Cukai yang Baru
Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro melantik Heru Pambudi sebagai Direktur Jenderal Bea dan Cukai baru menggantikan Agung Kuswandono yang ditarik menjadi pejabat Eselon I Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, di kantor Kementerian Keuangan, Rabu (1/7/2015).

Dalam sambutan, Menkeu berpesan kepada pejabat Eselon I untuk melanjutkan program kerja yang telah dirintis pendahulunya serta fokus pada beberapa isu, seperti barang impor ilegal dan penegakan hukum cukai palsu yang banyak beredar.

"Hari pertama Pak Heru bisa langsung tancap gas, tidak perlu lagi ada penyesuaian, sudah paham isu karena dari Bea Cukai. Eselon II juga diharapkan memberikan dukungan penuh dalam melaksanakan tugas," kata Menkeu.

Direktur Penerimaan dan Peraturan Kepabeanan dan Cukai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai itu dilantik setelah melalui proses seleksi terbuka pejabat Eselon I Kemenkeu dan berhasil menyingkirkan peserta lain.

Selain Heru Pambudi, Menkeu juga melantik Hadiyanto sebagai Sekretaris Jenderal, Sony Loho sebagai Direktur Jenderal Kekayaan Negara dan Kiagus Ahmad Badaruddin sebagai Inspektur Jenderal Kemenkeu.

Selanjutnya, Menkeu juga melantik tiga pejabat Eselon I yang dipromosikan, yakni Ken Dwijugiasteadi sebagai Staf Ahli Bidang Peraturan dan Penegakan Hukum Pajak, Suryo Utomo sebagai Staf Ahli Bidang Kepatuhan Pajak dan Puspita Wulandari sebagai Staf Ahli Bidang Pengawasan Pajak Kemenkeu.

Penambahan ketiga staf ahli tersebut, ujar Menkeu, untuk membantu mengoptimalkan kerja Direktorat Jenderal Pajak yang mengemban tugas berat mengumpulkan penerimaan.

"Kita mempunyai bentuk baru di Ditjen pajak karena tugas berat target penerimaan pajak tinggi dan sekaligus mengelola 32 ribu pegawai. Penambahan tiga Eselon I diharapkan mengoptimalkan kerja Dirjen Pajak tahun ini dan tahun-tahun berikutnya," ujar Menteri Bambang.

Kepada tiga Eselon I Ditjen Pajak, Menkeu berpesan untuk fokus pada target penerimaan dan reformasi di Ditjen Pajak karena untuk mencapai target penerimaan tidak akan tercapai tanpa adanya reformasi di direktorat tersebut.

Kemudian kepada tujuh pejabat Eselon I yang dilantik tersebut, Menkeu mengatakan kini mereka memiliki tugas berat dengan adanya perlambatan pertumbuhan ekonomi sehingga harus mengoptimalkan sumber daya yang ada dan menjaga tata kelola pemerintahan yang baik. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Calon Dirjen Bea Cukai Ini Pernah Diduga Salahgunakan Wewenang

Calon Dirjen Bea Cukai Ini Pernah Diduga Salahgunakan Wewenang

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2015 | 13:37 WIB

Inilah Nama-nama Calon Dirjen Bea dan Cukai

Inilah Nama-nama Calon Dirjen Bea dan Cukai

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2015 | 12:39 WIB

Ini Syarat Calon Dirjen Bea Cukai Baru

Ini Syarat Calon Dirjen Bea Cukai Baru

Bisnis | Kamis, 30 April 2015 | 17:00 WIB

Terkini

Nunggak Utang Pinjol Otomatis Lunas Setelah 90 Hari? Ini Fakta Pahitnya

Nunggak Utang Pinjol Otomatis Lunas Setelah 90 Hari? Ini Fakta Pahitnya

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 15:12 WIB

Perang Iran - AS Ganggu Bisnis, Ongkos Logistik Melonjak

Perang Iran - AS Ganggu Bisnis, Ongkos Logistik Melonjak

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 10:09 WIB

Misi Dagang ke Beijing, RI Bidik Investasi dan Rantai Pasok Global

Misi Dagang ke Beijing, RI Bidik Investasi dan Rantai Pasok Global

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 09:39 WIB

Genjot Inovasi dan Layanan, Perusahaan Dessert Ini Perkuat Dominasi Pasar Ritel

Genjot Inovasi dan Layanan, Perusahaan Dessert Ini Perkuat Dominasi Pasar Ritel

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 09:24 WIB

Begini Strategi MyFundAction Ciptakan Multiplier Effect Ekonomi

Begini Strategi MyFundAction Ciptakan Multiplier Effect Ekonomi

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 09:11 WIB

Bulog Tindaklanjuti Aspirasi Petani dan Pastikan Serap Tebu Petani Blora Sesuai Harga Pemerintah

Bulog Tindaklanjuti Aspirasi Petani dan Pastikan Serap Tebu Petani Blora Sesuai Harga Pemerintah

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 06:17 WIB

Hadapi Gejolak Energi Global, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

Hadapi Gejolak Energi Global, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 21:57 WIB

Pertamina NRE dan USGBC Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Berbasis Knowledge Exchange

Pertamina NRE dan USGBC Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Berbasis Knowledge Exchange

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 19:58 WIB

Menkeu Purbaya Lantik Fauzi Ichsan Jadi Dewan Pengawas INA

Menkeu Purbaya Lantik Fauzi Ichsan Jadi Dewan Pengawas INA

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 18:20 WIB

Dua Pekan Lagi OJK Mau Geruduk Kantor MSCI, Apa yang Dibahas?

Dua Pekan Lagi OJK Mau Geruduk Kantor MSCI, Apa yang Dibahas?

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:59 WIB